BREAKING NEWS
Sabtu, 07 Maret 2026

KEJAHATAN MERAJALELA DI PELABUHAN BELAWAN, POLISI CUMA JADI PENONTON?

Redaksi - Selasa, 25 Februari 2025 14:00 WIB
KEJAHATAN MERAJALELA DI PELABUHAN BELAWAN, POLISI CUMA JADI PENONTON?
Terminal Penumpang Pelabuhan Belawan
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BELAWAN – Miris dan memalukan! Sebuah aksi perampokan terjadi di kawasan Bandar Deli, Pelabuhan Penumpang Belawan, pada Selasa, 25 Februari 2025, dan aparat kepolisian yang bertugas di lokasi justru memilih cuek dan tidak bertindak!

Korban, Agus Saidun, seorang sopir angkot asal Percut Sei Tuan, menjadi sasaran perampokan saat mengantar penumpang ke pelabuhan. Saat sedang membayar uang parkir di gerbang masuk, seorang pelaku dengan nekat dan terang-terangan merampas handphone dari tangan korban. Agus, yang refleks mengejar pelaku, berusaha melapor langsung kepada polisi lalu lintas yang sedang bertugas di dekat lokasi. Namun apa yang terjadi? Bukannya menolong atau mengejar pelaku, polisi tersebut malah menyuruh Agus membuat laporan ke Polres!

Kotak HP yang dirampok

Logikanya di mana? Kejahatan terjadi di depan mata, tapi polisi justru melempar tanggung jawab? Apakah harus menunggu laporan resmi dulu baru bisa bertindak? Jika begitu, untuk apa ada polisi di tempat kejadian kalau hanya berdiri dan menonton tanpa berbuat apa-apa?

Kejadian ini menampar keras wajah aparat keamanan di Pelabuhan Belawan. Pelabuhan internasional yang seharusnya menjadi gerbang negara justru dibiarkan dikuasai kriminal! Premanisme dan perampokan berkeliaran, sementara polisi yang seharusnya melindungi masyarakat justru bersikap seolah tak peduli. Apa kerja Polres Pelabuhan Belawan? Apakah keamanan publik bukan prioritas mereka?

Korban, yang merasa sangat kecewa dan marah, menyatakan bahwa pengamanan di pelabuhan ini sangat lemah dan jauh dari standar yang seharusnya diterapkan di pelabuhan kelas internasional. Jika keamanan di titik penting seperti pelabuhan saja tidak bisa dijaga, bagaimana dengan tempat-tempat lain di kota ini?

Kasus ini seharusnya menjadi peringatan keras bagi aparat kepolisian dan pengelola pelabuhan. Jangan hanya duduk manis sambil menikmati gaji dari rakyat, tapi saat rakyat butuh perlindungan, justru memilih berpaling! Sudah saatnya tindakan tegas diambil baik kepada para pelaku kejahatan maupun oknum aparat yang lalai dalam menjalankan tugasnya!

Jika situasi ini terus dibiarkan, maka kita patut bertanya: Apakah Pelabuhan Belawan masih milik negara atau sudah menjadi sarang para penjahat?

r05

Editor
: Redaksi
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru