
Tokoh Agama dan Polri Bersatu dalam Doa Bersama untuk Keamanan Sibolga
SIBOLGA Dalam upaya untuk memperkuat keamanan dan ketertiban di wilayah Kota Sibolga, Polres Sibolga menggelar kegiatan Doa Bersama yang
NasionalJAKARTA – Perusahaan penyedia layanan investasi aset kripto, PT Pintu Kemana Saja (Pintu), membantah keterlibatannya dalam kasus dugaan korupsi yang tengah ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), khususnya terkait dengan dugaan investasi dari salah satu tersangka dalam kasus akuisisi PT Jembatan Nusantara (JN) oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero).
Tersangka yang dimaksud adalah Adjie, pemilik PT JN, yang disebut-sebut pernah melakukan investasi melalui platform Pintu.
Dugaan tersebut muncul usai penyidik KPK memeriksa Direktur Utama PT Pintu Kemana Saja, Andrew Pascalis Adjiputro, pada Rabu (25/6/2025).
Baca Juga:
Melalui pernyataan resmi yang dirilis Selasa (8/7/2025), Public Relations Pintu, Yoga Samudera, menegaskan bahwa Adjie bukanlah pengguna, pelanggan, maupun mitra dari perusahaan.
"PT Pintu Kemana Saja (PINTU) menegaskan bahwa tersangka dalam kasus yang sedang didalami KPK bukan merupakan pengguna, pelanggan, ataupun mitra dari kami," kata Yoga dalam keterangan tertulis.
Baca Juga:
Lebih lanjut, Pintu menyampaikan dukungan penuh terhadap proses hukum yang tengah dijalankan oleh lembaga antirasuah tersebut.
Menurut Yoga, sejumlah pihak dari Pintu telah diperiksa sebagai saksi dan kooperatif memberikan data serta informasi yang diperlukan oleh penyidik.
"Kami diminta hadir sebagai saksi dan sejak awal bersikap sangat kooperatif. Dukungan masyarakat dan pengguna kepada kami juga sangat positif," ujar Yoga.
Pintu juga menyampaikan keyakinannya bahwa industri kripto akan berkembang secara sehat dan berintegritas jika pelaku usaha bersikap transparan serta aktif dalam mendukung pemberantasan kejahatan keuangan.
Sebelumnya, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa penyidik tengah mendalami dugaan adanya aliran dana dari hasil korupsi ke dalam aset kripto, termasuk melalui platform Pintu.
Meski demikian, ia tidak merinci apakah KPK akan menyita aset tersebut.
"Jika terbukti aset berasal dari tindak pidana korupsi, maka tentu akan dilakukan penyitaan sebagai bagian dari upaya pemulihan kerugian negara," ujar Budi.
SIBOLGA Dalam upaya untuk memperkuat keamanan dan ketertiban di wilayah Kota Sibolga, Polres Sibolga menggelar kegiatan Doa Bersama yang
NasionalTAPANULI SELATAN Bantuan bibit padi yang disalurkan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Tapanuli Selatan kepada Kelompok Tani Segar di Kelura
Pertanian AgribisnisJAKARTA Di tengah gelombang demonstrasi besar yang berlangsung di kompleks DPR/MPR Senayan pekan ini, dua anggota DPR RI, Ahmad Sahroni
NasionalTAPANULI SELATAN Pemerintah Kecamatan Arse, Kabupaten Tapanuli Selatan, kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga d
EkonomiMAUMERE Kodim 1603/Sikka melalui Koramil 160301/Alok kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kesejahteraan masyarakat dengan menyalu
EkonomiDENPASAR Dalam upaya mempererat sinergi dan memperkuat ikhtiar menjaga situasi kamtibmas yang kondusif, Polsek Denpasar Timur (Dentim) m
NasionalDENPASAR Kepolisian Daerah (Polda) Bali mengerahkan personel gabungan dari berbagai satuan kerja dalam rangka pengamanan kegiatan unjuk
NasionalPADANGSIDIMPUAN Suasana khidmat menyelimuti hari kedua kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2025 di Universi
PendidikanWASHINGTON Sebagian besar tarif impor yang diberlakukan Presiden ke45 Amerika Serikat, Donald Trump, dinyatakan tidak sah oleh pengadil
InternasionalJAKARTA Anggota Komisi II DPR RI, Muhammad Khozin, menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu penjelasan lebih rinci dari Pemerintah ter
Pemerintahan