Pigai: Jangan Percaya Lembaga Survei di Indonesia, Banyak yang Abal-Abal
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengkritik lembaga survei di Indonesia yang menilai kinerja Kementerian HAM masih
NASIONAL
MEDAN– Personel Reskrim Polsek Medan Tembung Polrestabes Medan berhasil mengungkap sindikat penggelapan mobil rental yang melibatkan oknum pegawai negeri sipil (PNS) di Kejaksaan Negeri Lubuk Pakam dan seorang wanita. Penangkapan ini dilakukan pada Senin (2/12/2024), setelah melalui penyelidikan intensif.
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Gidion Arif Setyawan dalam keterangannya di Mapolsek Medan Tembung, Sabtu (7/12/2024) malam, mengungkapkan bahwa pihaknya menangkap dua pelaku yang terlibat dalam sindikat ini. Mereka adalah oknum PNS berinisial R (45) yang berdomisili di Jalan Namorambe Perum Pemda, Desa Pagar Merbau III, Lubuk Pakam, dan seorang wanita berinisial W (44), warga Dusun VIII Perum Griya Alam Asri, Desa Medan Senembah, Tanjung Morawa.
Dari pengungkapan ini, polisi menyita sejumlah barang bukti, termasuk enam unit mobil rental yang diduga digelapkan oleh kedua pelaku. Polisi juga mengungkapkan modus operandi yang digunakan oleh pelaku W. Ia meminjam atau merental mobil dari korban dengan jangka waktu sebulan. Setelah itu, mobil yang dipinjamkan oleh korban, salah satunya milik Jonathan Hasiolan Aritonang (24) yang merupakan warga Jalan Seriti X, Kel. Kenangan, Kec. Percut Seituan, diserahkan kepada pelaku R.”Setelah mobil diserahkan oleh pelaku W kepada R, mobil tersebut kemudian dijual atau digadaikan dengan harga bervariasi di tempat yang berbeda-beda. Para korban tidak mengetahui bahwa mobil mereka telah hilang setelah diserahkan,” jelas Kapolrestabes.
Polisi berhasil mengidentifikasi modus ini melalui keterangan dari para korban yang melapor setelah mobil mereka tidak kembali. Saat ini, kedua pelaku masih dalam proses pemeriksaan dan disangka melanggar Pasal 378 dan atau 372 KUHPidana tentang penipuan dan penggelapan, dengan ancaman hukuman penjara hingga 4 tahun.Peristiwa ini menjadi perhatian publik karena melibatkan oknum PNS yang seharusnya menjadi teladan bagi masyarakat. Polisi berkomitmen untuk terus mengungkap jaringan sindikat serupa yang merugikan banyak pihak. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam melakukan transaksi rental atau sewa kendaraan.Kasus ini sedang berkembang dan pihak kepolisian akan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menangkap pihak-pihak lain yang terlibat. (JOHANSIRAIT)
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengkritik lembaga survei di Indonesia yang menilai kinerja Kementerian HAM masih
NASIONAL
PEMATANGSIANTAR Seorang pengemudi mobil, Sapriadi (47), diamuk warga setelah diduga meninggalkan lokasi kecelakaan lalu lintas di Kota P
PERISTIWA
MANGGARAI TIMUR Video Camat Lamba Leda Utara, Agustinus Supratman, yang terlihat emosional saat berdebat dengan petugas Badan Nasional P
PERISTIWA
SURABAYA Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengancam akan mengumumkan nama partai politi
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi kegiatan Transformasi HKBP yang digelar Huria Kristen Batak Protestan (HKBP
PEMERINTAHAN
DAIRI Polisi mengungkap alasan RS, 52 tahun, yang diduga menganiaya dua anak berinisial AGP, 7 tahun, dan AP, 6 tahun, di Kabupaten Dair
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meninjau kondisi ratusan warga korban angin puting beliung di Kecamatan Medan Johor, Kota M
NASIONAL
MEDAN Polda Sumatera Utara menjelaskan alasan AKP Fadlun Al Fitri tidak dijatuhi sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) meski t
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan Polri telah mengantongi sejumlah nama yang diduga terlibat dalam kebakaran huta
HUKUM DAN KRIMINAL
BATAM Badan Narkotika Nasional (BNN) RI mengungkap adanya keterkaitan antara kasus penyelundupan 2,6 ton sabu cair dan 1,3 ton ketamin d
HUKUM DAN KRIMINAL