BREAKING NEWS
Senin, 16 Maret 2026

Kunjungan Rumah Duka Prada Lucky, Pangdam IX/Udayana: Proses Hukum Akan Ditegakkan dengan Tegas dan Transparan

Fira - Selasa, 12 Agustus 2025 07:45 WIB
Kunjungan Rumah Duka Prada Lucky, Pangdam IX/Udayana: Proses Hukum Akan Ditegakkan dengan Tegas dan Transparan
Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto, melaksanakan kunjungan duka ke rumah keluarga almarhum Prada Lucky Cepril Saputra Namo di Asrama Kuanino, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang, Senin (11/8). (foto: Fira/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

KUPANG – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto, melaksanakan kunjungan duka ke rumah keluarga almarhum Prada Lucky Cepril Saputra Namo di Asrama Kuanino, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang, Senin (11/8).

Kehadiran Pangdam merupakan bentuk empati dan dukungan moril kepada keluarga korban, sekaligus wujud tanggung jawab dan kepedulian pimpinan TNI terhadap prajuritnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Prada Lucky, seraya menegaskan bahwa peristiwa tragis ini merupakan kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi institusi TNI secara keseluruhan.

"Atas nama pribadi dan keluarga besar Kodam IX/Udayana, saya menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya. Kami berkomitmen untuk mengawal proses hukum secara tegas, transparan, dan berkeadilan," ujar Mayjen Piek Budyakto.

Pangdam menjelaskan bahwa pimpinan TNI, mulai dari Menteri Pertahanan RI, Panglima TNI, Wakil Panglima TNI, hingga Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), telah menginstruksikan pengusutan menyeluruh terhadap kasus ini.

Perintah tersebut kini telah ditindaklanjuti melalui proses penyidikan yang sedang berjalan di lingkungan Polisi Militer.

Sebanyak empat prajurit telah ditetapkan sebagai tersangka dan saat ini ditahan di Subdenpom Ende.

Selain itu, 16 prajurit lainnya masih dalam proses penyidikan intensif dan dalam waktu dekat juga akan ditahan.

"Terkait motif dan kronologi kejadian, masih dalam pendalaman oleh Polisi Militer Kodam IX/Udayana. Rekonstruksi segera akan dilaksanakan guna memperjelas rangkaian peristiwa," ungkap Pangdam.

Pihak keluarga, khususnya ayah almarhum, Serma Christian Namo, menyampaikan harapan agar proses hukum dijalankan secara adil dan terbuka.

Permintaan keluarga untuk keadilan ini, kata Pangdam, akan menjadi perhatian penuh Kodam IX/Udayana.

"Tidak ada perlindungan terhadap siapa pun yang terbukti bersalah. Siapa pun yang terlibat akan diproses dan dijatuhi sanksi sesuai ketentuan hukum militer. Proses ini akan dilakukan tanpa pandang bulu," tegasnya.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru