Ketika Negarawan Gagal Menjaga Lidah di Negeri Majemuk
OlehRuben Cornelius SiagianDI republik yang dibangun di atas luka sejarah, katakata seorang tokoh bangsa tidak pernah netral. Ia bisa mene
OPINI
BANDUNG – Penyidik Polda Jawa Barat (Jabar) tengah mendalami dugaan korupsi terkait pemungutan retribusi di obyek wisata Kebun Raya Cibodas, Kabupaten Cianjur, untuk tahun anggaran 2021 hingga 2024.
Kepala Bidang Humas Polda Jabar, Kombes Jules Abraham Abast, mengonfirmasi bahwa penyelidikan terkait kasus ini masih berlangsung.
"Masih penyelidikan," ungkap Jules saat ditemui di Bandung, Jumat (28/2/2025), seperti dilansir dari Antara.
Meskipun begitu, pihak kepolisian belum mengungkapkan identitas pihak-pihak yang telah dimintai keterangan dalam kasus ini.
Namun, penyidik Polda Jabar menegaskan bahwa mereka masih mendalami dugaan adanya praktik rasuah dalam pengelolaan retribusi tersebut.
Sementara itu, Mantan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kabupaten Cianjur, Pratama Nugraha Emmawan, mengaku telah memberikan keterangan terkait kasus ini pada Senin (10/2/2025).
Pratama mengungkapkan bahwa dirinya hanya dimintai keterangan mengenai data pengelolaan kawasan wisata Cibodas dan membahas tunggakan dari pihak ketiga yang masuk dalam piutang negara, bukan diperiksa sebagai tersangka.
"Betul, saya sudah datang ke Polda Jabar tapi hanya ngobrol soal data pengelolaan kawasan wisata Cibodas, termasuk membahas tunggakan pihak ketiga yang masuk dalam piutang negara, bukan diperiksa hanya ngobrol," ujarnya.
Selain itu, Direktur Pusat Kajian Kebijakan Publik Cianjur Riset Center (CRC), Anton Ramadhan, mengungkapkan adanya sejumlah kejanggalan dalam penarikan retribusi di kawasan wisata Cibodas.
Anton menyebutkan bahwa pihak ketiga yang terlibat dalam pengelolaan kawasan wisata ini belum sepenuhnya memenuhi kewajibannya untuk membayar kontribusi sesuai perjanjian dengan Disbudpar Cianjur untuk tahun 2022-2023, dengan total kewajiban mencapai Rp 3,5 miliar.
Penyelidikan ini terus berlanjut, dengan harapan pihak berwenang dapat mengungkap dan menyelesaikan dugaan kasus korupsi ini secara tuntas.
OlehRuben Cornelius SiagianDI republik yang dibangun di atas luka sejarah, katakata seorang tokoh bangsa tidak pernah netral. Ia bisa mene
OPINI
JAKARTA Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan pengalamannya saat masih menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB
NASIONAL
JAKARTA Ketua Umum Gerakan Pemuda Ka&039bah (GPK) Imam Fauzan A. Uskara membantah tudingan adanya pemecatan massal ratusan pengurus Dewa
POLITIK
JAKARTA PT Pertamina International Shipping (PIS) menyatakan dua kapalnya, Pertamina Pride dan Gamsunoro, hingga kini masih berada di kawa
NASIONAL
PADANG LAWAS Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Padang Lawas mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu di Desa Gan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Politikus PAN Surya Utama alias Uya Kuya melaporkan dugaan penyebaran berita bohong yang mencatut namanya ke Polda Metro Jaya. Lap
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Google dilaporkan menggandeng perusahaan kacamata EssilorLuxottica untuk memperkuat pengembangan kacamata pintar berbasis Android
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menargetkan penyelesaian seluruh berkas layanan pertanaha
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Suara lirih namun tenang itu keluar dari Dr. Badjora Muda Siregar, dokter bedah senior berusia 87 tahun, sesaat setelah
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Terdakwa kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor), Kamser Maroloan Sitanggang, menyampaikan surat terbuka kepada Komisi III
HUKUM DAN KRIMINAL