Diterjang Angin Kencang, Pohon Besar Tumbang Blokir Jalan di Tanah Lapang Merdeka Binjai
BINJAI Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan sebatang pohon besar tumbang di kawasan Tanah Lapang Merdeka, Kota Binjai, Kamis (30
PERISTIWA
TAPANULI SELATAN — Kepala Desa Aek Libung, Suparman, resmi dilaporkan oleh sekelompok warga yang menamakan diri Mas PETA (Masyarakat Petani Aek Libung) ke Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan atas dugaan penyalahgunaan Dana Desa (DD).
Laporan tersebut dilayangkan pada 13 Agustus 2025, menyusul berbagai dugaan pelanggaran yang dilakukan selama masa jabatannya.
Dalam wawancara yang dilakukan Selasa (2/9/2025), perwakilan pelapor berinisial MR (55) mengungkapkan sejumlah kejanggalan terkait pengelolaan desa/" target="_blank">dana desa, mulai dari pembangunan infrastruktur, bantuan sosial, hingga pengadaan barang yang dianggap tidak wajar.
Salah satu temuan paling mencolok yang disampaikan pelapor adalah pemotongan Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi warga.
Dana yang seharusnya diberikan sebesar Rp900.000 per tiga bulan, disebut hanya disalurkan Rp700.000 kepada masing-masing Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dengan potongan Rp200.000 yang tidak dijelaskan penggunaannya.
Tak hanya itu, pengadaan aset desa juga dinilai sarat penyimpangan. Salah satu contohnya adalah pengadaan 1 unit komputer seharga Rp35.150.000, yang menurut warga sangat tidak masuk akal dan diduga telah mengalami markup.
Di tahun anggaran berikutnya, pengadaan komputer kembali muncul, kali ini dengan alokasi 2 unit seharga total Rp38.618.096.
MR juga menyoroti adanya proyek berulang seperti pembangunan rumah adat, lumbung desa (12 paket), serta program Tanaman Obat Keluarga (TOGA) senilai Rp10 juta yang disebut sudah pernah dianggarkan sebelumnya.
Tak hanya itu, berbagai program lain seperti pemberian makanan tambahan untuk ibu hamil dan lansia, serta insentif kader posyandu senilai Rp21.480.000, juga dipertanyakan transparansinya.
Warga juga mencurigai adanya alokasi tidak wajar dalam program peningkatan kapasitas perangkat desa sebesar Rp44.730.000 untuk hanya 6 orang.
MR menambahkan bahwa laporan serupa sebelumnya telah dilayangkan ke Inspektorat Kabupaten Tapanuli Selatan serta Ketua DPRD Tapanuli Selatan, namun hingga kini belum ada tindak lanjut atau tanggapan resmi dari kedua lembaga tersebut.
"Kami gerah melihat tingkah laku Kepala Desa yang semakin arogan terhadap warganya. Surat kami ke Inspektorat dan DPRD sudah kami kirimkan berbulan-bulan lalu, tapi tidak ada perkembangan apa pun," ungkap MR.
BINJAI Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan sebatang pohon besar tumbang di kawasan Tanah Lapang Merdeka, Kota Binjai, Kamis (30
PERISTIWA
TANJUNGBALAI Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina, menerima audiensi dari Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (Bamagnas
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Sebuah kisah inspiratif kembali terukir dari pasangan kader Muhammadiyah dan Aisyiyah Aceh, Dr. H. Muhammad Yamin Abduh, S.E.,
SOSOK
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyatakan dukungannya agar Sumut menjadi tuan rumah Asian Women U20 Vo
OLAHRAGA
JAKARTA Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan bahwa anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak semestinya dibebankan kepada anggaran
NASIONAL
JAKARTA Kuasa hukum eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, Febri Diansyah, menyatakan penahanan kliennya
HUKUM DAN KRIMINAL
BATANG Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa dirinya telah mengirim sejumlah tim ke berbagai negara untuk mempelajari praktik terb
PEMERINTAHAN
BATANG Presiden Prabowo Subianto meresmikan pelaksanaan akad massal 62.710 unit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi yang digelar serentak
PEMERINTAHAN
JAKARTA Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) merespons positif putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengabulkan sebagian permoho
NASIONAL
BATANG Presiden Prabowo Subianto mengingatkan seluruh bangsa Indonesia untuk siap secara mental menghadapi kemungkinan meluasnya perang di
POLITIK