5 HP Nokia yang Masih Layak Dipakai di 2026, Ada yang Sudah 5G!
JAKARTA Nama Nokia mungkin tidak lagi mendominasi pasar ponsel seperti pada masa kejayaannya. Namun, merek yang pernah menjadi salah sat
SAINS DAN TEKNOLOGI
MEDAN -Kepolisian Sektor (Polsek) Medan Sunggal berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap seorang wanita bernama Santi Matanari (33).
Korban ditemukan tewas di dalam sumur di kawasan perumahan Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang.
Pelaku pembunuhan diketahui bernama Freddi Erikson Sagala (35), yang tak lain adalah kekasih korban sendiri.
Berdasarkan hasil penyelidikan, motif pelaku nekat menghabisi nyawa korban karena diliputi rasa cemburu terhadap hubungan dekat korban dengan atasannya di tempat kerja.
Dalam wawancara dengan pihak kepolisian, Freddi mengaku bahwa dirinya kerap melihat korban bersama bos di toko sandal tempat korban bekerja.
"Katanya tidak ada hubungan, tetapi setiap saya lewat tempat kerja Santi, saya melihat Santi seperti pacaran dengan bos," ujar Freddi.
Sebelum kejadian tragis tersebut, pelaku sempat mengirimkan pesan WhatsApp kepada korban, meminta agar Santi berhenti bekerja. Freddi berdalih bahwa dirinya merasa diancam oleh atasan korban.
"Kubilang sama Santi tidak usah kerja lagi. Kubilang si bos di tempat kerja mengancamku dan keluargaku. Bos bilang mau diusir kami dari pajak dan mau dibunuh kami semua," ungkap Freddi.
Namun, respons korban terhadap pesan itu justru membuat pelaku semakin emosi.
"Dibalas chatingan saya, 'biarkan aja mati kalian semua'," kata Freddi.
Diduga diliputi emosi dan cemburu yang memuncak, pelaku kemudian menghabisi nyawa korban dan membuang jasadnya ke dalam sumur.
Warga yang merupakan calon penyewa kontrakan menemukan mayat korban pada 31 Desember 2025, yang saat itu sudah dalam kondisi membusuk.
Pihak kepolisian yang menerima laporan segera melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap pelaku. Saat ini, Freddi Erikson Sagala telah diamankan dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku.
Kapolsek Medan Sunggal mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menghadapi konflik, terutama dalam hubungan asmara.
"Ini adalah pelajaran pahit. Emosi sesaat bisa berujung pada tragedi yang menghancurkan dua keluarga sekaligus," ujar pihak kepolisian.*
(tb)
JAKARTA Nama Nokia mungkin tidak lagi mendominasi pasar ponsel seperti pada masa kejayaannya. Namun, merek yang pernah menjadi salah sat
SAINS DAN TEKNOLOGI
MEDAN Pengendalian inflasi di Kota Medan menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi month t
EKONOMI
BANDA ACEH Ketua Pengadilan Tinggi (KPT) Banda Aceh, Dr. Sutio Jumagi Akhirno, memimpin Sidang Luar Biasa pengambilan sumpah, pelantikan
NASIONAL
JAKARTA Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat menolak perlawanan yang diajukan mantan Menteri Agama Yaq
HUKUM DAN KRIMINAL
LANGKAT Persoalan pemadaman listrik kembali dikeluhkan masyarakat Desa Pematang Cengal, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumat
PERISTIWA
JAKARTA Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memantau kondisi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di wilayah Nepal, terutama mereka yang
INTERNASIONAL
JAKARTA Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago memastikan tidak ada penyekatan jalan menjelang aksi un
PERISTIWA
MEDAN Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Medan, Muslim Harahap, meminta Wali Kota Medan Rico Waas segera mengembalikan hak kepegawaian Erwin
NASIONAL
MEDAN Dinas Pendidikan Sumatera Utara (Disdik Sumut) meminta sekolah dan cabang dinas memperketat pengawasan terhadap aktivitas siswa. K
PENDIDIKAN
JAKARTA Harga pangan nasional di pasar tradisional pada Kamis, 27 Agustus 2026, bergerak beragam. Sejumlah komoditas mengalami kenaikan,
EKONOMI