"Tough Guy", Sinyal Indonesia Penentu di BoP?
Oleh Michael F. Umbas. TIDAK semua pertemuan tingkat tinggi dunia melahirkan sejarah. Banyak di antaranya yang berlalu sekadar menjadi aja
OPINI
JAKARTA – Immanuel Ebenezer Gerungan, yang akrab disapa Noel, resmi menjadi anggota Kabinet Merah Putih pertama yang ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi saat menjabat sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker).
Penetapan ini diumumkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (22/8/2025) dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
KPK menetapkan Noel sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Kasus ini terungkap melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar pada 20–21 Agustus 2025.
KPK menyebut bahwa Noel diduga menerima aliran dana sebesar Rp3 miliar pada Desember 2024 dari total dana korupsi yang mencapai Rp81 miliar.
Dalam kasus ini, Noel bersama 10 tersangka lainnya akan menjalani proses penahanan selama 20 hari pertama di Rutan KPK.
Mereka dijerat dengan pasal pemerasan dan gratifikasi sesuai Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai penetapan Noel sebagai tersangka menjadi tamparan bagi Presiden RI Prabowo Subianto, terutama dalam hal pemilihan figur pendukung pemerintah.
"Menjadi anggota Kabinet Merah Putih pertama yang tersangkut korupsi di masa jabatan yang relatif singkat adalah hal yang sangat disayangkan. Dugaan keterlibatan Immanuel seharusnya menjadi pelajaran bagi Presiden agar lebih cermat dalam memilih pembantu pemerintah," ujar Almas Sjafrina, Peneliti ICW, Sabtu (23/8/2025).
Almas menyoroti adanya praktik pembagian kursi kementerian kepada pendukung politik tanpa mempertimbangkan rekam jejak dan integritas.
Menurutnya, hal tersebut berpotensi menimbulkan risiko korupsi yang merugikan negara dan masyarakat.
"Komitmen memerangi korupsi harus dimulai dari melakukan pembenahan internal kementerian dan lembaga negara. Presiden perlu memilih sosok yang memiliki kompetensi dan visi reformasi, bukan sekadar berdasarkan pertimbangan politik semata," tambah Almas.
Oleh Michael F. Umbas. TIDAK semua pertemuan tingkat tinggi dunia melahirkan sejarah. Banyak di antaranya yang berlalu sekadar menjadi aja
OPINI
DENPASAR Gubernur Bali, Wayan Koster, menghadiri pelantikan Rektor Universitas Mahasaraswati Denpasar, I Ketut Sukewati Lanang Putra Per
NASIONAL
WASHINGTON DC Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan kesiapan Indonesia menghadapi dinamika terbaru terkait kebijakan t
EKONOMI
MEDAN Bulan Ramadhan menjadi momentum utama bagi umat Muslim untuk meraih pahala berlimpah.Selain menahan lapar dan dahaga, ada sejumlah
AGAMA
DELI SERDANG Perayaan Imlek Bersama seDeli Serdang Tahun 2026 M/2577 Kongzili berlangsung meriah di Kito Convention Hall, Kecamatan Tan
PEMERINTAHAN
DELI SERDANG Kabupaten Deli Serdang menegaskan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan sekaligus iklim investasi yang ramah lingk
PEMERINTAHAN
SITAHUIS Plh. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Ernita Naibaho, bersama mitra pem
PEMERINTAHAN
BATU BARA Polemik pengelolaan anggaran Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur&039an (MTQ) KeXVII Kabupaten Batu Bara Tahun Anggaran
NASIONAL
DENPASAR Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ni Putri Suastini Koster menekankan perlunya perhatian serius terhadap kasus HIV/AIDS yang masih me
KESEHATAN
DENPASAR Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ni Putri Suastini Koster memberikan dukungan penuh kepada Rasha Azzahra, siswi kelas XI SMAS Santo
NASIONAL