Ketika Negarawan Gagal Menjaga Lidah di Negeri Majemuk
OlehRuben Cornelius SiagianDI republik yang dibangun di atas luka sejarah, katakata seorang tokoh bangsa tidak pernah netral. Ia bisa mene
OPINI
JAKARTA -Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya untuk menindak tegas aksi premanisme yang dilakukan oleh kelompok masyarakat, termasuk organisasi masyarakat (ormas), yang terlibat dalam pembakaran mobil polisi di Depok, Jawa Barat.
Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Wira Satya, menyampaikan bahwa negara tidak boleh kalah terhadap aksi kekerasan yang dilakukan oleh kelompok yang mengatasnamakan ormas.
"Kami dari jajaran Polda Metro Jaya berkomitmen bahwa negara tidak boleh kalah dengan aksi premanisme, termasuk premanisme yang memakai kedok ormas," tegas Wira di Mapolda Metro Jaya, Senin (21/4/2025).
Dalam kasus ini, sembilan orang telah ditetapkan sebagai tersangka, namun baru lima orang yang berhasil diamankan, yakni RS, GR alias AR, ASR, LA, dan LS. Empat orang lainnya masih buron dan dalam pengejaran.
"Kami imbau bagi yang sudah ditetapkan tersangka agar segera menyerahkan diri atau kami akan tangkap. Kami tidak segan-segan untuk melakukan tindakan tegas," tambahnya.
Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa TS—yang merupakan ketua ormas—diduga menjadi dalang aksi pembakaran. Ia menyuruh para anggotanya membakar mobil polisi melalui panggilan video, bersama RS (DPO), THS (DPO), dan disaksikan oleh OE alias AR.
Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Bambang Prakoso, menjelaskan bahwa kejadian bermula dari upaya penjemputan TS di rumahnya karena dua kali mangkir dari panggilan polisi terkait kasus penganiayaan dan kepemilikan senjata api.
Ketika petugas mendatangi rumah TS pada Jumat (18/4/2025) dini hari, terjadi perlawanan sengit yang kemudian memicu keributan dan menarik perhatian warga sekitar. Massa pun menyerang petugas dan merusak tiga dari empat mobil polisi yang digunakan dalam operasi tersebut.
"Saat hendak membawa TS ke Polres, mobil yang digunakan berhasil lolos meski sempat dihadang warga. Namun tiga mobil lainnya dirusak dan salah satunya dibakar," jelas Bambang.
Beruntung tidak ada korban luka dari pihak kepolisian dalam insiden tersebut.
Polda Metro Jaya menegaskan bahwa proses hukum akan ditegakkan terhadap semua pelaku yang terlibat, tanpa pandang bulu, demi menjaga kewibawaan hukum dan keamanan masyarakat.*
(km/J006)
OlehRuben Cornelius SiagianDI republik yang dibangun di atas luka sejarah, katakata seorang tokoh bangsa tidak pernah netral. Ia bisa mene
OPINI
JAKARTA Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan pengalamannya saat masih menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB
NASIONAL
JAKARTA Ketua Umum Gerakan Pemuda Ka&039bah (GPK) Imam Fauzan A. Uskara membantah tudingan adanya pemecatan massal ratusan pengurus Dewa
POLITIK
JAKARTA PT Pertamina International Shipping (PIS) menyatakan dua kapalnya, Pertamina Pride dan Gamsunoro, hingga kini masih berada di kawa
NASIONAL
JAKARTA Politikus PAN Surya Utama alias Uya Kuya melaporkan dugaan penyebaran berita bohong yang mencatut namanya ke Polda Metro Jaya. Lap
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Google dilaporkan menggandeng perusahaan kacamata EssilorLuxottica untuk memperkuat pengembangan kacamata pintar berbasis Android
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menargetkan penyelesaian seluruh berkas layanan pertanaha
NASIONAL
JAKARTA Terdakwa kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor), Kamser Maroloan Sitanggang, menyampaikan surat terbuka kepada Komisi III
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Gelombang kejahatan penipuan atau scam di sektor keuangan digital kian mengkhawatirkan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat to
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menekankan pentingnya pemikiran geopolitik dalam menjaga arah dan kepenting
POLITIK