Jelang Lebaran, Presiden Prabowo Subianto Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Bireuen Aceh
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyalurkan bantuan bagi korban banjir di Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh menjelang Hari Raya Idulfit
NASIONAL
JAKARTA –Polres Metro Jakarta Selatan telah memeriksa isi handphone milik MAS (14), remaja yang diduga membunuh ayah dan neneknya di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Berdasarkan pemeriksaan, ponsel tersebut hanya berisi foto dan video lucu-lucuan serta materi pelajaran, tanpa indikasi hal mencurigakan.
“Jadi dari kasus yang terjadi kemarin, penyidik sudah membuka isi handphone. Itu yang mungkin harus kita cari di dalamnya apa saja dan menjadi barang bukti tentunya,” ujar Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi, kepada wartawan, Rabu (4/12/2024).
AKP Nurma menjelaskan, hasil pemeriksaan menunjukkan ponsel yang sering digunakan MAS berisi konten normal, seperti foto dan video yang bersifat hiburan ringan hingga materi pembelajaran.
“Di dalamnya, di handphone, yang jelas tidak ada yang aneh. Ada foto, kemudian video-video yang lucu-lucuan saja. Jadi tidak ada yang janggal di mata penyidik,” ungkap Nurma.
Ia juga menegaskan tidak ada aplikasi atau hal lain yang mencurigakan pada ponsel tersebut. “Aplikasi yang lain-lain tidak ada. Jadi pure anak ini belajar, banyak pelajaran-pelajaran yang dibukanya setiap hari,” tambahnya.
Selain memeriksa ponsel, pihak kepolisian juga telah memanggil tiga saksi dari pihak sekolah MAS, termasuk kepala sekolah, guru bimbingan konseling (BP), dan dewan guru. Langkah ini dilakukan untuk menggali informasi mengenai keseharian MAS selama mengikuti proses belajar-mengajar di sekolahnya.
Kasus MAS yang berusia 14 tahun ini menjadi sorotan setelah ia diduga membunuh ayah dan neneknya di rumah mereka di kawasan Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, pada Sabtu (30/11) dini hari. MAS bahkan sempat berupaya menyerang ibunya dalam kejadian tersebut.
Dugaan sementara menyebutkan bahwa tindakan keji ini dilakukan karena MAS mengalami tekanan mental akibat tuntutan akademis yang terlalu tinggi dari keluarganya. Informasi ini masih terus diselidiki oleh pihak kepolisian.
Kasus ini mengundang perhatian publik dan membuka diskusi mengenai kesehatan mental remaja, terutama dalam lingkungan yang penuh tekanan.
(N/014)
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyalurkan bantuan bagi korban banjir di Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh menjelang Hari Raya Idulfit
NASIONAL
BELAWAN PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Belawan menebar kebaikan di bulan suci Ramadhan dengan menyalurkan 1.250 paket semba
NASIONAL
JAKARTA PT Pertamina EP (PEP) Sangasanga Field menandai keberhasilan Graduation Day Kelas Bahasa Inggris Batch 1 bagi pelajar di Kecamat
PENDIDIKAN
LAMPUNG SELATAN Kejaksaan Republik Indonesia melalui Jaksa Intelijen (Jamintel) mendorong optimalisasi Program Jaksa Garda Desa (Jaga De
NASIONAL
JAKARTA Di tengah arus informasi digital yang deras dan ketegangan geopolitik global, Rahadi Wangsapermana muncul sebagai salah satu pem
NASIONAL
MANADO Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Sulawesi Utara, Suryadi, dilaporkan ke Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Po
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memimpin Rapat Koordinasi Pengawasan Program Prioritas Presiden Prabowo Subi
NASIONAL
JAKARTA Mantan staf khusus Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Ishfah Abidal Aziz (IAA) alias Gus Alex, memenuhi panggilan Komisi Pembera
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menutup secara resmi Ramadhan Fair XX Tahun 1447 Hijriah pada Senin (16/3/2026). Penyel
PEMERINTAHAN
BINJAI Polres Binjai meralat hasil tes urine terhadap pengemudi mobil Honda Brio berinisial M (24) yang menabrak beberapa lapak jualan d
HUKUM DAN KRIMINAL