Usut Kabut Asap Karhutla RI, 3 Perusahaan Singapura Penurut, 7 Lainnya Masih Bungkam
SINGAPURA Tiga dari 10 perusahaan Singapura yang dimintai informasi terkait penyelidikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indones
INTERNASIONAL
MEDAN –Sebanyak tujuh anggota Polrestabes Medan, Sumatera Utara, telah ditempatkan di penempatan khusus (patsus) menyusul insiden tewasnya tahanan berinisial BS (42), yang sebelumnya ditangkap karena dugaan pengancaman dengan kekerasan. Kepala Polrestabes Medan, Kombes Gidion Arif Setyawan, mengungkapkan bahwa pemeriksaan mendalam telah dilakukan terhadap personel yang terlibat dalam upaya paksa penangkapan tersebut.
“Kami sudah melakukan pemeriksaan secara internal terhadap personil yang terlibat dalam upaya paksa penangkapan terhadap BS,” kata Gidion di Medan, Sabtu (28/12).
Kematian BS terjadi pada Kamis (26/12), setelah mengalami kekerasan dalam proses penangkapan yang dilakukan oleh anggota Sat Reskrim Polrestabes Medan. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pihak kepolisian menduga bahwa terdapat unsur kekerasan yang dilakukan oleh polisi terhadap BS, yang menyebabkan kematiannya di rumah sakit.
Gidion menjelaskan bahwa, sebelumnya enam anggota polisi telah diperiksa, dan kini totalnya ada tujuh personel yang telah menjalani pemeriksaan lebih lanjut. “Kami juga telah memeriksa penyidik yang menerima pelimpahan tersangka, serta memeriksa rekaman CCTV dengan matang, untuk memastikan peristiwa ini,” tambahnya.
Selain itu, Polrestabes Medan juga memeriksa saksi-saksi yang berada di tempat kejadian perkara (TKP) di Desa Semayam, termasuk rekan almarhum BS yang turut dibawa pada saat penangkapan.
Pihak keluarga almarhum BS, bersama pengacaranya, telah melaporkan peristiwa ini kepada Polda Sumut, dengan tuduhan penganiayaan berat yang mengakibatkan hilangnya nyawa. Mereka juga melaporkan dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh anggota polisi Polrestabes Medan.
Gidion menegaskan bahwa proses selanjutnya akan ditangani oleh Polda Sumut, khususnya Bidang Propam, yang akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut, baik terkait dengan laporan pelanggaran kode etik maupun laporan pidana.
“Kami telah melakukan pemeriksaan awal dan selanjutnya hasil pemeriksaan akan dilimpahkan ke Polda Sumut untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Gidion.
Pihak kepolisian berharap kasus ini dapat segera terungkap secara jelas dan adil, serta memberikan kejelasan mengenai kejadian yang menimpa BS.
(N/014)
SINGAPURA Tiga dari 10 perusahaan Singapura yang dimintai informasi terkait penyelidikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indones
INTERNASIONAL
JAKARTA Sebanyak 14 kejadian gempa bumi bermagnitudo 7,0 atau lebih tercatat mengguncang berbagai wilayah dunia sepanjang 2026 hingga Sa
NASIONAL
JAKARTA Pebalap Indonesia Veda Ega Pratama akan memulai balapan Moto3 Australia 2026 dari posisi terdepan atau pole position. Pembalap H
OLAHRAGA
BOGOR Ketua Harian DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ahmad Ali menilai popularitas Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) tidak cuku
NASIONAL
MEDAN Polisi mengamankan pengemudi mobil Denza BK 1906 BYN, Britto Napitupulu, setelah terlibat dalam kecelakaan beruntun di kawasan Jal
PERISTIWA
JAKARTA Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD membandingkan pola komunikasi kabinet
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membidik pasar Afrika dan Timur Tengah untuk memperluas tujuan ekspor produk perikanan
NASIONAL
BOGOR Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ahmad Ali mempertanyakan urgensi rencana Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengajak
POLITIK
DELI SERDANG Jumlah santri dan guru yang diduga mengalami keracunan setelah menyantap nasi bungkus dalam peringatan Hari Santri Nasional
PERISTIWA
MEDAN Teras Pelajar Sumut Berkah menjadi salah satu upaya Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara untuk mengembangkan potensi generasi
PENDIDIKAN