Camat Sei Kepayang Barat Pantau Pembangunan RTLH di Desa Sei Jawi-Jawi, Tujuh Rumah Dapat Bantuan
ASAHAN Camat Sei Kepayang Barat, Rahmat Hidayat Dalimunthe, melakukan monitoring pelaksanaan Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di De
PEMERINTAHAN
BEKASI -Kasus penganiayaan yang dialami Sutiyono (39), seorang satpam Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Barat, kini memasuki babak baru.
Pelaku, yang diketahui berinisial AF, diduga melarikan diri ke Pontianak, Kalimantan Barat, setelah insiden kekerasan yang sempat terekam CCTV.
Informasi tersebut diungkapkan oleh tim kuasa hukum korban, Yustinus Stein, yang menemukan jejak digital di media sosial pelaku.
Dalam konfirmasi yang dilakukan pada Selasa (8/4/2025), Yustinus Stein mengatakan bahwa AF sempat mengunggah sebuah story Instagram sebelum menghapusnya, yang menunjukkan dirinya berada di Pontianak.
Namun, pihaknya mengaku belum mengetahui motif pasti keberadaan AF di Pontianak, apakah untuk melarikan diri atau alasan lainnya.
"Sampai saat ini, kami belum tahu apakah dia ke sana untuk melarikan diri atau ada urusan lain, seperti keluarga. Kami masih menunggu konfirmasi lebih lanjut," ujar Yustinus.
Upaya konfirmasi ke pihak kepolisian pun belum membuahkan hasil.
Kapolres Metro Bekasi Kota, Kompol Binsar Hatorangan Sianturi, belum memberikan jawaban mengenai keberadaan AF.
Pihak korban merasa proses hukum yang berjalan sangat lambat dan telah melaporkan kasus ini ke tingkat pusat, termasuk ke Komisi III DPR RI dan Wali Kota Bekasi.
Kuasa hukum korban, Subadria Nuka, menyebutkan bahwa Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, telah memberikan perhatian serius terhadap kasus ini dan bahkan menghubungi Kapolres Bekasi Kota untuk mempercepat penyelesaian perkara.
Tak hanya itu, keluarga korban juga melaporkan kejadian ini ke Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, dan Wakil Wali Kota Abdul Haris Bobihoe, yang mengecam keras tindakan kekerasan tersebut.
"Kami berharap aparat kepolisian segera menindaklanjuti kasus ini dengan serius," ujar Subadria.
Sutiyono yang menjadi korban penganiayaan, sebelumnya sempat dianiaya AF setelah menegur pengunjung yang parkir sembarangan di area IGD rumah sakit, yang menghalangi jalur ambulans.
Teguran tersebut berujung pada aksi kekerasan di mana AF menarik kerah seragam Sutiyono, membantingnya, dan mencekiknya hingga korban kejang dan dalam kondisi kritis.
Sutiyono sempat dirawat intensif di ruang ICU selama empat hari.
Hingga kini, proses penyelidikan masih berlangsung di Polres Metro Bekasi Kota, sementara AF masih belum ditemukan.
Pihak Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Barat juga memberikan dukungan penuh terhadap proses hukum dengan menyerahkan bukti-bukti pendukung, termasuk rekaman CCTV kejadian.
Publik, lembaga legislatif, dan pemerintah daerah terus mendesak agar kasus ini segera diproses dan agar pelaku segera ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.*
(km/a)
ASAHAN Camat Sei Kepayang Barat, Rahmat Hidayat Dalimunthe, melakukan monitoring pelaksanaan Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di De
PEMERINTAHAN
LABUHANBATU SELATAN Bupati Labuhanbatu Selatan Fery Sahputra Simatupang kembali turun langsung menemui masyarakat melalui program Jelaja
PEMERINTAHAN
BATU BARA Pemerintah Kabupaten Batu Bara resmi membuka Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Pask
PEMERINTAHAN
JAKARTA Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie mengungkapkan isi pembicaraan dalam pertemuan tertutup ant
EKONOMI
PEMALANG Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menelusuri aset yang diduga berkaitan dengan kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA PT Pertamina Patra Niaga resmi menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang mulai berlaku pada Sabtu, 1 Agustus
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengusulkan agar masyarakat kembali menggunakan atap rumah berbahan alami seperti ijuk dan rumbia seba
NASIONAL
KUPANG Presiden ke7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mendapat sambutan antusias dari masyarakat saat menghadiri kegiatan Car Fre
POLITIK
JAKARTA Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) resmi membatalkan rencana penjualan saham Piala Dunia melalui proyek FIFA Forward Enterprise. K
OLAHRAGA
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengungkap adanya dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis
NASIONAL