Kasat Reskrim Polrestabes Medan Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya
MEDAN Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan AKBP Andrian Risky Lubis bersama sejumlah penyidiknya dilaporkan ke Bidang Profes
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA -Mantan narapidana kasus penistaan agama, Donald Ignatius Sumanto, kembali menimbulkan kegaduhan di ruang publik.
Melalui sebuah video pendek yang viral di media sosial, Donald kembali melontarkan pernyataan kontroversial dengan menyebut Nabi Muhammad SAW sebagai sosok yang tidak nyata atau tokoh fiktif.
"Bukan rahasia lagi, banyak orang yang sangat menyakini bahwa Nabi Muhammad sesungguhnya hanyalah tokoh fiktif," ucap Donald dalam video yang beredar luas sejak Sabtu (3/5/2025).
Tak berhenti di situ, Donald juga menjelaskan secara eksplisit bahwa istilah "fiktif" yang ia maksud adalah tidak adanya sosok pribadi Nabi Muhammad SAW secara historis dan hanya merupakan hasil rekayasa atau imajinasi.
"Artinya tidak pernah ada sebagai suatu pribadi, sebagaimana yang diyakini banyak sekali orang. Fiktif artinya tokoh hasil imajinasi atau imajiner yang tidak sungguh-sungguh pernah ada," lanjut Donald dalam video tersebut.
Pernyataan ini langsung memicu reaksi keras dari publik, terutama umat Muslim.
Banyak warganet mengungkapkan kemarahan dan kekecewaannya terhadap tindakan Donald yang dinilai melecehkan keyakinan agama.
"Kacau, Ya Allah. Mantan napi penistaan agama Donald Ignatius berulah lagi, kali ini sebut Nabi Muhammad adalah fiktif," tulis akun X @dhemit_is_back yang ikut membagikan video tersebut.
Sosok Donald bukanlah nama baru dalam kasus penistaan agama.
Ia pernah divonis bersalah pada tahun 2016 setelah menyebut kalimat syahadat dalam Islam sebagai bentuk kesaksian palsu.
Saat itu, ia ditangkap oleh Tim Unit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Bali di wilayah Tabanan.
Atas perbuatannya, ia dijerat dengan Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang ITE dan dikenakan ancaman pidana lebih dari lima tahun penjara.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait apakah Donald akan kembali diproses hukum atas unggahan video terbarunya.
Namun tekanan publik agar dilakukan tindakan hukum mulai menguat di berbagai platform media sosial.*
(gl/a008)
MEDAN Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan AKBP Andrian Risky Lubis bersama sejumlah penyidiknya dilaporkan ke Bidang Profes
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) menyatuk
PEMERINTAHAN
JAKARTA Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD mengungkap alasannya menolak ajakan pakar hukum tata ne
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mendatangi kediaman keluarga Winda Lorenza Gowasa, mantan istri Brigadir I, di Kota Medan,
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Rumah tangga Demian Aditya dan Sara Wijayanto tengah menghadapi proses perceraian. Sara Wijayanto, yang memiliki nama asli Saras
ENTERTAINMENT
LANGKAT Terpidana kasus perambahan hutan Suaka Margasatwa Karang Gading, Langkat Timur Laut, Kabupaten Langkat, Alexander Halim alias Ak
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kualitas udara di Kota Medan terus dipantau melalui tiga stasiun Air Quality Monitoring System (AQMS) yang beroperasi selama 24 ja
KESEHATAN
JAKARTA PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM memperkuat komitmennya terhadap praktik bisnis berkelanjutan melalui berbagai
NASIONAL
ACEH TENGAH Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Tengah mengungkap dugaan peredaran narkotika jenis ganja seberat 22.862 gram atau sekitar
HUKUM DAN KRIMINAL
HUMBANG HASUNDUTAN Membicarakan wisata di kawasan Danau Toba, Sumatera Utara, seolah tidak pernah ada habisnya. Selain panorama air biru
PARIWISATA