Prabowo Terima Dubes AS untuk ASEAN, Ini yang Dibahas
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menerima Duta Besar Amerika Serikat untuk ASEAN Kevin Kim dan Kuasa Usaha ad interim US Mission to ASE
NASIONAL
JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan tengah melakukan penyelidikan atas dugaan tindak pidana korupsi dalam pelaksanaan Program Makanan Tambahan (PMT) yang diperuntukkan bagi ibu hamil dan balita.
Program ini dijalankan oleh Kementerian Kesehatan RI pada periode 2016 hingga 2020, ketika kementerian tersebut dipimpin oleh Menkes Nila Moeloek dan dilanjutkan oleh Menkes Terawan Agus Putranto.
Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menjelaskan bahwa program PMT seharusnya bertujuan memberikan asupan nutrisi tambahan berupa biskuit bergizi dan premiks kepada ibu hamil dan anak-anak untuk menekan angka stunting.
Namun, KPK menduga terdapat praktik pengurangan kualitas dan kuantitas nutrisi dalam program tersebut.
"Yang seharusnya diberikan adalah makanan bergizi tinggi, namun yang didistribusikan justru campuran tepung dan gula. Ini tentu sangat memprihatinkan karena menyangkut kesehatan kelompok rentan," ujar Asep, Kamis (7/8/2025).
KPK menduga bahwa sejumlah pihak terlibat dalam praktik pengurangan komposisi bahan makanan, baik dari sisi nutrisi maupun jumlahnya, yang kemudian berdampak pada menurunnya kualitas makanan yang disalurkan kepada para penerima manfaat.
Hal ini juga berdampak pada penurunan harga pengadaan, yang patut diduga berkaitan dengan keuntungan pribadi atau kelompok tertentu.
Lebih lanjut, Asep menjelaskan bahwa akibat dari pengurangan tersebut, manfaat gizi dari PMT tidak tercapai secara optimal.
Bahkan ditemukan kasus ibu hamil yang mengalami masalah kesehatan menjelang persalinan karena konsumsi makanan tambahan yang tidak sesuai standar.
"Program yang seharusnya menyelamatkan generasi masa depan dari ancaman stunting malah berpotensi disalahgunakan. Ini menjadi perhatian serius kami," ujarnya.
Menanggapi penyelidikan tersebut, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes, Aji Rokomyanmas, menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh proses hukum yang tengah berjalan di KPK.
Ia menegaskan bahwa kasus tersebut terjadi sebelum masa kepemimpinan Menteri Kesehatan saat ini, Budi Gunadi Sadikin.
"Kami menghargai proses penyelidikan yang tengah dilakukan oleh KPK, dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwenang. Program tersebut terjadi pada periode 2016–2020, sebelum era kepemimpinan Menkes Budi," ujar Aji, Minggu (20/7/2025).
KPK hingga kini masih mendalami kasus tersebut dan belum menyampaikan identitas pihak-pihak yang akan dimintai pertanggungjawaban.
Proses penyelidikan terus dilakukan guna mengungkap adanya potensi kerugian negara serta dampak langsung terhadap masyarakat penerima manfaat program.
Kasus ini menjadi perhatian luas publik, mengingat program PMT merupakan bagian dari strategi nasional percepatan penurunan stunting, yang merupakan isu prioritas dalam pembangunan sumber daya manusia di Indonesia.*
(bb/a008)
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menerima Duta Besar Amerika Serikat untuk ASEAN Kevin Kim dan Kuasa Usaha ad interim US Mission to ASE
NASIONAL
JAKARTA Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY menegaskan bahwa kekuasaan bukan milik seseorang untuk selamanya. M
POLITIK
JAKARTA Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY mengatakan masyarakat perlu belajar dari pengalaman pemerintahan Pr
POLITIK
JAKARTA Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY mengakui masih banyak masyarakat yang menghadapi tekanan ekonomi di
EKONOMI
JAKARTA Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY meminta seluruh kader Demokrat tetap jujur melihat kondisi yang dir
POLITIK
JAKARTA PT Pupuk Indonesia (Persero) menjajaki rencana pengembangan fasilitas produksi pupuk urea di Rusia dengan kapasitas hingga 3,5 j
PERTANIAN AGRIBISNIS
MEDAN Seorang perempuan yang berprofesi sebagai Kepala Lingkungan (Kepling) di Kota Medan diamankan polisi karena diduga mengedarkan nar
HUKUM DAN KRIMINAL
TAPTENG Fraksi PDI Perjuangan DPRD Tapanuli Tengah membela Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu terkait polemik rendahnya penyerapan
PEMERINTAHAN
NIAS Gempa bumi dengan magnitudo 4,7 mengguncang Kabupaten Nias, Sumatera Utara, pada Sabtu malam, 5 September 2026.Berdasarkan informas
PERISTIWA
LUBUKPAKAM Sembilan ekor ikan koi milik Anita Nanda Sari, 30 tahun, dicuri dari kolam di samping rumahnya di Desa Limau Manis, Kecamatan
HUKUM DAN KRIMINAL