MK Perintahkan Revisi UU Pensiun Pejabat Negara, DPR Usulkan Pembentukan Pansus
JAKARTA Wakil Ketua Komisi II DPR Zulfikar Arse Sadikin mengusulkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk membahas revisi UndangUnd
NASIONAL
MEDAN – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) resmi memulangkan 42 dari 44 orang yang sempat diamankan dalam aksi demonstrasi yang berujung ricuh di depan Gedung DPRD Sumut, Selasa malam (26/8/2025).
Proses pemulangan dilakukan bertahap sejak Rabu siang (27/8) hingga malam hari. Hal ini disampaikan oleh Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan, dalam keterangannya kepada wartawan.
"Sejak Rabu siang, para demonstran yang sempat kita amankan sudah dipulangkan ke keluarga. Namun proses pemulangannya dilakukan secara bertahap," ujar Ferry.
Dari total 44 orang yang diamankan, dua di antaranya masih ditahan karena hasil tes urine menunjukkan positif mengonsumsi narkotika.
"Dua orang yang hasil tes urinenya positif narkoba masih menjalani pemeriksaan lanjutan di Direktorat Narkoba," jelas Ferry.
Pemeriksaan terhadap keduanya masih berlangsung untuk memastikan keterlibatan lebih lanjut serta asal usul penggunaan narkotika tersebut.
Dari data yang dirilis Polda Sumut, peserta aksi yang diamankan terdiri dari 28 warga sipil dan 16 mahasiswa yang tergabung dalam sejumlah aliansi mahasiswa. Mereka diamankan usai aksi yang awalnya berjalan damai berubah menjadi ricuh di depan gedung DPRD Sumatera Utara.
Insiden ricuh tersebut diduga dipicu oleh tindakan represif aparat saat massa mulai memaksa mendekati area gedung DPRD. Kejadian ini menuai sorotan publik, termasuk dari organisasi mahasiswa nasional seperti BEM SI dan PB HMI, yang mendesak agar aparat menghentikan pendekatan kekerasan terhadap mahasiswa.
Sejumlah organisasi sipil dan tokoh masyarakat juga mendesak evaluasi internal Polda Sumut, terutama terkait penanganan aksi yang dinilai berlebihan. Aksi demonstrasi tersebut merupakan bagian dari penyampaian aspirasi publik yang dilindungi undang-undang.
Menutup pernyataannya, Kombes Ferry mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk menjaga situasi kondusif dan tidak terprovokasi.
"Kami berharap mahasiswa dan masyarakat tetap menyampaikan aspirasi secara damai. Kepolisian akan mengawal setiap aksi yang legal dan tidak melanggar hukum," ujarnya.*
JAKARTA Wakil Ketua Komisi II DPR Zulfikar Arse Sadikin mengusulkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk membahas revisi UndangUnd
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan bahwa anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada tahun 2026 tidak aka
EKONOMI
TAPSEL Masyarakat Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, menyambut gembira dan penuh harapan kedatangan bantuan
PEMERINTAHAN
BADUNG Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Bali, berhasil menggagalkan keberangkatan dua Warga Negara Asing (WNA) yang diduga terlibat dalam vid
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah tengah mempertimbangkan pemotongan gaji bagi pejabat negara, termasuk menteri dan anggota DPR, sebagai langkah untuk
EKONOMI
JAKARTA Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, mengungkapkan keprihatinannya terkait besaran uang saku untuk pemudik gratis yang be
POLITIK
MEDAN Penyelenggaraan Piala AFF U19 2026 yang akan digelar di Indonesia semakin dekat. Salah satu stadion yang terpilih menjadi venue pe
OLAHRAGA
Oleh Yakub F. IsmailKINERJA Badan Usaha Milik Negara (BUMN) belakangan ini mendapat sorotan tajam masyarakat. Hal itu tidak lepas dari perf
OPINI
RUSIA Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergey Lavrov memperingatkan bahwa krisis Palestina semakin terpinggirkan di tengah eskalasi kete
INTERNASIONAL
JAKARTA Pemerintah mulai merinci kajian terkait wacana pemotongan gaji bagi jajaran Kabinet dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI
NASIONAL