Kawasan SEJALAN Diusulkan Jadi Kampung Kreatif Sumut Berkah, Ini Potensinya
TANJUNGBALAI Pemerintah Kota Tanjungbalai mematangkan persiapan menghadapi Verifikasi dan Validasi (Verval) Lapangan Program Kampung Kre
PEMERINTAHAN
KLATEN– Seorang remaja putri berinisial FPA alias ACA (17), asal Kecamatan Wedi, Klaten, Jawa Tengah, menjadi korban kekerasan oleh lima orang teman perempuannya. ACA mengalami serangkaian tindak kekerasan berupa tamparan, tendangan, dan pukulan yang dilakukan secara bersama-sama. Peristiwa ini diduga dipicu oleh rasa sakit hati para pelaku terhadap korban yang menyebarkan gosip tidak benar.
Kapolres Klaten, AKBP Warsono, mengonfirmasi bahwa kelima pelaku telah ditangkap pada Senin (16/12/2024) pukul 22.00 WIB setelah video kekerasan yang dilakukan di indekos di Kecamatan Klaten Utara viral di media sosial dan grup WhatsApp. Kelima pelaku yang ditangkap adalah APE alias Cici (29), AM alias Angel (26), DJ (34), IS alias Nia (24), dan AR alias Rara (28). Mereka semua merupakan warga Klaten.“Lima pelaku sudah kami amankan. Tindakan kekerasan ini dilatarbelakangi oleh rasa sakit hati para pelaku terhadap korban yang diduga menyebarkan berita tidak benar terkait masalah pribadi, seperti dugaan pencurian dan masalah rumah tangga salah satu pelaku,” ujar Warsono dalam konferensi pers di Mapolres Klaten, Rabu (18/12/2024).
Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Yulianus Dica Ariseno Adi, menjelaskan bahwa kekerasan terhadap korban terjadi di indekos Edelweis, Klaten Utara, pada Senin (15/12/2024) malam. Pada malam itu, korban dijemput oleh pelaku dan dibawa ke indekos tersebut untuk diinterogasi oleh APE mengenai tuduhan yang dilayangkan korban.Namun, ketika korban tidak mengakui tuduhan tersebut, APE langsung emosi dan meminta DJ untuk memukul korban. DJ menampar korban dua kali, menarik rambutnya, dan menendang kaki korban. Pelaku AM ikut serta dengan menarik rambut korban dan menendang korban sebanyak enam kali. Kemudian, IS menampar korban tiga kali, sementara AR menampar korban empat kali.Pelaku T, yang masih dalam pengejaran, juga ikut melakukan kekerasan terhadap korban. Setelah kejadian tersebut, korban ditidurkan di kursi panjang dekat gazebo. Pelaku kemudian menggendong korban dan membawanya ke kamar indekos untuk beristirahat. Keesokan harinya, korban diantar pulang ke rumahnya.
Menurut Dica, kondisi korban sudah mulai membaik meski mengalami luka fisik akibat kekerasan tersebut. Ia menambahkan bahwa baik pelaku maupun korban tinggal di indekos yang sama, sehingga hubungan mereka memang cukup dekat sebelum kejadian tersebut terjadi. Mengenai apakah kekerasan ini dipengaruhi oleh alkohol, Dica mengungkapkan bahwa hal tersebut masih dalam penyelidikan.Kelima pelaku kini dijerat dengan Pasal 80 ayat (1) Jo Pasal 76 C UU RI No 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, serta Pasal 170 ayat (1) KUHP Jo Pasal 55 KUHP, dengan ancaman pidana penjara paling lama tiga tahun enam bulan dan/atau denda maksimal Rp 72.000.000 untuk kekerasan terhadap anak, serta pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan untuk kekerasan yang dilakukan secara bersama-sama.Kasus ini viral setelah video kekerasan tersebar luas di media sosial. Hal ini mendorong pihak kepolisian untuk bertindak cepat dan melakukan penangkapan terhadap pelaku. Masyarakat pun merasa prihatin atas kejadian tersebut, yang dinilai mencerminkan bagaimana konflik pribadi dapat berujung pada kekerasan fisik yang mengancam keselamatan remaja. (JOHANSIRAIT)
TANJUNGBALAI Pemerintah Kota Tanjungbalai mematangkan persiapan menghadapi Verifikasi dan Validasi (Verval) Lapangan Program Kampung Kre
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim meninjau langsung pekerjaan normalisasi dan pembongkaran drainase di Jalan Listrik
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menerima audiensi pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tanjungbalai ya
PEMERINTAHAN
JAKARTA Perombakan Kabinet Merah Putih yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto pada awal Oktober 2026 dinilai belum menunjukkan perubah
POLITIK
JAKARTA Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto belum melantik Irjen Dadang Hartanto sebagai Kapolda Metro Jaya yang baru dalam rangkaian sera
NASIONAL
JAKARTA Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto melakukan perombakan sejumlah jabatan di lingkungan Polri hanya dua hari setelah dilantik meng
NASIONAL
MEDAN Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Langkat mengajukan banding atas putusan Pengadilan Negeri (PN) Medan terh
HUKUM DAN KRIMINAL
KARO DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara memberikan tali asih kepada 495 siswa yang terdampak atau diduga mengalami keracunan setelah meng
NASIONAL
MEDAN PSMS Medan meraih poin penuh setelah mengalahkan Persikad Depok dengan skor telak 40 pada pekan keempat Pegadaian Championship 20
OLAHRAGA
JAKARTA Dugaan kebocoran data pribadi Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mencuat di media sosial. Isu tersebut men
SAINS DAN TEKNOLOGI