Bupati Simalungun Temui Menteri Pertanian, Dapat Dukungan Bibit untuk 22.000 Hektar Sawah Baru
JAKARTA Bupati Kabupaten Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Pertanian di Jakarta, Kamis (
NASIONAL
JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga bahwa mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sumatra Utara, Topan Obaja Ginting (TOP), tidak bertindak seorang diri dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait proyek pembangunan jalan di wilayah Sumut.
Pelaksana tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyampaikan bahwa penyidik mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang memberi perintah kepada Topan untuk menerima suap dari proyek-proyek tersebut.
"Kami menduga Topan tidak bekerja sendiri. Penelusuran sedang dilakukan untuk mengetahui apakah ia berkoordinasi atau menerima perintah dari pihak tertentu," ujar Asep dalam keterangannya, Senin (28/7/2025).
Menurut Asep, penyidikan saat ini berfokus pada dua aspek penting, yakni alur perintah dan aliran dana.
Keduanya menjadi kunci untuk membuktikan dugaan keterlibatan pihak lain, termasuk kemungkinan adanya aktor dari unsur pejabat daerah.
"Uang yang ditemukan menjadi bukti awal yang penting untuk mengurai perintah dan peran pihak lain dalam kasus ini," kata Asep.
Jika Topan tidak memberikan keterangan lebih lanjut, KPK akan mencari informasi dari pihak lain serta mendalami barang bukti elektronik yang kini sedang diperiksa di laboratorium forensik.
Dalam proses penyidikan, KPK juga telah memeriksa istri Topan, Isabella Pencawan, pada Senin (21/7/2025), sebagai saksi terkait penemuan uang tunai sebesar Rp2,8 miliar yang ditemukan saat penggeledahan rumah mereka.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa pemeriksaan Isabella difokuskan untuk mengklarifikasi sumber uang tersebut serta keterkaitannya dengan dugaan suap proyek jalan di Sumut.
Topan Obaja Ginting merupakan tersangka yang terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Kamis malam (26/6/2025) di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.
Selain Topan, KPK juga menangkap empat orang lainnya, yakni:
1. Rasuli Efendi Siregar (RES) – Kepala UPTD Gunung Tua
2. Heliyanto (HEL) – Pejabat Pembuat Komitmen Satker PJN Wilayah I Sumut
3. M Akhirun Efendi Siregar (KIR) – Direktur Utama PT DNG
4. M Raihan Dalusmi Pilang (RAY) – Direktur PT RN
Kelima orang ini kini telah dibawa ke Jakarta untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.
KPK menegaskan komitmennya untuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat dalam praktik suap pada proyek-proyek infrastruktur tersebut.
Dugaan adanya "aktor intelektual" yang memberi arahan kepada Topan tengah menjadi fokus penyelidikan.
Publik diminta bersabar dan mengikuti perkembangan kasus ini melalui kanal resmi KPK, sembari menunggu hasil pendalaman dan penyidikan lanjutan.*
(tt/a008)
JAKARTA Bupati Kabupaten Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Pertanian di Jakarta, Kamis (
NASIONAL
SIMALUNGUN Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke127 di Kabupaten Simalungun resmi ditutup Rabu (11/3/2026). Upacara penutupan
NASIONAL
MEDAN Percepatan revitalisasi Stadion Teladan Medan menjadi sorotan publik, seiring peluang Provinsi Sumatera Utara menjadi tuan rumah P
OLAHRAGA
BANDA ACEH Wakapolda Aceh, Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat Seulawah 2026 di lapangan Mapolda
NASIONAL
JAKARTA Indonesia masih mengandalkan impor minyak mentah dari beberapa negara untuk memenuhi kebutuhan energi nasional. Meski begitu, pe
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menahan mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, terkait kasus dugaan korupsi kuot
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Mantan Direktur Teknik PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Hosadi Apriza menjalani sidang perdana kasus dugaan korupsi pengadaan kapa
HUKUM DAN KRIMINAL
PONTIANAK Tim gabungan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Satgas Narcotic Investigation Center (NIC) berhasil mena
HUKUM DAN KRIMINAL
SOLO Peneliti forensik digital, Rismon Sianipar, menemui Presiden ke7 Joko Widodo di Solo, Kamis (12/3/2026), dalam rangka menyelesaika
NASIONAL
DUMAI Seorang guru Sekolah Dasar (SD) di Kota Dumai, Riau, Tika Plorentina (26), ditemukan tewas bersimbah darah di kontrakannya, Kamis
HUKUM DAN KRIMINAL