Wali Kota Tanjung Balai Mahyaruddin Salim Sampaikan Ucapan Dirgahayu ke-107 Damkar & ke-76 Satpol PP
TANJUNG BALAI Peringatan Dirgahayu ke107 Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) serta Dirgahayu ke76 Satuan Polisi Pamong Praja (
PEMERINTAHAN
JAKARTA — Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah, meminta agar kepolisian melanjutkan penyelidikan kasus meninggalnya diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan (ADP, 39), yang hingga kini masih menyisakan sejumlah kejanggalan.
Abdullah menekankan pentingnya mendengarkan aspirasi keluarga almarhum yang menolak kesimpulan polisi yang menyebut tidak ada unsur pidana maupun keterlibatan pihak lain dalam kematian ADP.
"Kita tidak bisa serta-merta menutup kasus ini. Jika keluarga keberatan dengan kesimpulan bunuh diri, maka suara mereka harus didengar. Polisi perlu menggali semua kemungkinan dan menuntaskan penyelidikan tanpa praduga," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (31/7).
Politikus dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menegaskan bahwa penegakan hukum harus mengedepankan kejelasan dan kepastian, terutama dalam kasus yang menyangkut keselamatan jiwa seorang aparatur sipil negara yang sedang menjalankan tugas diplomatik.
"Jika terdapat kejanggalan berdasarkan hasil investigasi, polisi harus membuka kembali ruang klarifikasi dan mendalami keterangan saksi lain maupun bukti yang ada," tambah Abdullah.
Dalam kesempatan yang sama, Abdullah juga mengimbau kepolisian untuk secara berkala menyampaikan perkembangan hasil penyelidikan kepada publik.
Hal ini penting agar spekulasi liar yang dapat merugikan keluarga almarhum maupun institusi negara dapat diminimalisir.
"Kita harus menghormati duka keluarga, sekaligus memastikan keadilan tetap berjalan. Ini bukan hanya soal individu, melainkan juga soal kepercayaan publik terhadap proses penegakan hukum," tutur Abdullah.
Kendati demikian, hasil penyelidikan kepolisian yang menyatakan tidak ditemukan unsur pidana dalam kasus kematian Arya Daru masih menyisakan teka-teki.
Kriminolog Universitas Indonesia (UI), Ardi Putra, menyoroti hilangnya gadget milik ADP, yakni Samsung Galaxy S22 Ultra, yang terakhir terlacak di Mal Grand Indonesia, Jakarta Pusat.
Menurut Ardi, kepolisian perlu menyelesaikan misteri ini agar publik mendapatkan gambaran yang lengkap dan jelas mengenai kasus tersebut.
"Masih ada potongan-potongan puzzle yang belum jelas diungkapkan," kata Ardi.
TANJUNG BALAI Peringatan Dirgahayu ke107 Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) serta Dirgahayu ke76 Satuan Polisi Pamong Praja (
PEMERINTAHAN
DENPASAR TP PKK Provinsi Bali memperkuat sinergi kerja sama pemberdayaan perempuan dan program inklusi sosial bersama Konsulat Jenderal
NASIONAL
LABUSEL Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan kembali melanjutkan rangkaian Safari Ramadhan sebagai wujud komitmen menghadirkan pemer
PEMERINTAHAN
LABUSEL Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, menerima kunjungan silaturahmi Kepala Badan Narkotika Nasional (
PEMERINTAHAN
PANGKALPINANG Momentum Ramadan dimanfaatkan Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya, untuk mempererat komunikasi dengan insan pers di
NASIONAL
MEDAN Pemerintah mempercepat pemulihan pascabencana melalui Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana
NASIONAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah kembali tertekan pada pembukaan perdagangan Rabu (4/3/2026), nyaris menyentuh angka Rp 17.000 per dollar Ameri
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona merah pada perdagangan Rabu (4/3/2026), melemah 77,26 poin atau 0,97 persen ke
EKONOMI
OlehRuben Cornelius SiagianPROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) lahir dari sebuah gagasan yang terdengar mulia, yaitu negara ingin memastikan
OPINI
JAKARTA Harga emas Antam 24 karat kembali mengalami penurunan setelah sebelumnya sempat naik imbas ketegangan geopolitik di Timur Tengah
EKONOMI