BREAKING NEWS
Sabtu, 15 Agustus 2026

JK Bongkar Akar Konflik Aceh: Kaya SDA tapi Pembangunan Tak Adil, Kini Saatnya Bangun Kesejahteraan

Johan - Sabtu, 15 Agustus 2026 21:43 WIB
JK Bongkar Akar Konflik Aceh: Kaya SDA tapi Pembangunan Tak Adil, Kini Saatnya Bangun Kesejahteraan
Kericuhan peringatan hari Damai Aceh di Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Sabtu 15 Agustus 2026. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDA ACEH – Tokoh perdamaian Aceh sekaligus mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) mengajak seluruh elemen masyarakat memanfaatkan 21 tahun perdamaian Aceh sebagai momentum memperkuat pembangunan dan mewujudkan kehidupan masyarakat yang lebih baik.

Jusuf Kalla mengatakan Aceh yang sebelumnya dilanda konflik berkepanjangan selama puluhan tahun kini telah memasuki fase pembangunan setelah perdamaian tercapai.

"Hari ini tanggal 15 bertepatan dengan ulang tahun ke-21 perdamaian Aceh. Aceh yang dulu 21 tahun lalu merupakan tempat konflik yang sangat lama dan besar. Alhamdulillah kita bisa selesaikan," ujar Jusuf Kalla, dikutip dari siaran pers yang dibagikan tim medianya, Sabtu (15/8/2026).

Baca Juga:

Menurut JK, perdamaian menjadi titik awal bagi masyarakat Aceh untuk menata masa depan melalui pembangunan yang berkelanjutan. Ia menilai, fokus pembangunan saat ini harus diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Sekarang ini zaman pembangunan Aceh, zaman bagaimana masyarakat menuju kehidupan yang lebih baik," kata JK.

JK berharap para pemimpin Aceh terus memprioritaskan pembangunan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, perjalanan konflik Aceh juga menjadi pelajaran penting bagi bangsa Indonesia dalam membangun hubungan yang adil antara pemerintah dan masyarakat di daerah.

JK menilai konflik besar pada dasarnya dapat dipicu oleh rasa ketidakadilan yang dirasakan masyarakat. Ia menyebut kondisi Aceh pada masa lalu tidak terlepas dari ketimpangan antara kekayaan sumber daya alam dengan pembangunan yang dirasakan masyarakat.

"Semua konflik yang besar itu berasal daripada pikiran masyarakat, anggapan masyarakat ataupun perilaku kita yang tidak adil melihat Aceh yang kaya dengan sumber daya alam, tapi pembangunannya tidak seimbang dengan kekayaan Aceh," ujar JK.

Karena itu, JK menegaskan pemerintah perlu mengambil pelajaran dari perjalanan Aceh dengan memastikan pembangunan yang berkeadilan bagi seluruh daerah dan masyarakat.

"Karena itu adalah pelajaran bagaimana pemerintah kita semua untuk menciptakan keadilan kepada daerah dan masyarakat," tuturnya.

JK juga menyampaikan ucapan selamat kepada masyarakat dan Pemerintah Aceh atas perjalanan perdamaian yang telah berlangsung selama 21 tahun.

Ia berharap perdamaian yang telah terjaga selama lebih dari dua dekade dapat terus menjadi fondasi bagi pembangunan dan kemajuan Aceh di masa mendatang.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
21 Tahun Damai Aceh, Kapolda Terima Penghargaan Gubernur di Tengah Kehadiran Dubes Negara Sahabat
Prabowo: Perang dan Konflik Geopolitik Ganggu Rantai Pasok Dunia, Ekonomi Tertekan
Ketua MPR Ahmad Muzani Ingatkan Demokrasi Bukan Ajang Saling Cela dan Rendahkan Martabat
Pilkada Tanpa Wakil Kepala Daerah Mencuat, Golkar: Bisa Jadi Salah Satu Cara Cegah Konflik
Polda Metro Jaya Dalami Asal-usul 995 Senjata di Sekolah, Mantan Ketua Yayasan Dipanggil Pekan Depan
BGN Siapkan Skema MBG untuk Anak di Daerah Rawan Konflik, Papua dan NTT Jadi Prioritas
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru