BREAKING NEWS
Kamis, 26 Februari 2026

Polisi Tangkap 33 Anggota Geng Motor di Bener Meriah, 3 Jadi Tersangka P3mb4cokan Pelajar

Adelia Syafitri - Jumat, 09 Mei 2025 10:46 WIB
Polisi Tangkap 33 Anggota Geng Motor di Bener Meriah, 3 Jadi Tersangka P3mb4cokan Pelajar
Penangkapan 33 anggota geng motor di Bener Meriah, Aceh.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BENER MERIAH -Sebanyak 33 anggota geng motor di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, ditangkap aparat kepolisian setelah dua remaja menjadi korban pembacokan brutal.

Tiga orang pelaku, termasuk ketua geng motor, ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan pasal berlapis.

Kapolres Bener Meriah, AKBP Aris Cai Dwi Susanto, dalam keterangan resminya, Jumat (9/5/2025), mengungkapkan bahwa kedua korban merupakan pelajar yang mengalami luka cukup serius akibat penganiayaan.

"Korban pertama AR (17), warga Aceh Tengah, mengalami luka bacok di tangan dan punggung. Korban kedua, HA (15), warga Bener Meriah, mengalami luka memar di pelipis kiri dan kepala bagian belakang," kata AKBP Aris.

Laporan pembacokan diterima pihak kepolisian pada Minggu (4/5) dan Selasa (6/5).

Polisi kemudian melakukan penyelidikan intensif dan berhasil menangkap RM (19), yang diketahui merupakan ketua geng motor tersebut.

Dalam pengembangan, dua anggota lain yakni AF alias Boker (21) dan SB alias Pedok (18) turut diciduk.

Ketiganya kini ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 80 ayat 2 UU Perlindungan Anak dan Pasal 170 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun 6 bulan penjara.

"Ketiga pelaku akan diproses secara hukum karena mereka telah berusia dewasa," jelas Kapolres.

Sementara itu, 30 anggota geng motor lainnya yang masih di bawah umur turut diamankan.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui mereka sering mengonsumsi minuman keras dan menghirup lem sebelum beraksi.

Mereka juga kerap terlibat tawuran sebagai bentuk eksistensi kelompok.

Polisi menyita sejumlah barang bukti dalam penangkapan tersebut, termasuk tiga bendera geng motor, dua bilah celurit, enam pedang samurai, satu cambuk, satu gir motor, satu pisau, dan barang bukti lainnya.

Pihak kepolisian akan mengambil langkah pembinaan terhadap 30 remaja tersebut.

Mereka juga telah menyatakan komitmen untuk membubarkan diri dari geng motor dalam deklarasi bersama orang tua dan unsur terkait.

AKBP Aris Cai Dwi Susanto mengajak masyarakat, orang tua, lembaga pendidikan, dan pemerintah daerah untuk bersama-sama menjaga generasi muda dari pengaruh negatif.

Ia menekankan pentingnya pengawasan, kegiatan positif bagi remaja, dan edukasi tentang bahaya geng motor serta kekerasan.

"Mari kita jaga generasi muda kita dari pengaruh negatif dan pastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang sehat dan positif," pungkasnya.*

(d/a008)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru