Pisah Sambut Kapolres Asahan Diwarnai Doa Bersama untuk Korban Gempa Simalungun dan NTT
ASAHAN Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar acara temu ramah dan pisah sambut Kapolres Asahan dari AKBP Revi Nurvelani kepada AKBP Adi Dh
PEMERINTAHAN
BANDAR LAMPUNG— Seorang warga Bandar Lampung, Indra Jayadi (46), mengaku kecewa atas lambannya penanganan laporan penganiayaan terhadap dirinya dan sang istri, Aulia Rizky (46).
Meski telah melapor sejak Maret dan April 2025, kasus tersebut hingga kini belum menunjukkan perkembangan berarti di Polresta Bandar Lampung.
"Kami sudah melapor sejak 25 Maret dan 4 April 2025, tapi sampai sekarang belum ada kepastian hukum. Laporan seperti jalan di tempat," ujar Indra kepada awak media, Kamis (9/10/2025).Baca Juga:
Menurut Indra, laporan atas nama istrinya, Aulia Rizky, dengan nomor LP/B/446/III/2025, masih berhenti di tahap penyelidikan. Kasus itu terkait dugaan pengeroyokan yang dilakukan oleh Reva Widiantika dan Latif Kurniawan.
Sementara laporan dirinya, Indra Jayadi, dengan nomor LP/B/493/IV/2025, telah naik ke tahap penyidikan. Kasus tersebut melibatkan empat terlapor: Dewi Kartika, Latif Kurniawan, Nela Arsita, dan Reva Widiantika, terkait dugaan pengeroyokan dan perusakan rumah.
"SPDP-nya (Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan) sudah dikirimkan ke Kejaksaan. Tapi penyidik masih pasif, hanya bilang 'masih diproses' atau 'minta waktu'. Tidak ada kejelasan," tegas Indra.
Ia menyebut seluruh saksi dan pelapor telah menjalani pemeriksaan serta menyerahkan bukti visum dan rekaman video. Namun, menurutnya, tidak ada langkah konkret dari penyidik.
"Padahal alat bukti sudah cukup. Tapi justru terkesan ada pembiaran dan ketidakseriusan," katanya dengan nada kecewa.
Indra menjelaskan, kasus berawal dari permasalahan instalasi listrik di rumah mereka. Saat situasi dianggap sudah selesai, salah satu pihak terlapor, Reva Widiantika, tiba-tiba mendatangi lokasi dan bersitegang dengan istrinya.
"Istri saya merekam situasi untuk dokumentasi, tapi Reva justru menamparnya hingga ponsel terlempar. Keributan pun tak terhindarkan, dan akhirnya terjadi pengeroyokan terhadap istri saya," ucapnya.
Sementara kasus yang menimpa dirinya, lanjut Indra, terjadi secara brutal dan terencana.
"Para pelaku memukul saya dengan balok kayu dan benda keras lain. Mereka juga merusak rumah adik istri saya dengan melempar batu, hingga menimbulkan kerusakan serius dan rasa takut bagi warga sekitar," ujarnya.
ASAHAN Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar acara temu ramah dan pisah sambut Kapolres Asahan dari AKBP Revi Nurvelani kepada AKBP Adi Dh
PEMERINTAHAN
LABUAN BAJO Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih akan membagi tugas mengikuti upacara peringatan HUT ke81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus
PEMERINTAHAN
PIDIE JAYA Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, mempercepat normalisasi muara Sungai Krueng Meureudu untuk memulihkan akses nelayan yang
EKONOMI
TAPAKTUAN Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan mempercepat pemanfaatan tambahan Transfer ke Daerah (TKD) untuk membenahi infrastruktur dasar
NASIONAL
RUTENG Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sedikitnya 27 gempa bumi susulan di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT)
NASIONAL
BANDUNG Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI akan bertolak ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk meninjau langsung sekaligus mengawasi penanganan
NASIONAL
MEDAN Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan menangkap tiga wanita yang diduga menjadi pengedar narkotika jenis sabu di Deli Serdang, Su
HUKUM DAN KRIMINAL
LABUAN BAJO Pemerintah mempercepat penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan memprioritaskan evakuasi korban, penya
NASIONAL
JAKARTA Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Najamudin meminta pemerintah pusat menambah dukungan anggaran untuk penanganan dampa
NASIONAL
JAKARTA Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman menilai pengamalan nilainilai Pancasila semakin penting di tengah
NASIONAL