Usulan Anak Keluarga Mampu Tak Dapat MBG Dikritik, DPR Soroti Potensi Kecemburuan di Sekolah
JAKARTA Wacana pembatasan penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak dari keluarga mampu menuai perhatian DPR RI. Wak
NASIONAL
JAKARTA – Dua mahasiswa Universitas Trisakti yang positif narkoba usai aksi unjuk rasa peringatan reformasi 21 Mei 2025 di depan Balai Kota Jakarta, kini menjalani rehabilitasi.
Keduanya, berinisial ICW dan JNP, direhabilitasi selama kurang lebih tiga bulan setelah dinyatakan layak berdasarkan hasil asesmen dari Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya.
"Dari hasil asesmen, mereka berdua itu bisa direhabilitasi, dan saat ini sedang menjalani rehabilitasi," ujar Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya AKBP Reonald Simanjuntak kepada wartawan, Sabtu (31/5/2025).
Selain mereka, satu mahasiswa lainnya berinisial ZFP juga positif narkoba dan diduga terlibat dalam kericuhan.
ZFP masih menunggu proses asesmen lebih lanjut untuk menentukan apakah ia akan direhabilitasi atau dikenai sanksi hukum lebih berat.
Total terdapat 16 mahasiswa Universitas Trisakti yang ditetapkan sebagai tersangka atas kericuhan yang terjadi saat aksi demo tersebut.
Meski begitu, pihak kepolisian telah mengabulkan permohonan penangguhan penahanan terhadap seluruh tersangka dengan syarat wajib lapor dua kali seminggu.
"Mereka masih menjalani perkuliahan dan ada yang sedang ujian. Kami juga mempertimbangkan jaminan dari keluarga dan janji para mahasiswa untuk tidak mengulangi perbuatannya," tambah Reonald.
Demo yang awalnya berjalan damai itu berubah ricuh saat massa mencoba mendobrak pintu masuk Balai Kota dan menerobos masuk ke area dalam kantor menggunakan sepeda motor.
Sekitar pukul 16.40 WIB, terjadi insiden pengadangan kendaraan pejabat negara dan pemukulan terhadap aparat kepolisian, mengakibatkan tujuh anggota Sabhara mengalami luka-luka.
Direktur Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, mengatakan bahwa unjuk rasa ini merupakan bagian dari aspirasi mahasiswa agar negara mengakui dan bertanggung jawab atas tragedi reformasi 1998.
"Sudah lama sivitas akademika Trisakti berharap ada pengakuan negara atas gugurnya mahasiswa saat reformasi 1998," ucapnya.
Meski penahanan ditangguhkan, pihak kepolisian memastikan proses hukum tetap berjalan terhadap para mahasiswa yang terlibat.*
(km/a008)
JAKARTA Wacana pembatasan penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak dari keluarga mampu menuai perhatian DPR RI. Wak
NASIONAL
JAKARTA Ahli Hukum Perbankan sekaligus mantan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Yunus Husein, menilai duga
NASIONAL
Oleh Samuel F. SilaenDI tengah optimisme yang terus disampaikan pemerintah mengenai prospek ekonomi nasional, Indonesia sesungguhnya mengha
OPINI
GARUT Tragedi meninggalnya seorang siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs) saat mendampingi kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) d
PERISTIWA
JAKARTA Nilai tukar rupiah menutup perdagangan akhir pekan dengan kinerja impresif. Mata uang Garuda tercatat sebagai yang paling kuat d
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan laporan penolakan gratifikasi yang diajukan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni tel
NASIONAL
NIAS SELATAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution memerintahkan penanganan cepat terhadap seorang warga penderita tumor
KESEHATAN
MEDAN Politisi PDI Perjuangan Sumatera Utara Japorman Saragih menjagokan Tim Nasional Argentina untuk menjadi juara Piala Dunia 2026. Ia
OLAHRAGA
NIAS SELATAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menyampaikan kepeduliannya kepada keluarga nelayan di Kabupaten Nias S
PEMERINTAHAN
NIAS SELATAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution memperkenalkan kekayaan sejarah dan budaya Kepulauan Nias kepada Duta
PARIWISATA