Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Ia mengaku tidak mengetahui secara langsung adanya pungli, namun membenarkan bahwa oknum tersebut sering terlihat melakukan penilangan di kawasan Jalan Palang Merah.
"Iya, oknum itu sering melakukan penilangan di daerah sini," lanjut Rudi.
Rudi juga mengungkapkan kekecewaannya. Ia mengaku pernah membantu polisi saat ban kendaraannya bocor tanpa meminta imbalan, namun pernah juga ditilang dalam kondisi yang menurutnya tidak adil.
"Kami ini tukang tambal ban, susah cari pelanggan. Pernah kami pulang malam, cuma nggak pakai helm langsung diminta Rp 100 ribu. Padahal saya sering bantu polisi kalau bannya bocor, ikhlas tanpa bayaran," ungkapnya.
Kasus ini menambah daftar panjang keluhan masyarakat terkait integritas aparat di lapangan.
Sejumlah netizen mendesak agar pihak kepolisian memberikan sanksi tegas dan terbuka kepada oknum yang bersangkutan apabila terbukti bersalah.
Hingga berita ini diterbitkan, video tersebut masih beredar luas di berbagai platform media sosial dan terus menuai komentar publik yang meminta keadilan dan reformasi dalam sistem penindakan lalu lintas.
Polrestabes Medan memastikan akan memberikan informasi lebih lanjut terkait hasil pemeriksaan Propam atas dugaan pungli yang mencoreng nama institusi tersebut.*
(tm/a008)
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.