Bukan Main! Blending Batu Bara Kini Wajib Izin Langsung Menteri ESDM
JAKARTA Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menerbitkan aturan baru yang memperketat pengawasan praktik pencampuran atau b
EKONOMI
JAKARTA — Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah, meminta agar kepolisian melanjutkan penyelidikan kasus meninggalnya diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan (ADP, 39), yang hingga kini masih menyisakan sejumlah kejanggalan.
Abdullah menekankan pentingnya mendengarkan aspirasi keluarga almarhum yang menolak kesimpulan polisi yang menyebut tidak ada unsur pidana maupun keterlibatan pihak lain dalam kematian ADP.
"Kita tidak bisa serta-merta menutup kasus ini. Jika keluarga keberatan dengan kesimpulan bunuh diri, maka suara mereka harus didengar. Polisi perlu menggali semua kemungkinan dan menuntaskan penyelidikan tanpa praduga," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (31/7).
Politikus dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menegaskan bahwa penegakan hukum harus mengedepankan kejelasan dan kepastian, terutama dalam kasus yang menyangkut keselamatan jiwa seorang aparatur sipil negara yang sedang menjalankan tugas diplomatik.
"Jika terdapat kejanggalan berdasarkan hasil investigasi, polisi harus membuka kembali ruang klarifikasi dan mendalami keterangan saksi lain maupun bukti yang ada," tambah Abdullah.
Dalam kesempatan yang sama, Abdullah juga mengimbau kepolisian untuk secara berkala menyampaikan perkembangan hasil penyelidikan kepada publik.
Hal ini penting agar spekulasi liar yang dapat merugikan keluarga almarhum maupun institusi negara dapat diminimalisir.
"Kita harus menghormati duka keluarga, sekaligus memastikan keadilan tetap berjalan. Ini bukan hanya soal individu, melainkan juga soal kepercayaan publik terhadap proses penegakan hukum," tutur Abdullah.
Kendati demikian, hasil penyelidikan kepolisian yang menyatakan tidak ditemukan unsur pidana dalam kasus kematian Arya Daru masih menyisakan teka-teki.
Kriminolog Universitas Indonesia (UI), Ardi Putra, menyoroti hilangnya gadget milik ADP, yakni Samsung Galaxy S22 Ultra, yang terakhir terlacak di Mal Grand Indonesia, Jakarta Pusat.
Menurut Ardi, kepolisian perlu menyelesaikan misteri ini agar publik mendapatkan gambaran yang lengkap dan jelas mengenai kasus tersebut.
"Masih ada potongan-potongan puzzle yang belum jelas diungkapkan," kata Ardi.
JAKARTA Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menerbitkan aturan baru yang memperketat pengawasan praktik pencampuran atau b
EKONOMI
BOGOR Kejaksaan Agung (Kejagung) menyegel sebuah gudang penyimpanan motor listrik milik Badan Gizi Nasional (BGN) di kawasan Sentul, Kab
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Kodim
POLITIK
JAKARTA Pemerintah Aceh bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) membahas revisi UndangUndang Pemerintahan Aceh (UUPA) dalam sebua
PEMERINTAHAN
LABUHANBATU Kantor dan rumah dinas milik PT Agrinas Palma Nusantara (APN) di Desa Sukarame, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mengapresiasi pelaksanaan ibadah haji di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Sejumlah p
PEMERINTAHAN
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa Sekretaris sekaligus pendiri Indonesia Audit Watch (IAW), Iskandar Sitorus,
HUKUM DAN KRIMINAL
TANJAB TIMUR Bupati Tanjung Jabung Timur, Dillah Hikmah Sari, meminta aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai pemerintah dengan perjanji
PEMERINTAHAN
TANJAB TIMUR Bupati Tanjung Jabung Timur, Dillah Hikmah Sari, meninjau langsung kondisi jembatan di Kelurahan Mendahara, Kecamatan Menda
PEMERINTAHAN
TANJAB TIMUR Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Pemerintah Kabupaten Bungo resmi menjalin kerja sama melalui penandatanganan
PEMERINTAHAN