Blusukan Tengah Malam Walkot Tanjungbalai Cek Langsung 25 LPJU Surya Kemenhub dan Lapak UMKM
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim meninjau sejumlah titik infrastruktur dan sarana usaha mikro, kecil, dan menengah (UM
PEMERINTAHAN
JAKARTA – Rohmad Tri Hartanto alias Antok, tersangka pembunuhan dan pemutilasian Uswatun Khasanah, mengungkapkan bahwa ia sempat ingin melarikan diri ke Taiwan setelah jasad korban ditemukan. Dalam pengakuannya kepada penyidik, Antok juga mengaku dihantui perasaan bersalah setelah menghabisi nyawa Uswatun.
Antok, yang ditangkap pada Senin (27/1/2025), menceritakan perasaan yang mengganggu dirinya setelah melakukan perbuatan tersebut. “Meskipun kita lari dari masalah, pasti tetap merasa dihantui,” kata Antok saat diinterogasi oleh penyidik. Ia menambahkan bahwa lebih baik untuk pasrah dan mempertanggungjawabkan apa yang telah diperbuat.
Diketahui, Antok membunuh Uswatun karena sakit hati setelah korban membawa pria lain ke kamar kosnya dan pernah mendoakan anaknya menjadi PSK. Antok merencanakan pembunuhan dengan mengundang Uswatun ke sebuah hotel di Kediri, dan setelah itu ia membunuhnya dengan cara dicekik.
Awalnya, Antok berniat memasukkan tubuh korban ke dalam koper, namun karena ukurannya terlalu kecil, ia pun memutilasi jasad Uswatun dan membuang potongan tubuh ke beberapa lokasi yang berbeda. Antok juga mengungkapkan bahwa setelah membunuh Uswatun, ia sempat bepergian ke beberapa tempat. “Saya sempat ke Blitar, berhenti di pom istirahat, terus ke Ponorogo, terus pulang sebentar,” ujar Antok.
Setelah perbuatannya, Antok mengaku sempat curhat kepada beberapa sahabatnya, salah satunya yang merupakan anggota polisi. “Setelah curhat itu, katanya yaudah cepet urusin, biar clear,” ungkapnya. Namun, ia tidak mengungkapkan bahwa ia adalah pelaku pemutilasian Uswatun kepada sahabatnya tersebut. Dalam pemeriksaan, Antok juga menceritakan bahwa ia sempat pamitan dengan ibu, anak, dan istrinya setelah penemuan mayat Uswatun.
“Saya ke Sambi dulu nemuin ibu, terus saya pulang ke rumah nemuin anak istri,” katanya. Meski terlihat tenang, Antok tak kuasa menahan tangis saat berbicara mengenai anak-anaknya. Antok juga mengaku pernah bekerja di Taiwan selama enam tahun dan sempat berpikir untuk kabur ke luar negeri setelah kejadian tersebut. “Sempet kepikiran (kabur ke Taiwan),” tuturnya.(trbn)
(christie)
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim meninjau sejumlah titik infrastruktur dan sarana usaha mikro, kecil, dan menengah (UM
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Pemerintah Kota Tanjungbalai memperkuat program ketahanan pangan dengan membuka lahan persawahan baru seluas 43 hektare di Kel
EKONOMI
ASAHAN Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menghadiri pembukaan Intermediate Training Latihan Kader (LK) II tingkat nasional
PEMERINTAHAN
SLAWI Proyek pembangunan jalan dengan konstruksi rigid beton di ruas BabakanJatibogor, Kabupaten Tegal, menjadi sorotan setelah kondisi h
PERISTIWA
BINJAI Pemerintah Kota Binjai melalui Dinas Kesehatan menyediakan layanan ultrasonografi (USG) gratis bagi ibu hamil di delapan puskesmas.
PEMERINTAHAN
JAKARTA Mabes TNI buka suara setelah Kolonel Cpl Budi Utomo ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Ma
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH TIMUR Kapolres Aceh Timur AKBP Aris Cai Dwi Susanto menggelar ngopi bareng bersama elemen masyarakat di Kecamatan Peudawa, Rabu (30/9/
NASIONAL
MEDAN Rumah Sakit Adam Malik Medan memperkuat layanan jantung dengan menghadirkan teknologi Pulse Field Ablation (PFA) untuk menangani pas
KESEHATAN
BOGOR Temuan hunian dengan fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mendapat sorotan media asing. Kasus t
NASIONAL
MEDAN Kualitas udara di Kota Medan pada Rabu (30/9/2026) tercatat masuk kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif. Berdasarkan data peman
KESEHATAN