Buruh Soroti Kebijakan WFH ASN: Efisiensi atau Ganggu Pelayanan Publik?
JAKARTA Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Partai Buruh menanggapi wacana pemerintah mengenai penerapan kebijakan work
NASIONAL
JAKARTA -Mabes Polri berhasil mengungkap sindikat narkotika jaringan internasional dengan menangkap 16 Warga Negara Asing (WNA) yang terlibat dalam peredaran narkoba di Indonesia.
Penangkapan ini dilakukan dalam periode Januari hingga Februari 2025.
Kabareskrim Polri, Komjen Wahyu Widada, mengungkapkan bahwa para pelaku berasal dari berbagai negara, termasuk Amerika, Jerman, Turki, Australia, Lithuania, Inggris, India, dan Malaysia.
Dalam konferensi pers yang digelar pada Selasa (5/3), Wahyu menjelaskan bahwa para WNA tersebut kedapatan membawa barang-barang haram untuk dijual dan diedarkan secara bebas di Indonesia.
Beberapa dari mereka bahkan sudah terlibat dalam sindikat narkoba yang beroperasi di tanah air.
"Dari berbagai kasus yang telah diungkap, terdapat 16 WNA yang kita tangkap. Empat di antaranya merupakan bagian dari jaringan narkoba internasional Fredy Pratama," ujar Komjen Wahyu Widada.
Menurut Wahyu, jaringan Fredy Pratama merupakan salah satu jaringan narkoba internasional yang cukup besar, dan total ada tujuh tersangka yang berhasil diamankan, termasuk empat WNA dan tiga WNI.
Keempat WNA yang ditangkap tersebut terbukti membawa narkoba dari luar negeri ke Indonesia.
Metode Operasi
Sebagian besar WNA yang ditangkap menyamar sebagai turis atau pelancong untuk mengelabui petugas di bandara.
Penangkapan dilakukan di beberapa kota besar di Indonesia, termasuk Bali dan Jakarta.
Wahyu mengungkapkan bahwa empat WNA asal Malaysia ditangkap setelah kedapatan membawa narkoba langsung dari negara mereka.
Sementara itu, beberapa WNA lainnya ditangkap saat mencoba menyelundupkan narkoba ke Bali dan Jakarta.
"Beberapa di antaranya memang datang ke Indonesia sebagai turis, tetapi ada juga yang sengaja datang untuk menjadi bagian dari sindikat narkoba ini," lanjutnya.
Kolaborasi Penegakan Hukum
Dalam upaya memberantas narkoba, Polri berencana meningkatkan koordinasi dengan Kementerian Imigrasi, Kementerian Pemasyarakatan, serta Bea Cukai untuk memperketat pengawasan di pintu-pintu masuk Indonesia.
Wahyu menegaskan bahwa pemberantasan narkoba memerlukan kerjasama lintas lembaga, dan bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri saja.
"Kita tidak bisa menyelesaikan masalah ini sendirian. Kerja sama dengan imigrasi, lapas, dan bea cukai sangat penting untuk memastikan Indonesia bebas dari peredaran narkoba," pungkasnya.
(cn/a)
JAKARTA Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Partai Buruh menanggapi wacana pemerintah mengenai penerapan kebijakan work
NASIONAL
JAKARTA Facebook, yang kini berada di bawah payung Meta, meluncurkan program baru bernama Creator Fast Track yang menawarkan bayaran hingg
SAINS DAN TEKNOLOGI
WASHINGTON D.C. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengonfirmasi pada Kamis (19/3/2026) bahwa dirinya telah memperingatkan Perda
INTERNASIONAL
ACEH BESAR Tiga doa Malaikat Jibril yang diaminkan oleh Nabi Muhammad SAW menjadi renungan mendalam bagi umat Islam di penghujung bulan Ra
AGAMA
OlehMarsudin Nainggolan.ADA satu jenis hukuman yang tidak pernah dijatuhkan di ruang sidang, tetapi dampaknya bisa jauh lebih panjang dari
OPINI
JAKARTA Jelang Lebaran 2026, para pemain FC Mobile dapat merayakan dengan hadiah spesial dari EA Sports melalui serangkaian kode redeem te
ENTERTAINMENT
DELI SERDANG Pemerintah Kabupaten Deli Serdang resmi mengubah pola pembayaran honor bilal mayit dan penggali kubur. Yang sebelumnya diba
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan pentingnya perusahaan memandang mudik pekerja sebagai bagian dari upaya m
NASIONAL
SIMALUNGUN Mantan fungsionaris DPC PDIP Kabupaten Simalungun, Sarmuliadin Sinaga, mempertanyakan mengapa Konfercab (Konferensi Cabang) P
POLITIK
YOGYAKARTA Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengimbau para elite bangsa untuk menjadi teladan dalam menjaga p
NASIONAL