INALUM Dorong Kepedulian Lingkungan Lewat Kompetisi Jurnalistik IN-Journal 2026
BATU BARA PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan dunia jurnalistik dengan m
NASIONAL
MEDAN – Video viral di media sosial menampilkan sejumlah pria berpakaian preman menyeret demonstran di depan Gedung DPRD Sumatera Utara, Jalan Imam Bonjol, Medan.
Tindakan tersebut mendapat sorotan publik dan menjadi perbincangan luas.
Dalam rekaman yang beredar, terlihat seorang pria ditarik rambutnya oleh individu berbaju hitam dan bercorak garis-garis.
Pria tersebut terpental hingga terjatuh, dan salah satu pelaku tampak menginjak kepala korban.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Medan tampak turun tangan di lokasi untuk meredam situasi dan membawa korban ke area yang lebih aman.
Menanggapi insiden ini, Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto secara resmi menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut.
"Saya mewakili Polda Sumut meminta maaf atas kejadian ini. Saat ini sedang kami proses sesuai prosedur," ujar Whisnu, Rabu (27/8/2025).
Kapolda menegaskan bahwa tugas utama aparat kepolisian adalah memberikan rasa aman kepada masyarakat, serta mengingatkan bahwa tindakan yang mengganggu ketertiban umum tidak akan ditoleransi.
"Aparat hukum hadir untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Jangan coba-coba mengganggu kedamaian di Sumut," tambahnya.
Menurut Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan, sejauh ini pihaknya telah menindaklanjuti peristiwa demo di DPRD Sumut dengan melakukan pengamanan yang tegas terhadap 39 orang yang dicurigai berperan sebagai provokator maupun pelaku aksi anarkis.
Dari jumlah tersebut, 15 adalah mahasiswa dan 24 lainnya merupakan masyarakat umum, yang kini ditahan guna pemeriksaan lebih lanjut di Ditreskrimum Polda Sumut.
Aksi demonstrasi sebelumnya sempat memanas ketika massa merusak gerbang DPRD Sumut, melakukan pelemparan batu hingga petasan, dan memaksa aparat menggunakan water canon untuk menjaga situasi.
BATU BARA PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan dunia jurnalistik dengan m
NASIONAL
MEDAN Nama mantan Penjabat (Pj) Bupati Langkat, Muhammad Faisal Hasrimy, akhirnya ikut terseret dalam sidang lanjutan perkara dugaan kor
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) online di Kabupaten Batu Bara menuai keluhan. Hingga Sabtu, 20 Juni 2026, hasil seleksi ya
PENDIDIKAN
TOBA Danau Toba bukan sekadar danau terbesar di Indonesia. Danau yang terbentuk dari letusan supervulkanik sekitar 74.000 tahun lalu ini m
PARIWISATA
TAPUT Dua mantan Bupati Tapanuli Utara (Taput) berinisial REN dan NN dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) oleh Ketua Perkump
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Ketua Forum Masyarakat Transparansi Sumatera Utara (FORMATSU), Rudy Harmoko SH, meminta Pemerintah Kabupaten Batu Bara dan DPR
NASIONAL
MEDAN Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pengadaan Papan Tulis Interaktif (PTI) atau Smartboard senilai Rp29,5 miliar di Dinas Pendidi
HUKUM DAN KRIMINAL
SOLO Presiden ke7 RI, Joko Widodo (Jokowi), akhirnya angkat bicara terkait isu yang menyebut dirinya akan segera bergabung dengan Parta
POLITIK
JAKARTA Ahli digital forensik Rismon Hasiholan Sianipar menanggapi penangkapan dan penahanan Roy Suryo serta Tyassuma Tifauzia atau dokt
HUKUM DAN KRIMINAL
MALANG Gelombang dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengemuka di Kota Malang, Jawa Timur. Ribuan massa yang terdiri da
PERISTIWA