Tiga Pembuktian Perkara Membatalkan Pencalonan Wapres Gibran
OlehHerman DirgantaraTHE least dangerous branch of the American government is the most extraordinarily powerful court of law the world has
OPINI
SUMUT -Polda Sumatera Utara (Sumut) tengah melakukan penyelidikan terkait pengakuan seorang bandar narkoba bernama Endar yang menyatakan telah menyetor uang sebesar Rp 190 juta setiap bulan kepada Polres Labuhanbatu. Pengakuan tersebut muncul setelah beredarnya video viral yang menunjukkan Endar menjelaskan proses penyetoran tersebut.
Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, mengungkapkan bahwa penyelidikan terkait kasus ini masih berlangsung. Namun, ia belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut terkait hasil pemeriksaan yang sedang dilakukan oleh pihak Propam.
"Kasus Labuhanbatu sedang diperiksa oleh Propam, belum ada hasilnya. Nanti Propam akan menjelaskan siapa yang terlibat. Semua anggota, mulai dari Kasat Narkoba hingga Kapolres Labuhanbatu, sudah diperiksa untuk memastikan kebenaran video itu," jelas Whisnu saat memberikan keterangan di Mapolda Sumut pada Senin (24/2/2025).
Whisnu menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk melakukan penyelidikan dengan transparansi penuh. Ia juga menegaskan akan menindak tegas jika ditemukan bukti adanya keterlibatan anggota dalam praktik suap atau pelanggaran lainnya.
"Semua akan diproses berdasarkan fakta-fakta penyidikan, dan tidak ada yang kita tutupi. Kalau anggota kami terlibat, tindakan tegas akan diambil," ujar Whisnu menambahkan.
Dalam video viral tersebut, Endar mengungkapkan bahwa ia menyetorkan uang sebesar Rp 190 juta setiap bulan kepada Polres Labuhanbatu. Pengakuan itu menjelaskan bahwa pada tanggal 10 setiap bulannya, Endar membayar uang tersebut melalui seorang pria bernama Riswan Siregar di Mapolres Labuhanbatu. Dari jumlah tersebut, Rp 80 juta diberikan untuk Kasat Narkoba, Rp 20 juta untuk Kanit, dan Rp 8 juta untuk tim yang terlibat.
Endar juga menyatakan kesiapan untuk memberikan keterangan lebih lanjut kepada Propam dan berharap agar oknum yang terlibat dalam praktik suap tersebut segera diperiksa dan ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku.
(km/n14)
OlehHerman DirgantaraTHE least dangerous branch of the American government is the most extraordinarily powerful court of law the world has
OPINI
REMBANG Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menyebut ulama memiliki peran penting dalam perjalanan bangsa Indonesi
NASIONAL
BINJAI Gagasan pembangunan lembaga pendidikan kejuruan berbasis agama dan semi militer mulai dijajaki di Sei Remban. Penjajakan tersebut
PENDIDIKAN
JAKARTA Guru Besar Universitas Trisakti sekaligus Pengamat Kebijakan Publik Prof. Trubus Rahardiansah mengingatkan agar percepatan penye
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ombudsman Republik Indonesia meminta penyelarasan instrumen penilaian reformasi birokrasi dan kualitas pelayanan publik segera d
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung masih mempelajari putusan banding Pengadilan Tinggi Jakarta terhadap mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Rise
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR RI menyepakati postur belanja negara dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Bel
EKONOMI
Oleh Yakub F. IsmailDUKA nasional belum berakhir. Misteri hilangnya lima jurnalis bersama kru Speedboat Arupadhatu 1 sampai kini masih belu
OPINI
LANGKAT Ketua Persadaan Merga Silima (PMS) Kabupaten Langkat, Edi Bahagia Sinuraya, S.IP, bersama jajaran pengurus dan panitia pelantika
NASIONAL
MEDAN Ombudsman RI didesak mengambil langkah hukum dengan memidanakan seluruh petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yang menghalanghal
PERISTIWA