Wantimpres dan Bisikan di Balik Pintu Istana
OlehDikdik SadikinPADA Jumat, 2 Oktober 2026, Istana Negara kembali dipenuhi orangorang yang mengucapkan sumpah. Presiden Prabowo Subianto
OPINI
Semarang, Jawa Tengah — Ratusan pelajar SMA dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Tengah menggelar aksi demonstrasi di depan Mapolda Jawa Tengah, Kamis (28/11/2024). Aksi ini merupakan bentuk protes atas insiden penembakan yang menewaskan seorang pelajar SMKN 4 Semarang berinisial GRO (17) oleh Aipda Robig Zaenudin (38), anggota Satresnarkoba Polrestabes Semarang.
Massa yang tergabung dalam aksi berasal dari berbagai universitas ternama seperti Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Negeri Semarang (Unnes), Universitas Islam Negeri (UIN) Semarang, dan sejumlah kampus lain. Tidak hanya mahasiswa, pelajar SMA dari berbagai sekolah di Semarang juga turut turun ke jalan.
Mereka membawa spanduk-spanduk berisi kecaman terhadap tindakan kepolisian, seperti “Justice For Gama,” “Police Everywhere Justice Nowhere,” dan “Aparat Keparat Pembunuh Rakyat.” Aksi dimulai sejak sore hari dengan orasi dan aksi teatrikal yang menggambarkan adegan penembakan oleh aparat.
Koordinator aksi, Amin Muktafan, menyatakan bahwa aksi ini dilakukan untuk menuntut transparansi dan keadilan dalam kasus penembakan GRO. Menurut Amin, tindakan brutal aparat kepolisian telah melukai rasa keadilan masyarakat, terutama karena korban yang merupakan pelajar masih di bawah umur.
“Pembunuhan ini menjadi simbol buruknya penegakan hukum oleh aparat. Polisi yang seharusnya menjadi pelindung masyarakat justru menggunakan kekuasaannya untuk merenggut nyawa,” tegas Amin.
Amin menambahkan bahwa pernyataan kepolisian yang menyebut korban sebagai bagian dari kelompok gangster dianggap sebagai upaya mencoreng nama baik korban.
“Kami mendapat kesaksian dari teman-teman dan keluarga korban. GRO bukan anggota gangster, tetapi hanya seorang pelajar biasa. Tuduhan semacam itu sangat menyakitkan dan mencoreng citra korban di mata masyarakat,” jelasnya.
Para peserta aksi juga menggelar teatrikal dengan menggambarkan seorang polisi menembak seorang pelajar yang mengenakan seragam sekolah. Teatrikal ini dimaksudkan untuk menyampaikan pesan bahwa tindakan represif aparat tidak seharusnya terjadi, apalagi terhadap masyarakat yang tidak bersalah.
Massa aksi membubarkan diri secara damai pada pukul 19.00 WIB, setelah menyampaikan tuntutan kepada pihak kepolisian.
Keluarga korban dan para peserta aksi mendesak Kepolisian Daerah Jawa Tengah untuk memberikan penjelasan yang transparan terkait kronologi penembakan tersebut. Selain itu, mereka meminta agar Aipda Robig Zaenudin segera diproses hukum atas tindakan fatalnya.
Aksi ini tidak hanya menjadi bentuk solidaritas untuk GRO, tetapi juga refleksi dari keresahan masyarakat terhadap tindak kekerasan yang dilakukan aparat kepolisian. Amin menegaskan bahwa penggunaan senjata api oleh aparat harus dilakukan secara bijak dan sesuai dengan prosedur hukum.
“Jangan sampai tindakan ini menjadi preseden buruk, di mana aparat dengan mudah menggunakan senjata untuk mengintimidasi atau bahkan menghilangkan nyawa warga,” pungkas Amin.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan tanggapan resmi terkait tuntutan massa aksi.
(JOHANSIRAIT)
OlehDikdik SadikinPADA Jumat, 2 Oktober 2026, Istana Negara kembali dipenuhi orangorang yang mengucapkan sumpah. Presiden Prabowo Subianto
OPINI
JAKARTA Pengguna yang baru pertama kali menggunakan iPhone akan langsung menemukan sejumlah aplikasi bawaan. Beberapa di antaranya adala
SAINS DAN TEKNOLOGI
SIAK Bupati Siak Afni Zulkifli tak kuasa menahan tangis saat mengunjungi Dusun Mungkal, wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) d
PEMERINTAHAN
JAKARTA Indonesia kembali mendapat sorotan dalam daftar kuliner Asia Tenggara. Dua buah yang dikenal luas di Indonesia masuk dalam 10 be
PERTANIAN AGRIBISNIS
JAKARTA Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto melakukan mutasi besarbesaran terhadap 89 perwira tinggi dan perwira menengah Polri sehari se
NASIONAL
MEDAN Harga tiket pesawat dari Bandara Kualanamu, Deli Serdang, terpantau mengalami kenaikan untuk sejumlah rute pada periode libur Tahun
PARIWISATA
JAKARTA Islam mengajarkan umatnya untuk menjaga dan menyayangi makhluk hidup. Namun, terdapat pengecualian terhadap hewan tertentu yang di
AGAMA
MEDAN Gangguan keamanan dan ketertiban terhadap perjalanan kereta api di Sumatera Utara turun 75 persen sepanjang Januari hingga September
PERISTIWA
JAKARTA Pemohon perkara sengketa syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Denny Indrayana, memperkirakan Mahkamah Konstitu
POLITIK
JAKARTA Pelantikan Rocky Gerung sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) mendapat sorotan dari kader Partai Solidaritas In
POLITIK