Komisi X DPR Dukung Larangan AI Instan di Sekolah, Siswa Tak Boleh Malas Mikir
JAKARTA Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah yang melarang penggunaan kecerdasan
PENDIDIKAN
MEDAN -Kasus penembakan dua remaja oleh Kapolres Pelabuhan Belawan nonaktif AKBP Oloan Siahaan terus bergulir. Saat ini, Oloan masih menjalani penempatan khusus (patsus) di Propam Mabes Polri, Jakarta, sembari menunggu hasil investigasi lebih lanjut dari Mabes.
Hal ini disampaikan oleh Irwasda Polda Sumut Kombes Nanang Masbudhi, yang juga merupakan Ketua Tim Khusus (Timsus) untuk kasus ini. Ia mengatakan pihaknya masih menunggu arahan dari Mabes Polri terkait proses hukum pidana.
"Iya, masih (dipatsus) di Jakarta. Itu kewenangan Mabes, masih dalam proses," ujar Kombes Nanang, Jumat (20/6/2025).
Peristiwa penembakan terjadi pada Minggu dini hari, 4 Mei 2025, di kawasan Tol Belmera. Menurut penjelasan Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan, saat itu AKBP Oloan tengah dalam perjalanan pulang usai mengantisipasi potensi tawuran di wilayah Medan Belawan.
Saat memasuki Tol Belmera, mobil dinas Oloan diadang sekelompok remaja yang diduga sedang melakukan tawuran. Mereka membawa senjata tajam seperti celurit dan kelewang, dan melemparkan batu serta petasan ke arah mobil.
Setelah memberikan tembakan peringatan ke udara, Oloan melepaskan tembakan ke arah kerumunan untuk membela diri, yang menyebabkan dua remaja terkena tembakan:
M Suhada (15): terkena tembak di perut dan meninggal dunia keesokan harinya.
Basri (17): terkena tembakan di bagian tangan.
Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan telah membentuk tim khusus investigasi, serta melibatkan Kompolnas untuk turut memantau jalannya kasus. Selain itu, AKBP Oloan telah dinonaktifkan selama satu bulan, dan AKBP Wahyudi Rahman ditunjuk sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kapolres Pelabuhan Belawan.
"Seluruh proses ini masih dalam pantauan ketat. Kita pastikan transparansi dan akuntabilitas," ujar Irjen Whisnu dalam pernyataannya.
Masyarakat dan berbagai organisasi masyarakat sipil menuntut keadilan dan transparansi dalam kasus ini, khususnya karena menyangkut kematian anak di bawah umur dalam situasi non-perang.*
(dc/j006)
JAKARTA Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah yang melarang penggunaan kecerdasan
PENDIDIKAN
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah anggapan bahwa nilai tukar rupiah berada dalam kondisi hancur. Pernyataan terseb
EKONOMI
MEDAN Anggota DPRD Sumatera Utara Hendra Cipta meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk meninjau ulang kebijakan honor bagi Tenag
NASIONAL
JAKARTA Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menilai Iran merupakan bangsa Arya yang tidak mudah ditaklukkan, meski
INTERNASIONAL
JAKARTA Pemerintah Indonesia terus melaksanakan evakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) dari Iran. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI meny
NASIONAL
JAKARTA Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq membantah dirinya terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberanta
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto membuka Sidang Paripurna Kabinet di Istana Merdeka, Jumat (13/3/2026), untuk memastikan mudik Lebaran 2
NASIONAL
MEDAN Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan terus menyelidiki kasus pembunuhan seorang wanita berinisial RS (19) yang jasadnya
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa kondisi ekonomi Indonesia jauh dari yang disebut moratmarit. Pernyataan
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 27 orang, termasuk Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, dalam operasi tangkap tang
HUKUM DAN KRIMINAL