Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Namun, kecurigaan muncul dari pihak rumah sakit yang menemukan sejumlah kejanggalan pada tubuh korban.
Rumah sakit kemudian merekomendasikan agar dilakukan otopsi.
"Hasil otopsi menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan," ujar Kasi Humas Polres Kuansing, Iptu Razak.
Menurut Razak, AYS dan YP awalnya bekerja sebagai pengasuh anak dengan imbalan Rp1,2 juta per bulan.
Mereka dipercaya merawat korban karena menawarkan diri langsung kepada orangtua korban.
"Orangtua korban sempat beberapa kali menjenguk dan melihat kondisi anaknya baik-baik saja," jelas Razak.
Namun, fakta tragis kemudian terungkap saat korban meninggal dunia.
Polisi menyita sejumlah barang bukti, termasuk pakaian korban saat kejadian.
Kedua pelaku kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.*
(km/a008)
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.