Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro Dijatuhi PTDH karena Penyalahgunaan Narkotika
JAKARTA Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) terhadap Eks Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro, telah selesai digelar, Kamis (19
HUKUM DAN KRIMINAL
SEMARANG- Sebuah rekaman video yang diambil dari kamera pemantau (CCTV) mengungkap detik-detik penembakan yang dilakukan oleh Ajun Inspektur Dua (AIPDA) Robig Zaenudin terhadap Gamma Rizkynata Oktafandy (17) dan dua temannya di kawasan Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah. Peristiwa tragis yang terjadi pada Minggu dini hari, 24 November 2024, telah mencuri perhatian publik setelah video berdurasi 41 detik tersebut viral di media sosial.
Dalam rekaman yang berasal dari kamera CCTV sebuah minimarket di kawasan Bambankerep, terlihat seorang pengendara sepeda motor berhenti di seberang minimarket sekitar pukul 00:19 WIB. Ketiga pemuda tersebut kemudian mendekati kendaraan polisi yang terparkir di dekat lokasi tersebut. Meskipun dalam video tersebut tampak para korban tidak melakukan perlawanan atau aksi yang membahayakan petugas, mereka justru menjadi sasaran tembakan tanpa adanya provokasi yang jelas.
Penembakan ini menjadi lebih mengejutkan karena, berdasarkan rekaman tersebut, korban tampak tidak menentang atau mengancam petugas sebelum tembakan dilepaskan. Tidak ada gerakan agresif atau perlawanan yang terlihat dari korban yang seharusnya memicu aksi kekerasan oleh aparat kepolisian.Pihak berwenang mengungkapkan bahwa insiden ini terjadi setelah ketegangan meningkat di antara korban dan petugas yang terlibat, namun detail lebih lanjut mengenai latar belakang kejadian tersebut masih dalam penyelidikan. Polisi menyatakan bahwa tindakan Robig Zaenudin mungkin berhubungan dengan situasi darurat yang dirasakan oleh petugas, meskipun beberapa pihak mempertanyakan apakah tindakan tersebut proporsional dengan ancaman yang ada.
Kasus ini memicu berbagai reaksi keras dari masyarakat yang merasa tidak adil dan berlebihan tindakan yang diambil oleh aparat keamanan terhadap korban yang tampaknya tidak melakukan ancaman. Sejumlah netizen mengkritik tindakan polisi tersebut sebagai pembenaran atas kekerasan yang tidak dapat diterima, mengingat tidak adanya alasan yang jelas untuk melepaskan tembakan.Kementerian Dalam Negeri dan Polri segera merespons dengan memulai penyelidikan lebih lanjut terhadap insiden tersebut. Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa Robig Zaenudin, anggota polisi yang terlibat dalam penembakan, kini sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut.Sementara itu, keluarga korban mengungkapkan rasa duka mendalam dan meminta keadilan serta transparansi dalam proses penyelidikan. Mereka menuntut kejelasan atas tindakan yang diambil oleh aparat kepolisian dan agar pihak yang bertanggung jawab atas insiden ini mendapatkan sanksi yang setimpal.
(JOHANSIRAIT)
JAKARTA Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) terhadap Eks Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro, telah selesai digelar, Kamis (19
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) berinisial ED dikabarkan ditahan oleh Polre
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sumut terus menggenjot program magang ker
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mengikuti secara daring Entry Meeting Serentak Pemeriksaan Interim Laporan Keuangan Pem
PEMERINTAHAN
BALI Jagat media sosial kembali diramaikan oleh narasi yang beredar dari akun Facebook atas nama Putu Artha. Beberapa unggahannya soal d
POLITIK
BINJAI Dalam rangka memperingati Milad ke79 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), HMI Cabang Binjai menggelar kegiatan tasyakuran yang dirang
NASIONAL
JAKARTA Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) meminta Kepolisian Republik Indonesia (Polri) membongkar jaringan pemasok narkoba yang te
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN WhatsApp yang menyimpan foto, video, dan dokumen secara otomatis sering membuat memori internal HP penuh, sehingga perangkat menja
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi menunjuk Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito sebagai Direktur Utama BPJS
SOSOK
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengajak generasi muda Indonesia untuk tidak melupakan peran Amerika Serikat dalam berbagai fase krisi
NASIONAL