Krisis Pangan Global Mengintai, Mentan Amran Sebut Konglomerat Dunia Diam-diam Serbu Sektor Pertanian
JAKARTA Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan, sejumlah konglomerat dunia diamdiam mulai berinvestasi di sektor pertanian
EKONOMI
NTB – Agus Buntung, pria yang dikenal dengan nama I Wayan Agus Suartama, kini menjadi sorotan setelah terungkapnya tindak kekerasan dan pelecehan seksual yang dilakukannya terhadap sejumlah wanita di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Meskipun tidak memiliki kedua tangan, Agus Buntung diketahui memiliki kekuatan fisik yang mengejutkan dan cukup untuk menakut-nakuti korban-korbannya.
Salah satu korban yang diberi nama samaran “Bunga” menceritakan kejadian yang menimpa dirinya di sebuah homestay di Mataram. Bunga yang semula dibawa ke tempat tersebut oleh Agus, mencoba melawan dan bersembunyi di kamar mandi setelah menolak keras ajakan Agus untuk berhubungan badan. Namun, meskipun kondisinya tanpa tangan, Agus tetap memaksa korban dan bahkan merusak pintu kamar mandi saat berusaha membukanya.
“Saya sempat dorong-dorongan di kamar mandi. Saya di dalam dia ngedorong pintu kamar mandi itu, tenaganya kuat walaupun dia nggak punya tangan,” ujar Bunga, yang mengungkapkan betapa kuatnya Agus, meskipun kekurangannya secara fisik. “Dia ngedorong sampai pintu kamar mandi rusak,” tambahnya.
Setelah memaksa korban untuk menyerahkan diri, Agus memberi pilihan yang sangat tidak manusiawi. Dia menyuruh Bunga untuk memberikan semua uang yang ada di dompetnya agar bisa keluar dari tempat tersebut dengan aman.
“Di kamar mandi juga bilang ‘saya bakal kasih kamu pergi tapi kasih saya uang dulu’. ‘Berapa saya kasih kamu?’ ‘Semua uang yang ada di dompet kamu’. Dia maksa-maksa,” jelas Bunga.
Meskipun Agus memaksa untuk mendapatkan uang, Bunga tetap menolak memberikan uangnya. Saat keluar dari kamar mandi, Agus kembali meminta uang dari Bunga, bahkan mengancam akan melaporkannya ke polisi.
“Di luar homestay dia maksa lagi, ‘Ini ada CCTV kamu bakal dilaporin, saya punya keluarga, paman saya polisi’,” kata Bunga, menggambarkan ancaman yang dilontarkan Agus.
Beruntung, Bunga mendapatkan bantuan dari penjaga homestay yang memberikan isyarat untuk segera pergi. “Penjaga homestay suruh saya pergi lewat isyarat tangannya,” kata Bunga, yang akhirnya bisa keluar dengan selamat.
Penyidik kini tengah melakukan rekonstruksi atau reka adegan untuk mengungkapkan detail kejadian yang terjadi di tiga lokasi, yakni Taman Udayana, Islamic Center, dan Nang’s Homestay, Mataram. Proses rekonstruksi ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas tentang tindakan Agus Buntung.
Dalam pengembangan kasus, terungkap bahwa Agus Buntung tidak hanya menggunakan kekerasan fisik, tetapi juga mengiming-imingi beberapa korbannya dengan emas 1 kilogram sebagai bagian dari manipulasi. Meskipun demikian, korban yang menjadi sasaran Agus tidak tertarik dan menolak tawaran tersebut.
Kasus pelecehan yang dilakukan oleh Agus Buntung ternyata tidak berhenti pada satu korban saja. Hingga kini, jumlah korban yang melaporkan tindakan pelecehan Agus Buntung terus bertambah, dengan lebih dari 15 wanita terlibat, termasuk tiga di antaranya adalah anak di bawah umur.
Penyelidikan terhadap Agus Buntung terus berlanjut, dengan aparat berwenang tengah menyelidiki kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam tindak pidana ini. Agus yang kini menjadi tersangka utama dalam kasus ini harus menghadapi ancaman hukum yang serius, mengingat jumlah korban yang terus bertambah dan sifat dari kejahatan yang dilakukannya.
(N/014)
JAKARTA Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan, sejumlah konglomerat dunia diamdiam mulai berinvestasi di sektor pertanian
EKONOMI
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) terus memperkuat tata kelola aset daera
PEMERINTAHAN
ACEH TENGAH Sejumlah desa di lima kecamatan di Aceh Tengah kembali dilanda banjir luapan akibat hujan deras yang mengguyur kawasan terse
PERISTIWA
GAZA Serangan udara kembali dilancarkan Israel Defense Forces (IDF) ke wilayah Jalur Gaza pada Senin, 6 April 2026, di tengah berlangsun
INTERNASIONAL
JAKARTA Istana Kepresidenan merespons santai video viral pengamat politik Saiful Mujani yang menyinggung soal menjatuhkan Presiden Pra
NASIONAL
JAKARTA Pengamat politik Saiful Mujani angkat bicara terkait potongan video viral yang menampilkan dirinya berbicara soal menjatuhkan
POLITIK
JAKARTA Isu perombakan Kabinet Merah Putih mencuat di tengah dinamika politik dan tekanan geopolitik global. Pihak Istana Kepresidenan m
NASIONAL
JAKARTA Mantan staf khusus Presiden ke7 RI, Andi Taufan Garuda Putra, menyatakan tidak mengetahui pokok perkara dalam kasus dugaan koru
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Dinamika internal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Medan kembali mencuat. Kader akar rumput PDIP Medan Amplas,
POLITIK
JAKARTA Ombudsman Perwakilan Provinsi Sumatera Utara tengah menjadi sorotan tajam setelah sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan
HUKUM DAN KRIMINAL