Bobby Nasution Dorong Pemkab Kolaborasi Percepat Bangun Huntap
TAPTENG Penanganan pascabencana di Sumatera Utara (Sumut) terus dikebut. Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution, mendorong komitme
PEMERINTAHAN
JOMBANG – Kepolisian Resor (Polres) Jombang, Jawa Timur, berhasil mengungkap kasus kematian tragis seorang balita berusia 3,5 tahun, yang diduga menjadi korban penganiayaan dan pencemaran dengan racun tikus. Balita tersebut, yang dikenal dengan inisial KA, ditemukan meninggal pada Kamis (12/12/2024) dini hari. Polisi telah menangkap dua orang yang diduga terlibat dalam kematian anak malang itu.
Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Margono Suhendra, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengamankan dua pelaku yang diduga bertanggung jawab atas peristiwa ini. Kedua pelaku yang ditangkap adalah JG (23) dan AZ (20). “Kami telah meringkus dua orang terduga pelaku, yakni JG dan AZ, yang terlibat dalam kasus ini,” ujar Margono saat konferensi pers di Mapolres Jombang pada Jumat (13/12/2024).
Kasus bermula dari hubungan pribadi antara ibu korban, TIP (28), dengan terduga pelaku JG. Menurut keterangan polisi, TIP dan suaminya telah berpisah, dan dalam keadaan tersebut, TIP menjalin hubungan dengan JG. Dalam proses pendekatan, TIP memberi syarat kepada JG agar ia terlebih dahulu mendekati anak-anaknya sebelum hubungan mereka dapat berlanjut.“Untuk dapat mendekati ibu korban, terduga JG harus mendekati anak-anak TIP terlebih dahulu, dan dia menyanggupinya,” kata Margono. Namun, saat mendekati anak pertama TIP, usaha JG berhasil, sedangkan pendekatannya kepada KA, anak kedua TIP, gagal. KA yang masih balita seringkali berperilaku nakal, yang diduga membuat JG semakin emosi.Luapan emosi yang tidak terkendali kemudian membuat JG merencanakan pembunuhan terhadap KA. Ia pun mengajak rekannya, AZ, untuk turut serta dalam rencana jahat tersebut. Keduanya kemudian memesan racun tikus cair secara online untuk digunakan dalam aksi mereka.Setelah menerima paket berisi racun tikus, JG bersama AZ menginap di rumah TIP, tempat di mana KA tinggal. Mereka kemudian melaksanakan rencana mereka dengan mencampurkan racun tikus ke dalam makanan atau minuman yang diberikan kepada korban. Polisi menduga bahwa racun tikus itu menjadi penyebab utama kematian KA.
TAPTENG Penanganan pascabencana di Sumatera Utara (Sumut) terus dikebut. Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution, mendorong komitme
PEMERINTAHAN
PADANGSIDIMPUAN Jajaran Polres Padangsidimpuan mengikuti kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) perkembangan Situasi Keamanan dan Ketertib
NASIONAL
DENPASAR Personel Polda Bali yang tergabung dalam Satgas Preventif Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) Agung2026 melaksanakan patroli dialog
NASIONAL
JAKARTA Wakil Presiden ke10 dan ke12 Jusuf Kalla (JK) menyampaikan kesedihan mendalam atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah
POLITIK
DENPASAR Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Suwung resmi ditutup total mulai 1 Maret 2026. Penutupan ini merupakan tindak lanjut kebijakan Ke
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa impor produk pertanian senilai USD4,5 miliar atau setara Rp75 triliun dari Amerika Serikat
EKONOMI
JAKARTA Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, menilai niat Presiden Prabowo Subianto untuk menjadi fasilitator konflik antara Amerika
POLITIK
BANDA ACEH Sebanyak 249 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri Angkatan ke83/WPS resmi menyelesaikan tugas Pen
NASIONAL
JAKARTA Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera menargetkan seluruh pengungsi yang ma
NASIONAL
ISFAHAN, IRAN Ribuan warga memadati Lapangan NaqsheJahan di kota bersejarah Isfahan, Minggu (1/3/2026), untuk memberikan penghormatan
INTERNASIONAL