Hibah 1,9 Miliar Yen dari Jepang Disetujui DPR, TNI AL Siap Terima
JAKARTA Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyepakati penerimaan hibah kapal patroli dari pemerintah Jepang senilai 1,9 mili
NASIONAL
ASAHAN - Polres Asahan tengah menyelidiki kasus kematian seorang remaja bernama Pandu Brata Syahputra Siregar (18) yang dilaporkan tewas setelah ditendang oleh oknum polisi.
Sebagai bagian dari proses penyelidikan, pihak kepolisian melakukan ekshumasi atau pembongkaran makam Pandu di Huta I Parlakitangan Sordang Baru, Kecamatan Ujung Padang, Kabupaten Simalungun pada hari ini, Minggu (16/3/2025).
Kapolres Asahan AKBP Afdhal Junaidi mengonfirmasi bahwa ekshumasi memang dilakukan pada hari ini dan hasilnya akan disampaikan dalam konferensi pers.
"Iya, benar (diekshumasi hari ini)," ujar Afdhal saat dikonfirmasi.
Sebelumnya, beredar informasi yang menyebutkan bahwa Pandu tewas setelah ditendang oleh oknum polisi. Namun, Polres Asahan membantah informasi tersebut.
"Itu kan kata-kata netizen," kata Afdhal pada Selasa (11/3). Begitu juga dengan Kasi Humas Polres Asahan, Iptu Anwar Sanusi, yang menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar.
Anwar menjelaskan kronologi kejadian yang bermula pada Minggu (9/3/2025) sekitar pukul 00.30 WIB. Personel Polsek Simpang Empat menerima laporan dari masyarakat tentang adanya pemuda yang diduga akan melakukan balap liar di Jalan Sungai Lama, Desa Perkebunan Hessa, Kecamatan Simpang Empat.
Namun, setelah ditelusuri, diketahui bahwa mereka sedang mempersiapkan diri untuk balap lari, bukan balap liar.
Ketika polisi berusaha membubarkan kerumunan tersebut, mereka melanjutkan patroli dan menemukan empat pemuda yang ugal-ugalan dengan sepeda motor.
Polisi berusaha menghentikan mereka, namun salah satu pemuda, termasuk Pandu, melompat dari sepeda motor dan terjatuh. Setelah jatuh, Pandu mencoba melarikan diri dan terjatuh lagi.
Polisi membawa korban ke Polsek Simpang Empat, dan dilakukan pemeriksaan medis di Puskesmas Simpang Empat. Hasil tes menunjukkan bahwa Pandu positif mengonsumsi narkoba. Sekitar pukul 10.00 WIB, keluarga datang untuk menjemput Pandu dan dia meninggalkan polsek dalam keadaan sehat.
Pihak kepolisian juga menunjukkan bahwa tidak ada tindakan penganiayaan terhadap Pandu selama ia berada di Polsek Simpang Empat, yang juga dibuktikan dengan rekaman CCTV.
"Tidak ada kekerasan yang dilakukan oleh pihak kepolisian terhadap korban," ujar Anwar.
Kini, pihak kepolisian melanjutkan proses penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kematian Pandu dan akan memberikan informasi lebih lanjut setelah ekshumasi.
(dc/n14)
JAKARTA Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyepakati penerimaan hibah kapal patroli dari pemerintah Jepang senilai 1,9 mili
NASIONAL
DENPASAR Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas) Saber Pangan Polda Bali kembali menggelar inspeksi mendadak (sidak) untuk memastikan stabilit
EKONOMI
WASHINGTON, D.C. Presiden Amerika Serikat Donald Trump memimpin Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) perdana Board of Peace atau Dewan Perd
INTERNASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tiga korporasi sebagai tersangka dalam pengembangan kasus dugaan gratifikasi per m
HUKUM DAN KRIMINAL
WASHINGTON, D.C. Presiden Prabowo Subianto menyatakan Indonesia dan Amerika Serikat telah mencapai kesepakatan solid dalam perundingan t
NASIONAL
JAKARTA Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia menyepakati bahwa Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) tidak
POLITIK
WASHINGTON, D.C. Presiden Prabowo Subianto memaparkan sejumlah program prioritas pemerintahannya di hadapan pengusaha Amerika Serikat da
NASIONAL
DELI SERDANG Pemerintah Kabupaten Deli Serdang meresmikan Kantor Camat dan Puskesmas Pagar Merbau yang baru pada Rabu (18/2/2026), denga
PEMERINTAHAN
TAPANULI SELATAN, SUMATERA UTARA Kabupaten Tapanuli Selatan mencatatkan prestasi gemilang dalam pencegahan korupsi daerah. Berdasarkan r
PEMERINTAHAN
JAKARTA Ahmad Sahroni resmi menjabat kembali sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI, menggantikan Rusdi Masse yang berpindah dari NasDem
POLITIK