Bisa Kasih Bintang 1-5! BGN Siapkan Aplikasi Rating Kinerja Dapur MBG Buat Sekolah: Biar Transparan
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan aplikasi rating untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Melalui aplikasi tersebut, kepala s
NASIONAL
Kediri – Terungkapnya tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan dan mutilasi Uswatun Khasanah (29) yang jasadnya ditemukan dalam koper di Ngawi, Jawa Timur, membuka fakta baru. TKP yang diduga menjadi lokasi eksekusi adalah sebuah kamar Hotel A di Kabupaten Kediri. Pantauan pada Minggu (26/1/2025), aparat kepolisian melakukan sterilisasi area dan memasang garis polisi di kamar 301, tempat korban menginap.
Kamar tersebut terletak di lantai satu dan memiliki akses langsung ke area luar, mempermudah keluar-masuk tamu. Seorang satpam hotel, Irfan, mengonfirmasi adanya kehadiran mobil Inafis sejak pagi hari untuk melakukan olah TKP. “Ada dua petugas yang datang dan memasang garis polisi,” ujarnya. Manajemen hotel masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian, sementara operasional hotel tetap berjalan seperti biasa.
Hingga kini, belum ada keterangan dari pihak hotel maupun tamu terkait aktivitas mencurigakan di sekitar kamar 301 sebelum insiden terjadi. Pelaku yang diduga merupakan kekasih korban telah ditangkap oleh aparat pada Minggu (26/1/2025) dini hari. Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur membenarkan penangkapan tersebut.
“Sudah kami tangkap. Kami belum bisa sampaikan banyak. Pelaku masih dibawa ke beberapa lokasi,” jelasnya. Kasus ini terungkap setelah koper berisi potongan tubuh korban ditemukan di sebuah selokan di Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, pada Kamis (23/1/2025). Potongan tubuh korban lainnya, termasuk kepala dan kaki, ditemukan di lokasi terpisah pada Minggu pagi.
Kepala korban ditemukan di Jurug Bang, Desa Slawe, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, dan dibungkus dalam plastik putih. Sementara itu, potongan kaki korban ditemukan di Jalan Ponorogo-Magetan, Desa Sampung, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo.
Hasil autopsi sementara menunjukkan korban meninggal akibat kekurangan napas yang diduga disebabkan oleh cekikan sebelum tubuhnya dimutilasi. Korban diketahui merupakan ibu dua anak asal Kelurahan Bence, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar. Kasus ini masih dalam penyelidikan intensif oleh pihak kepolisian untuk mengungkap detail kejadian. (trbn)
(christie)
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan aplikasi rating untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Melalui aplikasi tersebut, kepala s
NASIONAL
KARO Kasus dugaan keracunan massal siswa setelah menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, telah berlangsu
PERISTIWA
KISARAN Seorang siswa Taman Kanakkanak (TK) terjerumus ke dalam lubang mirip sumur di halaman belakang Masjid Agung Ahmad Bakrie, Kisaran
PERISTIWA
MEDAN Subdit I Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatera Utara menggagalkan pengiriman narkotika jenis sabusabu seberat 1
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN PSMS Medan membawa 23 pemain untuk menghadapi Adhyaksa FC Bekasi pada pekan ketiga Liga 2 Grup A 2026/2027. Laga tersebut akan berla
OLAHRAGA
MEDAN Harga sejumlah jenis cabai di Pasar Sukaramai, Kota Medan, mengalami kenaikan. Harga cabai merah kini mencapai Rp60 ribu per kilogra
EKONOMI
BANDA ACEH Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Banda Aceh mengamankan pria berinisial TF (24) yang diduga terlibat dalam kasus p
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menargetkan predikat Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) men
PEMERINTAHAN
MEDAN Dinas Perhubungan (Dishub) Sumatera Utara menyiapkan 33 unit bus perintis pada 2026 untuk melayani masyarakat di lima kabupaten. Bus
PEMERINTAHAN
MEDAN Anggota Komisi A DPRD Sumatera Utara Irham Buana Nasution menilai penutupan permanen Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karo Ber
PEMERINTAHAN