Bantuan Rp241,6 Miliar dari Kemensos Disalurkan untuk Korban Pidie Jaya, Pemko Binjai Turut Dukung
BINJAI Pemerintah Kota Binjai mengikuti rapat koordinasi penyerahan bantuan Kementerian Sosial Republik Indonesia bagi korban bencana hi
NASIONAL
MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution, menyatakan sikap terbuka dan menghormati proses hukum yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumut, Topan Obaja Putra Ginting.
Bobby mengaku sangat menyayangkan penangkapan tersebut.
Ia menyebutkan bahwa Topan adalah pejabat ketiga di lingkungan Pemprov Sumut yang terseret kasus korupsi sejak dirinya menjabat sebagai gubernur.
"Yang pasti, ini OPD kami yang ketiga jadi tersangka dalam tindakan korupsi dan yang terakhir Pak Topan di OTT oleh KPK. Kami sangat menyayangkan, dan kami dari Pemprov menghargai keputusan dari KPK," ujar Bobby kepada wartawan, Senin (30/6/2025).
Dalam keterangannya, Bobby juga memberikan peringatan tegas kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Sumut agar tidak menyalahgunakan jabatan untuk kepentingan pribadi.
Menurutnya, setiap pejabat memiliki kewenangan, namun perlu adanya kontrol dan integritas diri dalam pelaksanaannya.
"Pasti semua peluang terbuka untuk melakukan tindak korupsi. Tapi sebaik-baiknya sistem yang kita buat, tetap harus dikontrol oleh diri sendiri. Karena apa yang kita lakukan, apa yang kita amanahkan, itu ada wewenangnya," jelas mantu Presiden ke-7 RI tersebut.
Bobby menegaskan, kewenangan yang diberikan negara harus dijalankan untuk kepentingan rakyat, bukan untuk memperkaya diri atau kelompok tertentu.
"Nah, wewenang ini yang kadang kita lalai. Jadi, kita selalu ingatkan jangan korupsi. Jangan ada lagi kelompok A, B, C. Tujuannya semua untuk masyarakat," tegasnya.
KPK sebelumnya menetapkan lima orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek infrastruktur jalan di Sumatera Utara.
Selain Kadis PUPR Sumut, Topan Obaja Putra Ginting, empat tersangka lain yang ditangkap yakni:
- Rasuli Efendi Siregar (RES), Kepala UPTD Gunung Tua Dinas PUPR Sumut
- Heliyanto (HEL), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker PJN Wilayah I Sumut
- M. Akhirun Efendi Siregar (KIR), Direktur Utama PT Dalihan Natolu Grup (DNG)
- M. Raihan Dalusmi Pilang (RAY), Direktur PT RN
Kelima tersangka terlibat dalam proyek pembangunan jalan di dua lembaga, yakni Dinas PUPR Sumut dan Satker Pembangunan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Sumut.
OTT dilakukan pada Jumat (27/6/2025), dengan dugaan adanya praktik suap atau gratifikasi terkait penunjukan proyek.
KPK menyatakan masih terus mendalami kasus tersebut dan tidak menutup kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam perkara ini.*
(mi/a008)
BINJAI Pemerintah Kota Binjai mengikuti rapat koordinasi penyerahan bantuan Kementerian Sosial Republik Indonesia bagi korban bencana hi
NASIONAL
BINJAI Anggota DPRD Kota Binjai Fraksi Partai PAN, Irwan, memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan untuk berbagi kebaikan kepada masyar
NASIONAL
JAKARTA Dokter Richard Lee akhirnya ditahan Polda Metro Jaya pada Jumat (6/3/2026) setelah mangkir dari beberapa panggilan pemeriksaan t
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Bupati Batu Bara, H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., bersama Wakil Bupati Syafrizal, S.E., M.AP., melakukan peletakan batu pe
PENDIDIKAN
ASAHAN Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar peringatan Malam Nuzulul Qur&039an 1447 Hijriah di Masjid Agung H. Achmad Bakrie Kisaran
AGAMA
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengimbau masyarakat dan pelaku pasar modal untuk tidak panik menanggapi penurunan Indeks
EKONOMI
DENPASAR Ribuan pecalang dari seluruh desa adat Bali mengikuti Gelar Agung Pacalang Bali Tahun 2026 di Lapangan Niti Mandala Renon, Denp
NASIONAL
JAKARTA Dunia musik Indonesia kembali berduka. Donny Fattah, salah seorang pendiri dan bassist band rock legendaris God Bless, meninggal
NASIONAL
DENPASAR Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, menegaskan bahwa pariwisata Bali harus teta
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak mengurangi anggaran pendidikan nasiona
PENDIDIKAN