Trump Ultimatum Iran: Capai Kesepakatan Nuklir dalam 2 Minggu atau “Hal Buruk” Terjadi
JAKARTA Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memberikan ultimatum kepada Iran terkait negosiasi nuklir yang telah buntu bertahuntahu
INTERNASIONAL
MEDAN - Tiromsi Sitanggang, seorang dosen yang menjadi terdakwa kasus pembunuhan suaminya, Rusman M Situngkir, terisak dan menangis saat persidangan di Pengadilan Medan, Senin (24/3/2025).
Tiromsi, yang mengenakan baju tahanan, menunjukkan rasa emosionalnya di hadapan majelis hakim dan tiga saksi yang memberikan kesaksian terkait kematian suaminya.
Ketiga saksi yang dihadirkan dalam sidang tersebut adalah Akbar Putra, Zulkarnaen, dan Melin Cristina, yang merupakan tetangga korban. Akbar Putra, yang sempat membantu mengangkat jenazah Rusman dari dalam rumah, memberikan kesaksian mengenai kejadian tersebut.
Sementara itu, Zulkarnaen mengungkapkan bahwa dia adalah orang yang membawa korban ke rumah sakit, dan Melin Cristina juga memberikan keterangannya terkait kejadian tersebut.
Usai mendengarkan keterangan saksi-saksi, Tiromsi diberi kesempatan untuk bertanya kepada mereka.
Dengan suara yang tertahan, Tiromsi bertanya, "Saya ingin tanya, apakah kalian bertiga pernah mendengar saya bertengkar dengan suami saya?" Ketiga saksi menjawab tidak pernah mendengar adanya pertengkaran antara Tiromsi dan suaminya.
Tiromsi kemudian melanjutkan, "Karena kata polisi saya ada ribut dengan suami, sehingga mereka mendesak saya waktu itu. Karena itu saya tanya apakah kalian sebagai tetangga saya pernah dengar saya bertengkar."
Perasaan emosional Tiromsi semakin terlihat saat dia melanjutkan, meminta agar rumahnya yang terletak di Gaperta, Kecamatan Helvetia, Medan, dijaga oleh tetangga.
"Saya harap kepada tetangga saya agar rumah saya dijaga, karena di sana tidak ada orang," kata Tiromsi dengan terisak.
Sidang ini melanjutkan pemeriksaan saksi-saksi dalam kasus yang mengguncang tersebut.
Majelis hakim pun menunda sidang dengan agenda pemeriksaan saksi lebih lanjut yang dijadwalkan pada 14 April 2025.
Kasus ini bermula pada Jumat (22/3/2024), saat Rusman M Situngkir ditemukan tewas.
Namun, kematiannya baru terungkap sebagai kasus pembunuhan pada September 2024 setelah keluarga korban merasa ada kejanggalan, khususnya terkait luka lebam yang ditemukan pada tubuh korban.
Sebelumnya, Tiromsi sempat mengklaim bahwa suaminya meninggal akibat kecelakaan di depan rumah mereka, namun pihak keluarga mencurigai adanya kejanggalan yang akhirnya membawa kasus ini ke ranah hukum.
(tb/n14)
JAKARTA Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memberikan ultimatum kepada Iran terkait negosiasi nuklir yang telah buntu bertahuntahu
INTERNASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menanggapi ucapan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengatakan enggan melawannya saat hadir d
INTERNASIONAL
JAKARTA Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri menyita tiga kantor dan satu ruko milik PT Dana Syariah Indonesia (DSI).
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Indonesia resmi ditunjuk sebagai Wakil Komandan International Stabilization Force (ISF) untuk misi stabilisasi Gaza, Palestina.
INTERNASIONAL
JAKARTA Beneficial Owner PT Orbit Terminal Merak dan PT Jenggala Maritim Nusantara, Muhamad Kerry Adrianto Riza, menyampaikan rasa sakit
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Upaya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menempatkan Rp 200 triliun Saldo Anggaran Lebih (SAL) di bankbank BUMN pada 2025 bel
EKONOMI
WASHINGTON DC Presiden Prabowo Subianto menyatakan dukungan penuh Indonesia terhadap upaya perdamaian di Gaza, menekankan bahwa solusi d
INTERNASIONAL
JAKARTA Penyidik Kejaksaan Agung bergerak cepat dalam mengusut dugaan korupsi ekspor limbah sawit. Sebanyak 16 lokasi, termasuk rumah da
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Polda Aceh bersama jajaran Polres meningkatkan pengawasan penanaman hingga panen ganja di sejumlah wilayah Aceh melalui patro
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH TAMIANG Sinergi pemerintah pusat dan daerah kembali ditegaskan melalui kunjungan kerja Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian bersama
PEMERINTAHAN