Gunung Sinabung Erupsi, 490 KK Warga Kuta Tengah Dievakuasi
KARO Sebanyak 490 kepala keluarga (KK) warga Desa Kuta Tengah, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dievakuasi menyu
PERISTIWA
LABUHAN DELI -Sidang kasus penipuan dengan terdakwa Nina Wati kembali digelar pada Rabu (16/4/2025) di Pengadilan Negeri (PN) Labuhan Deli.
Agenda sidang kali ini adalah klarifikasi yang diajukan pihak terdakwa terhadap korban, Afnir, yang disebut mengalami kerugian sebesar Rp 1,3 miliar.
Dalam perkara dengan nomor 1563/Pid.B/2024/PN Lbp tersebut, Nina Wati didakwa melakukan penipuan dengan modus menjanjikan kelulusan masuk Akademi Kepolisian.
Afnir bukan satu-satunya korban; sejumlah orang tua calon siswa TNI juga mengaku menjadi korban penipuan serupa oleh Nina.
Kepala Cabang PN Labuhan Deli, Hamonangan Sidauruk, menyampaikan bahwa klarifikasi semestinya sudah dilakukan pada jadwal sebelumnya, namun tertunda karena terdakwa disebut sakit.
"Jadi besok terdakwa melalui kuasa hukumnya meminta agar dilakukan klarifikasi terhadap korban. Itu yang diupayakan dari pihak kuasa hukum terdakwah," ujar Hamonangan kepada wartawan, Selasa (15/4/2025).
Hamonangan juga membantah adanya anggapan bahwa Nina mendapat perlakuan istimewa dalam proses hukum.
Meski sidang beberapa kali tertunda, menurutnya, terdakwa tetap hadir secara berkala dan pihak pengadilan bahkan telah mengajukan dokter pembanding atas izin sakit terdakwa.
"Dia hadir setiap minggu. Soal kabar ada hal yang ditutupi, itu tidak benar karena semua sidang terbuka untuk umum," tegasnya.
Namun demikian, publik menunjukkan kekhawatiran atas lambatnya proses hukum.
Sidang Nina Wati sebelumnya sempat ditunda sebanyak tujuh kali oleh PN Deli Serdang dengan alasan kesehatan terdakwa.
Bahkan, terdakwa disebut tidak pernah hadir dalam 16 kali jadwal persidangan, memunculkan kecurigaan adanya kongkalikong antara terdakwa dengan aparat penegak hukum.
Kecurigaan itu diperkuat dengan adanya aksi demonstrasi oleh Forum Orang Tua Calon Siswa TNI AD, yang mendesak agar penanganan kasus Nina Wati segera dituntaskan.
Para korban menyuarakan keresahan atas dugaan penggelapan dana dengan modus serupa, yakni janji masuk ke lembaga pendidikan militer.
Publik kini menantikan perkembangan sidang lanjutan, terutama mengenai keseriusan pengadilan dalam mengusut tuntas perkara yang telah mencoreng institusi hukum ini.*
(tm/a008)
KARO Sebanyak 490 kepala keluarga (KK) warga Desa Kuta Tengah, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dievakuasi menyu
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengirim sekitar 1 ton bantuan makanan siap saji untuk masyarakat yang terdampak bencana gempa
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mewacanakan penyesuaian Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di daerah tertentu.Keb
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp4,53 triliun untuk Kementerian Koperasi pada 20
EKONOMI
LABUHANBATU SELATAN Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang menggelar silaturahmi dan ngopi bersama para pimpinan
PEMERINTAHAN
LABUHANBATU SELATAN Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Pe
PEMERINTAHAN
BATU BARA Bupati Batu Bara, Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., resmi menutup Turnamen Sepak Bola Bupati Cup II Tahun 2026 d
OLAHRAGA
JAKARTA Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memastikan harta yang berkaitan dengan tindak pidana korupsi menjadi salah satu sasaran dalam
NASIONAL
DELI SERDANG Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Kualanamu (KNO), Deli Serdang, Sumatera Utara, sempat dinonaktifkan sementara
PERISTIWA
JAKARTA Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kematian Bambang Setiyawan (60), pedagang cermin yang did
NASIONAL