Dari Surabaya 1945 ke Aceh Timur 2026, Kapolres Gemakan Kembali Proklamasi Polisi di Hari Juang Polri
ACEH TIMUR Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi memimpin upacara peringatan Hari Juang Polri 2026 di Lapangan Sarja Arya Racana, Polres
NASIONAL
MANDAILING NATAL -Masyarakat Desa Pulau Tamang, Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal/Madina, memprotes anggaran dana desa yang tidak jelas penggunaannya.
Meskipun dana telah dialokasikan untuk pembangunan, warga menduga bahwa penggunaan anggaran tersebut tidak sesuai dengan hasil yang terwujud.
Terdapat sejumlah pengaduan dari masyarakat Desa Pulau Tamang mengenai lambannya pelaksanaan pembangunan yang dijanjikan, sejak tahun 2018 hingga 2024.
Meskipun Kepala Desa yang menjabat tetap sama, berbagai proyek seperti pembangunan jalan, gedung Madrasah Diniyah Awaliyah/MDA, dan pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum/LPJU belum menunjukkan perkembangan yang signifikan.
Masyarakat merasa kecewa dan mempertanyakan transparansi penggunaan anggaran dana desa yang dialokasikan untuk proyek-proyek tersebut. Karena, hingga saat ini hasil yang diharapkan belum terealisasi.

Pada saat dimintai keterangan kepada beberapa masyarakat di Pulau Tamang, Nasruddin sebagai perwakilan dari masyarakat Pulau Tamang menyampaikan kekhawatiran tentang pengelolaan anggaran dana desa yang tidak transparan.
"Saya mewakili masyarakat Desa Pulau Tamang, merasa sangat resah dengan pengelolaan anggaran dana desa. Dimana Penyalurannya tidak tepat sasaran dan tidak transparan. Selain itu, ditemukan kejanggalan dalam pembangunan yang menggunakan anggaran tersebut, diduga ada pengurangan bestek, yang membuat masyarakat curiga bahwa pembangunan tidak sesuai dengan anggaran yang disalurkan," jelasnya.
Selain itu, Darwan, yang juga merupakan masyarakat disana turut menambahkan keterangan bahwasanya mereka sudah merasa bosan berusaha mencari tahu dan meminta bantuan dari warga serta instansi terkait.
Sehingga mereka harus meminta bantuan dari Ketua Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Markas Cabang Laskar Merah Putih Indonesia/LMPI untuk mendampingi mereka dalam mengusut masalah tersebut.
"Kami telah mengajukan pertanyaan langsung kepada instansi pemerintahan desa dan Ketua Badan Permusyawaratan Desa/BPD, namun mereka tidak mau memberikan konfirmasi terkait hal ini. Kami mencoba ke instansi pemerintahan Kecamatan Batahan, responnya hanya mendapat janji-janji tanpa tindakan nyata," terang Darwan.
Diakhir wawancara, Darwan dan Nasruddin sampaikan pesan dan juga harapan mereka kepada instansi pemerintahan.
"Kami mengharapkan adanya perubahan di Desa Pulau Tamang. Kami ingin pengelolaan anggaran dana desa yang lebih transparan dan melibatkan masyarakat dalam pengawasan. Kami meminta Bupati Kabupaten Madina bertindak tegas untuk memanggil Kepala Desa, Ketua BPD, Camat Kecamatan Batahan, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa/PMD Madina untuk duduk bersama dan membahas masalah ini," harap Darwan dan Nasruddin.
Didampingi oleh Ormas Markas Cabang LMPI, pada saat di wawancarai Winardi, selaku Komando Inti LMPI Kecamatan Batahan, memberikan penjelasan untuk tujuan pemantauan dan penelusuran anggaran dana desa pada Pulau Tamang.
"Atas permohonan masyarakat desa Pulau Tamang, kami melakukan pemantauan langsung terkait penyaluran anggaran dana desa tersebut. Tujuan kami adalah untuk memastikan kebenaran adanya dugaan kecurangan dalam pengelolaan anggaran tersebut," ucapnya.
Bersama dengan Ketua Markas Anak Cabang LMPI Kecamatan Batahan, Abdur Razaq Yurdano, juga turut memberikan keterangan terkait hal ini.
Ia menyampaikan respon hangat serta penuh harap dari masyarakat Pulau Tamang untuk pemantauan dan pengusutan tuntas atas kasus ini.
"Masyarakat Pulau Tamang menyambut kedatangan kami dengan antusiasme yang tinggi, mereka juga sangat senang atas inisiatif kami untuk mendampingi mereka dalam pemantauan ini. Sontak, kami merasa terkejut dan senang melihat sambutan hangat dari mereka," tambahnya.
Terakhir, Razaq dan juga Winardi sampaikan harapan mereka terkait kasus penyaluran dana desa Pulau tamang ini untuk segera diusut tuntas oleh Komisi Pemberantas Korupsi/KPK.
"Kami berharap KPK segera turun untuk menangani dugaan korupsi terkait pengelolaan anggaran dana desa di Kabupaten Madina, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), agar masalah ini segera teratasi," sampai Razaq dan Winardi.*
ACEH TIMUR Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi memimpin upacara peringatan Hari Juang Polri 2026 di Lapangan Sarja Arya Racana, Polres
NASIONAL
ACEH BESAR Pimpinan Dayah Muda Indrapuri sekaligus Ketua Majelis Akreditasi Dayah Aceh, Tgk Marbawi Yusuf, menyampaikan pesan tentang makn
AGAMA
PALANGKA RAYA Warga Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, dihebohkan dengan penampakan matahari berwarna merah pekat pada Kamis (20/8/202
PERISTIWA
JAKARTA Pemerintah memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan. Sedikitnya 12.880 personel g
NASIONAL
BOGOR Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerbitkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) umum terkait perkara di Kabupaten Bogor, Jawa Ba
NASIONAL
JAKARTA Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah Kalimantan mulai mendapat sorotan media Malaysia dan Singapura.
INTERNASIONAL
JAKARTA Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa memastikan tetap melanjutkan upaya hukum setelah permohonan praperadilan jilid I dinyatakan ti
NASIONAL
JAKARTA Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin mengundang Angkatan Bersenjata Republik Rakyat China untuk mengikuti latihan bersa
NASIONAL
JAKARTA Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menolak permohonan praperadilan yang diajukan Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa terkait p
NASIONAL
JAKARTA Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan kembali menggelar sidang praperadilan mantan Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah, J
NASIONAL