Remaja Tenggelam di Sungai Ular, Seragam SMA Sudah Dibeli, Keluarga Masih Menanti Keajaiban
SERDANG BEDAGAI Seorang remaja yang dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Ular, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera
PERISTIWA
TAPANULI SELATAN - SMK Negeri 1 Angkola Sangkunur, yang terletak di Kabupaten Tapanuli Selatan, merupakan salah satu Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan (SMK PK) yang bertujuan meningkatkan mutu dan kinerja pendidikan vokasi.
Fokus utama program ini adalah pengembangan kompetensi keahlian yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, sehingga lulusan yang dihasilkan lebih unggul, kompeten, dan siap bekerja di bidangnya masing-masing.
Di SMKN 1 Angkola Sangkunur, program Pusat Keunggulan yang dikembangkan adalah budidaya ikan jurung, spesies ikan endemik yang berasal dari wilayah Tapanuli Selatan.
Program ini mendapat dukungan pendanaan dari pemerintah pusat melalui APBN Tahun 2024, dengan total anggaran sekitar Rp1,5 miliar.
Namun, ironisnya, program yang seharusnya menjadi tonggak peningkatan kualitas sumber daya manusia ini justru diduga disalahgunakan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, dana sebesar Rp1,5 miliar yang diperuntukkan bagi pengembangan perikanan darat tersebut diduga tidak sepenuhnya digunakan sebagaimana mestinya.
Dalam pelaksanaan program, muncul dugaan bahwa anggaran tersebut "raib" akibat praktik penyelewengan yang melibatkan sejumlah petinggi sekolah, termasuk Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum.
Indikasi adanya kongkalikong antara pimpinan sekolah dan oknum-oknum terkait memperkuat dugaan bahwa kegiatan pengembangan perikanan jurung tersebut difiktifkan.
Temuan di lapangan menunjukkan bahwa tidak terdapat fasilitas Teaching Factory (TEFA), tidak ada kolam atau budidaya ikan jurung yang seharusnya menjadi inti program, dan tidak tampak hasil nyata dari pelaksanaan kegiatan tersebut.
"Lalu apa indikator keberhasilan program ini? Tidak ada TEFA, tidak ada ikan jurung, dan siswa tidak memperoleh pelatihan yang dijanjikan," ujar salah seorang warga yang tinggal di sekitar sekolah.
Masyarakat sangat menyayangkan tindakan Kepala Sekolah SMKN 1 Angkola Sangkunur.
Apabila program ini dilaksanakan dengan benar, tentu akan sangat bermanfaat dalam meningkatkan kualitas dan keterampilan siswa, serta berdampak positif terhadap pengembangan SDM di Kabupaten Tapanuli Selatan.
"Anggaran sebesar itu dikelola asal-asalan. Program yang seharusnya membanggakan justru terkesan dikerjakan secara ecek-ecek. Ini sungguh mengecewakan," lanjut warga tersebut dengan nada kesal.
Atas kondisi ini, masyarakat berharap agar aparat penegak hukum di wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan segera melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMKN 1 Angkola Sangkunur.
Hal ini penting agar mereka dapat mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran Rp1,5 miliar tersebut secara hukum dan administratif.
Naim Nasution, Ketua Ikatan Mahasiswa dan Pemuda Peduli Sosial Tapanuli Selatan, turut mendesak aparat hukum untuk menindak tegas dan mengusut tuntas dugaan penyelewengan ini.
"Kami sangat menyayangkan tindakan para petinggi sekolah. Bagaimana pendidikan di Tapanuli Selatan bisa maju jika anggaran yang diperuntukkan untuk peningkatan keterampilan siswa justru disalahgunakan demi kepentingan pribadi?"
Ia menambahkan bahwa penegakan hukum yang tegas diperlukan agar kejadian serupa tidak terulang lagi di Bumi Dalihan Natolu.*
SERDANG BEDAGAI Seorang remaja yang dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Ular, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera
PERISTIWA
JAKARTA Pengguna Android ternyata dapat mengetahui sisa masa dukungan perangkat dengan cara yang cukup mudah. Informasi ini penting untu
SAINS DAN TEKNOLOGI
MEDAN Pemerintah Kota (Pemkot) Medan melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) memberikan program keringanan Pajak Bumi dan Bangunan (PB
EKONOMI
JAKARTA Komisi VIII DPR RI mengingatkan pemerintah untuk mengantisipasi potensi kenaikan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2027.
NASIONAL
KISARAN Kelangkaan semen dan besi mulai dirasakan di wilayah Kabupaten Asahan dan Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara. Kondisi tersebut me
EKONOMI
LANGKAT Penetapan Bupati Langkat Syah Afandin alias Ondim sebagai tersangka dugaan suap proyek dan gratifikasi oleh Komisi Pemberantasan
POLITIK
JAYAPURA TNI akan memperkuat pengamanan di sejumlah wilayah rawan di Papua dengan menambah penempatan aparat keamanan. Langkah ini diamb
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Hukum (Kemenkum) memastikan akan mempercepat proses permohonan kewarganegaraan bagi anakanak yang berstatus statele
NASIONAL
BANDA ACEH Sebanyak 141 peserta dinyatakan lulus terpilih dalam seleksi penerimaan Bintara Polri Tahun Anggaran 2026 di Polda Aceh. Sela
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bergerak cepat menindaklanjuti berbagai keluhan masyarakat saat menghadiri program Sapa W
PEMERINTAHAN