Gempar Mayat Terborgol Dikaitkan Dapur MBG di Kendal, BGN Langsung Pasang Badan
KENDAL Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bangunan tempat ditemukannya jenazah Donna Nuzulul Aditya (29) di Kabupaten Kendal, Jawa Tenga
PERISTIWA
MEDAN— Tim gabungan dari Unit Regident Satlantas dan Unit Tipidsus Sat Reskrim Polrestabes Medan berhasil meringkus dua pelaku pembuat Surat Izin Mengemudi (SIM) palsu dalam sebuah penggerebekan serentak di dua lokasi berbeda, Jumat (23/5) sekitar pukul 11.00 WIB.
Dua tersangka, masing-masing berinisial OIM (48), warga Jalan H Mohammad Said, dan IML (42), warga Jalan Dorowati, keduanya berdomisili di Kecamatan Medan Perjuangan, ditangkap berdasarkan laporan masyarakat terkait aktivitas pembuatan SIM ilegal di kawasan Jalan Mahoni, Medan Timur.
Dari hasil pengembangan, petugas kepolisian berhasil mengamankan tersangka IML yang sedang mencetak SIM palsu di sebuah warnet di Jalan IAIN, tepat di depan Kampus UIN Sumatera Utara.
Dari tangan kedua pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain: tiga lembar SIM palsu, satu lembar STNK, satu BPKB, dua unit ponsel Android, uang tunai Rp700.000, alat cetak seperti pisau cutter, gunting, kertas stiker bening, kertas pasir halus, serta data 32 calon pemohon SIM palsu.
Kepada penyidik, OIM mengaku baru pertama kali terlibat dalam praktik pemalsuan SIM bersama IML.
Namun, keterangan tersebut masih didalami penyidik karena dari hasil penggerebekan ditemukan banyak data pemohon dan peralatan cetak yang menunjukkan aktivitas sudah berlangsung cukup lama.
"Kami hanya sekali-sekali saja buat SIM, sudah berjalan sekitar satu tahun," ujar OIM saat diinterogasi petugas.
Kedua tersangka kini ditahan di Sat Reskrim Polrestabes Medan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Sementara itu, Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP I Made Parwita belum memberikan komentar resmi atas kasus ini dan menyatakan akan ada konferensi pers yang dipimpin oleh Kasat Reskrim.
Namun demikian, ia mengimbau masyarakat agar tidak tergiur tawaran dari calo yang mengaku bisa mempercepat proses pembuatan atau peningkatan golongan SIM.
"Jangan mudah percaya pada calo. Ikuti semua prosedur resmi dan laporkan kepada petugas bila menemukan praktik ilegal," tegas AKBP I Made Parwita.
Kiat Menghindari Calo:
- Tolak dengan tegas tawaran dari calo.
- Ikuti prosedur pembuatan SIM secara resmi di Satpas.
- Jangan memberikan uang kepada pihak yang tidak berwenang.
- Laporkan aktivitas calo ke pihak kepolisian.
- Tips Membuat SIM Resmi dengan Mudah:
- Penuhi seluruh persyaratan administrasi.
- Pelajari materi ujian teori secara konsisten.
- Latihan praktek mengemudi secara rutin.
- Datang lebih awal ke lokasi Satpas untuk menghindari antrean panjang.
"Dengan mengikuti prosedur resmi, masyarakat tidak hanya membantu pemberantasan praktik ilegal, tetapi juga menjamin keabsahan dokumen kepemilikan SIM," pungkas Kasat Lantas.*
(wp/a008)
KENDAL Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bangunan tempat ditemukannya jenazah Donna Nuzulul Aditya (29) di Kabupaten Kendal, Jawa Tenga
PERISTIWA
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution mengusulkan pembukaan jalur laut dengan pengiriman skala kecil tetapi lebih rutin ser
EKONOMI
KISARAN Satu rumah milik Ikhram di Jalan Pramuka, Gang Family, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, hangus terbakar
PERISTIWA
DELI SERDANG Tiga pemuda ditangkap Unit Reserse Mobile (Resmob) Sat Reskrim Polrestabes Medan karena diduga terlibat pembegalan terhadap D
HUKUM DAN KRIMINAL
DELI SERDANG Tiga pemuda ditangkap polisi karena diduga membegal sepeda motor milik Dachyar Siregar (62) di Jalan Rahayu, Desa Sei Rotan,
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seorang pasien klinik gigi di Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, kaget saat mendapati sepeda motor Honda Scoopy miliknya hilang sete
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Tim gabungan yang terdiri dari Polda Sumatera Utara, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumut, TNI, dan Satpol PP menggerebek l
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Akademisi Universitas Sumatera Utara (USU), Roy Fachraby Ginting, mengapresiasi program tebus ijazah yang dijalankan Wali Kota Medan
PENDIDIKAN
JAKARTA Baterai iPhone cepat habis bisa mengganggu aktivitas, terutama ketika pengguna sedang bepergian dan tidak memiliki akses ke sumber
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Pemerintah menghormati putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Kepala Ba
POLITIK