Kapolsek Dendang Ajak Warga Perkuat Kamtibmas, Pencegahan Karhutla Jadi Fokus Jumat Curhat
DENDANG Polsek Dendang menggelar kegiatan Jumat Curhat bersama masyarakat sebagai upaya mempererat komunikasi sekaligus memperkuat siner
NASIONAL
BANJARMASIN – Fakta baru terungkap dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan jurnalis muda Juwita (23) dengan terdakwa oknum TNI AL, Kelasi Satu Jumran, yang digelar di Pengadilan Militer I-06 Banjarmasin, Senin (19/5).
Dalam persidangan, dr. Mia Yulia Fitrianti, Sp.FM, ahli forensik dari RSUD Ulin Banjarmasin, memberikan kesaksian mengejutkan bahwa cairan sperma yang ditemukan di rahim korban tidak cocok dengan hasil tes DNA terdakwa.
"Tes DNA ini diajukan penyidik ke laboratorium forensik. Sampel air liur terdakwa dibandingkan dengan cairan mani yang saya ambil dari rahim korban. Hasilnya tidak cocok," ujar dr. Mia kepada majelis hakim.
Ia juga menegaskan, meskipun yang diambil adalah air liur, hasil uji DNA tetap sah secara forensik karena prinsip pemeriksaan mengacu pada kecocokan DNA, bukan jenis cairan.
Lebih lanjut, dr. Mia mengungkap bahwa terdakwa sendiri mengakui telah berhubungan badan dengan korban, namun mengklaim membuang sperma di luar tubuh korban.
"Tersangka mengaku melakukan hubungan badan, namun menyatakan tidak ejakulasi di dalam tubuh korban," jelasnya.
Meski demikian, temuan forensik justru menunjukkan cairan sperma milik pihak lain, yang sampai saat ini belum teridentifikasi, menimbulkan tanda tanya besar mengingat Jumran ditetapkan sebagai pelaku tunggal oleh penyidik di Kalimantan Selatan.
Majelis hakim yang dipimpin tiga orang secara aktif mengejar kejelasan dari keterangan ahli, mengingat tes DNA telah dilakukan hingga tiga kali namun tetap menunjukkan hasil negatif terhadap keterkaitan biologis antara terdakwa dan sperma yang ditemukan.
Selain pemeriksaan ahli, dua saksi lain juga dihadirkan, yang menyatakan melihat terdakwa meninggalkan barang bukti berupa kendaraan mobil, yang diduga kuat digunakan saat kejadian.
Sidang lanjutan dijadwalkan Selasa (20/5/2025) dengan agenda pemeriksaan langsung terhadap terdakwa Jumran.
Sementara itu, kasus ini masih menjadi sorotan masyarakat Kalimantan Selatan dan komunitas pers, karena korban diketahui adalah jurnalis media daring lokal yang telah mengantongi Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
Juwita ditemukan tewas di Jalan Trans Gunung Kupang, Banjarbaru, dengan kondisi luka mencurigakan di bagian leher.
Ponsel korban juga hilang, dan dugaan awal kecelakaan tunggal telah terbantahkan sejak awal oleh warga yang menemukan jasad korban.*
(gl/a008)
DENDANG Polsek Dendang menggelar kegiatan Jumat Curhat bersama masyarakat sebagai upaya mempererat komunikasi sekaligus memperkuat siner
NASIONAL
BATU BARA Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Desa Suka Maju, Kecamatan Tanju
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan secara resmi menutup kegiatan Pembinaan Tradisi dan Pembaretan 65 Bintara Remaja Satua
NASIONAL
JAKARTA Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menunda sidang perdana praperadilan jilid IV yang diajukan Roy Suryo terkait gugatan atas
NASIONAL
JAKARTA Harga sejumlah komoditas pangan nasional mengalami perubahan pada perdagangan hari ini, Jumat (7/8/2026). Pusat Informasi Harga
EKONOMI
JAKARTA Komisi III DPR RI mendesak kepolisian mengusut tuntas penemuan 995 pucuk senjata, amunisi, serta barang bukti lain di sebuah sek
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua KomisiWakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani menilai dugaan pencatutan nama Presiden Prabowo Subianto dalam
POLITIK
JAKARTA Pihak mantan Ketua Yayasan sekolah swasta di Pondok Pinang, Jakarta Selatan, akhirnya buka suara terkait temuan 995 pucuk senjat
NASIONAL
JAKARTA Wacana penerapan hukuman mati bagi koruptor kembali menuai perdebatan. Sejumlah aktivis hak asasi manusia (HAM) menolak usulan t
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah memberikan kemudahan bagi pesantren dan sekolah berbasis keagamaan berasrama dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi
NASIONAL