Dibilang Pengecut, Dokter Tifa: Saya Hijrah, Bukan Mundur dari Polemik Ijazah Jokowi!
JAKARTA Dokter Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa membantah anggapan bahwa dirinya mundur atau takut menghadapi polemik ijazah Presiden
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA — Pengacara senior Sunan Kalijaga menjalani pemeriksaan sebagai saksi korban atas dugaan pemukulan yang dialaminya usai menghadiri acara debat hukum di sebuah stasiun televisi swasta.
Pemeriksaan dilakukan di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (22/8/2025), dengan penyidik melontarkan sekitar 25 pertanyaan kepada Sunan.
Dalam keterangannya kepada wartawan, Sunan menyampaikan bahwa dirinya juga telah menyerahkan rekaman video insiden yang diduga mengandung unsur kekerasan fisik dan intimidasi.
"Saya hadir dalam kapasitas sebagai tamu undangan resmi. Namun sayangnya, malah menjadi korban perlakuan yang tidak semestinya," ujar Sunan usai pemeriksaan.
Sunan menuturkan, insiden terjadi pada 12 Agustus 2025 malam.
Saat itu, ia hadir dalam acara debat bersama beberapa figur publik seperti Emma Waroka dan Barbie Kumalasari.
Ketegangan, menurutnya, telah muncul bahkan sebelum acara dimulai.
Ia menyebut seorang pria bernama Julianus mendatanginya dengan raut wajah tidak bersahabat, lalu menyodorkan salam yang disertai dengan gestur agresif.
"Ia menyapa dengan muka yang tidak ramah, dan setelah salaman, langsung memukul dada dan bahu saya. Semua itu terekam dalam video," kata Sunan.
Ketegangan berlanjut usai acara ketika Sunan mencoba menanyakan maksud sikap Julianus.
Namun sebelum terjadi percakapan lanjutan, pria lain bernama Surya tiba-tiba mendorongnya dengan dalih ingin melerai.
"Yang saya sayangkan, tidak ada perkelahian. Lalu kenapa saya yang didorong? Itu tidak logis," tegasnya.
Sunan juga menyebut nama Nof, pria berbadan besar yang diduga melakukan pemukulan terhadap dirinya.
Dalam video, Nof terlihat meminta maaf dan menyebut tindakannya tidak disengaja.
Namun menurut Sunan, permintaan maaf bukan berarti menghapus unsur pidana.
Menanggapi klaim yang menyebut dirinya sempat memukul balik Nof hingga tiga kali, Sunan membantah keras tudingan tersebut.
"Kalau benar saya memukul, tentu akan ada bekasnya. Tapi kenyataannya tidak ada luka, bahkan setelah acara kami masih konferensi pers bersama," ujarnya.
Dalam laporan resminya, Sunan menyebut empat nama yang diduga memiliki peran langsung dalam insiden, yaitu Julianus, Surya, Nof, dan dr Andreas.
Nama terakhir disebut sebagai pihak yang diduga mengoordinasi kehadiran sejumlah orang malam itu.
"dr Andreas terlihat menerima ponsel dari Nof setelah kejadian. Dari keterangan Nof juga, ia datang karena diajak oleh Andreas. Ini patut ditelusuri lebih lanjut," jelas Sunan.
Meski demikian, ia menegaskan tidak akan menyeret orang yang tidak terbukti terlibat secara langsung.
"Kita bicara hukum. Harus ada logika dan alat bukti. Kalau seseorang hanya hadir tapi tidak melakukan apa-apa, saya tidak akan bawa-bawa," tegasnya.
Sunan Kalijaga berharap proses penyelidikan berjalan profesional dan transparan.
Ia menyatakan bahwa bukti-bukti yang diserahkan sudah cukup kuat untuk mengungkap kebenaran.
"Yang kami minta sederhana: penyidik bekerja dengan cermat, profesional, dan adil. Semua sudah terekam dan jelas," pungkasnya.*
(bs/a008)
JAKARTA Dokter Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa membantah anggapan bahwa dirinya mundur atau takut menghadapi polemik ijazah Presiden
HUKUM DAN KRIMINAL
KARO Akses menuju objek wisata pemandian air panas Sidebukdebuk di Desa Semangat Gunung, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, Sumatera Ut
PARIWISATA
JAKARTA Pengamat politik Arifki Chaniago menilai keputusan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep untuk maju dan
POLITIK
JAKARTA Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia, Arifki Chaniago, menilai munculnya sejumlah nama kepala daerah dalam berbagai su
POLITIK
LABUHANBATU SELATAN Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang turun langsung meninjau pembangunan jalan semenisasi s
PEMERINTAHAN
ASAHAN Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., mengunjungi Pesantren Darul Falah di Kecamatan Aek Songsongan, Kabupaten Asahan, Sumate
PENDIDIKAN
BATU BARA Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., menghadiri pelantikan Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhamm
PEMERINTAHAN
BATU BARA Pemerintah Kabupaten Batu Bara bersama masyarakat mengikuti kegiatan Batu Bara Bersholawat Jilid III yang digelar Majelis Peci
PEMERINTAHAN
BATU BARA Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., bersama Anggota Komisi II DPR RI Dr. H. Ahmad Doli Kurnia Ta
PEMERINTAHAN
ASAHAN Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin mendorong Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menambah kuota penerimaan calon praja asal
PEMERINTAHAN