"Tough Guy", Sinyal Indonesia Penentu di BoP?
Oleh Michael F. Umbas. TIDAK semua pertemuan tingkat tinggi dunia melahirkan sejarah. Banyak di antaranya yang berlalu sekadar menjadi aja
OPINI
JAKARTA — Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer, yang akrab disapa Noel, ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan praktik pemerasan pada proses sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Penangkapan ini turut mengundang perhatian publik, terutama setelah sejumlah pernyataannya terkait pemberantasan korupsi kembali viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah ulang oleh akun Instagram @lambe_turah, Immanuel Ebenezer menyampaikan pandangan tegas mengenai pelaku korupsi.
Ia menegaskan bahwa pelaku korupsi seharusnya mendapat hukuman yang setimpal, bahkan hingga hukuman mati.
"Berani enggak sama-sama kita bikin fakta integritas, kalau menipu rakyat maka harus dihukum mati," ujarnya dalam rekaman tersebut, Kamis (21/8/2025).
Noel meyakini bahwa pemberian hukuman tegas bisa menjadi efek jera bagi pelaku korupsi di masa depan.
Ia bahkan menantang para kandidat dan pejabat untuk berkomitmen pada fakta integritas dengan siap menerima konsekuensi hukum maksimal apabila terbukti melakukan korupsi.
"Kalau korupsi hukum mati, berani enggak? Dan saya akan mengajak siapapun kandidat untuk bikin fakta integritas kalau korup siap dihukum mati," tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti bahaya pembangkangan sosial yang tidak terorganisir, yang menurutnya dapat memicu anarki dan ketidakstabilan.
Ia berharap Presiden Prabowo Subianto dapat mengambil langkah tegas dalam menindak pelaku korupsi demi memenuhi harapan masyarakat yang sudah sangat kecewa.
"Maka pilihannya nanti semoga presiden harus berani mengambil kebijakan atau keputusan, termasuk penegak hukum untuk menyiapkan regu tembak buat para pejabat-pejabat ini (korupsi) dan itu bisa mengobati keinginan rakyat yang sudah sangat kecewa sekali," kata Immanuel menutup pernyataannya.
Sebelumnya, KPK telah mengamankan Immanuel Ebenezer bersama sepuluh orang lainnya dalam OTT yang diduga terkait kasus pemerasan dalam proses sertifikasi K3, yang menjadi kewenangan Kementerian Ketenagakerjaan.*
Oleh Michael F. Umbas. TIDAK semua pertemuan tingkat tinggi dunia melahirkan sejarah. Banyak di antaranya yang berlalu sekadar menjadi aja
OPINI
DENPASAR Gubernur Bali, Wayan Koster, menghadiri pelantikan Rektor Universitas Mahasaraswati Denpasar, I Ketut Sukewati Lanang Putra Per
NASIONAL
WASHINGTON DC Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan kesiapan Indonesia menghadapi dinamika terbaru terkait kebijakan t
EKONOMI
MEDAN Bulan Ramadhan menjadi momentum utama bagi umat Muslim untuk meraih pahala berlimpah.Selain menahan lapar dan dahaga, ada sejumlah
AGAMA
DELI SERDANG Perayaan Imlek Bersama seDeli Serdang Tahun 2026 M/2577 Kongzili berlangsung meriah di Kito Convention Hall, Kecamatan Tan
PEMERINTAHAN
DELI SERDANG Kabupaten Deli Serdang menegaskan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan sekaligus iklim investasi yang ramah lingk
PEMERINTAHAN
SITAHUIS Plh. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Ernita Naibaho, bersama mitra pem
PEMERINTAHAN
BATU BARA Polemik pengelolaan anggaran Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur&039an (MTQ) KeXVII Kabupaten Batu Bara Tahun Anggaran
NASIONAL
DENPASAR Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ni Putri Suastini Koster menekankan perlunya perhatian serius terhadap kasus HIV/AIDS yang masih me
KESEHATAN
DENPASAR Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ni Putri Suastini Koster memberikan dukungan penuh kepada Rasha Azzahra, siswi kelas XI SMAS Santo
NASIONAL