Pangdam XXI/RI Hadiri Baksos Imlek 2026 di Bandar Lampung, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan
BANDAR LAMPUNG Panglima Komando Daerah Militer XXI/RI, Kristomei Sianturi, menghadiri kegiatan bakti sosial dalam rangka perayaan Tahun
NASIONAL
MEDAN - Seorang pria bernama RL alias Iwan (41), yang berprofesi sebagai tukang servis CCTV, ditangkap polisi setelah membunuh seorang nenek bernama Amima Agama (72), yang merupakan pelanggan tetapnya sejak tahun 2016. Aksi keji ini terjadi setelah pelaku gagal meminjam uang senilai Rp 3 juta dari korban.
Dalam konferensi pers yang digelar Polrestabes Medan, Jumat (26/7), Iwan mengaku bahwa aksinya tidak direncanakan dan dipicu oleh penolakan korban saat dirinya meminjam uang untuk membayar sewa rumah.
"Nggak ada (niat membunuh). Saya pinjam uang, tapi ibu itu teriak keras saat saya todong pakai pisau cutter, jadi saya panik," ujar Iwan.
Pelaku mengatakan dirinya membutuhkan uang Rp 3 juta untuk menyewa rumah. Karena korban menolak, Iwan lantas menodong korban dengan pisau cutter. Saat korban berteriak minta tolong, pelaku kalap dan menghabisinya.
Setelah melakukan pembunuhan, pelaku masuk ke kamar korban dan membongkar lemari menggunakan tespen. Dari lemari tersebut, Iwan mengambil sejumlah uang dan perhiasan emas milik korban.
"Saya nggak tahu isi lemari, cuma feeling saya bongkar. Ternyata ada uang luar (valas) dan emas," katanya.
Tak hanya mengambil uang dan emas, pelaku juga mencuri ponsel milik korban. Untuk menghilangkan jejak, ponsel itu kemudian ia berikan kepada seorang tukang becak yang sedang tertidur di Jalan Nibung.
"Saya kasih ke tukang becak biar nggak bisa dilacak, biar nggak ada yang hubungi saya," jelasnya.
Usai melancarkan aksinya, Iwan melarikan diri hingga akhirnya ditangkap pada Rabu (26/7) di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan.
Kapolrestabes Medan Kombes Gidion Arif Setyawan mengecam keras tindakan pelaku yang dinilai sangat bengis, mengingat korban mengenal pelaku sejak lama.
"Ini bukan orang asing. Sejak 2016 dia servis CCTV di rumah korban. Sangat kejam, karena dilakukan oleh orang yang dipercaya," tegas Gidion.
Saat ini pelaku ditahan dan dijerat dengan pasal pembunuhan berencana dan pencurian dengan kekerasan. Proses hukum masih terus berjalan.*
BANDAR LAMPUNG Panglima Komando Daerah Militer XXI/RI, Kristomei Sianturi, menghadiri kegiatan bakti sosial dalam rangka perayaan Tahun
NASIONAL
MEDAN Bulan Ramadan segera tiba, umat Islam pun bersiap menjalankan ibadah sunnah yang khas di bulan penuh berkah, salah satunya Sholat Ta
AGAMA
JAKARTA Pemerintah resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan ini diambil dalam sidang isbat
NASIONAL
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa target pembukaan 19 juta lapangan kerja di era pemerintahan Presiden Prabowo
EKONOMI
JAKARTA Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr Piprim Basarah Yanuarso, SpA, resmi dipecat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) ole
KESEHATAN
JAKARTA Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menjelaskan pemindahan lokasi Sidang Isbat 1 Ramadan 1447 H ke Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, b
NASIONAL
JAKARTA Umat Muslim di berbagai negara bersiap menyambut Ramadan 1447 Hijriah. Tahun ini, durasi puasa di belahan bumi utara terbilang l
NASIONAL
JAKARTA Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah negara memutuskan untuk mengubah nama resmi mereka. Langkah ini dilakukan dengan beragam a
NASIONAL
TANGSEL Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan lanjutan terkait dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan D
HUKUM DAN KRIMINAL
DENPASAR Forum Sinergi Komunitas Merah Putih (FSKMP) menyatakan akan melaporkan Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, ke kepol
HUKUM DAN KRIMINAL