Prabowo Ngamuk di Kejagung! Diserang 'Operasi' Buzzer Triliunan, Tegaskan Siap Mati demi Rakyat
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan dirinya bersama jajaran pemerintah tidak gentar menghadapi berbagai tekanan dalam menjalankan
POLITIK
MEDAN – Video viral di media sosial menampilkan sejumlah pria berpakaian preman menyeret demonstran di depan Gedung DPRD Sumatera Utara, Jalan Imam Bonjol, Medan.
Tindakan tersebut mendapat sorotan publik dan menjadi perbincangan luas.
Dalam rekaman yang beredar, terlihat seorang pria ditarik rambutnya oleh individu berbaju hitam dan bercorak garis-garis.
Pria tersebut terpental hingga terjatuh, dan salah satu pelaku tampak menginjak kepala korban.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Medan tampak turun tangan di lokasi untuk meredam situasi dan membawa korban ke area yang lebih aman.
Menanggapi insiden ini, Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto secara resmi menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut.
"Saya mewakili Polda Sumut meminta maaf atas kejadian ini. Saat ini sedang kami proses sesuai prosedur," ujar Whisnu, Rabu (27/8/2025).
Kapolda menegaskan bahwa tugas utama aparat kepolisian adalah memberikan rasa aman kepada masyarakat, serta mengingatkan bahwa tindakan yang mengganggu ketertiban umum tidak akan ditoleransi.
"Aparat hukum hadir untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Jangan coba-coba mengganggu kedamaian di Sumut," tambahnya.
Menurut Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan, sejauh ini pihaknya telah menindaklanjuti peristiwa demo di DPRD Sumut dengan melakukan pengamanan yang tegas terhadap 39 orang yang dicurigai berperan sebagai provokator maupun pelaku aksi anarkis.
Dari jumlah tersebut, 15 adalah mahasiswa dan 24 lainnya merupakan masyarakat umum, yang kini ditahan guna pemeriksaan lebih lanjut di Ditreskrimum Polda Sumut.
Aksi demonstrasi sebelumnya sempat memanas ketika massa merusak gerbang DPRD Sumut, melakukan pelemparan batu hingga petasan, dan memaksa aparat menggunakan water canon untuk menjaga situasi.
Dalam kejadian tersebut, beberapa personel kepolisian mengalami luka-luka, termasuk cedera kepala, tangan, dan tubuh akibat benturan dan lemparan massa.
Ferry menekankan bahwa Polri tetap menjamin hak kebebasan menyampaikan aspirasi, namun perbuatan yang mengancam keselamatan dan keamanan tidak dibenarkan.
"Polri memberikan perlindungan atas kebebasan berpendapat, tetapi kita tidak toleran terhadap aksi yang membahayakan masyarakat maupun petugas. Personel yang terluka saat bertugas menerima penanganan medis intensif," tambah Ferry.*
(sp/a008)
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan dirinya bersama jajaran pemerintah tidak gentar menghadapi berbagai tekanan dalam menjalankan
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan turnamen TennisFest Medan 2026. Dukungan
OLAHRAGA
MEDAN Pemerintah Kota (Pemko) Medan menaruh perhatian pada penguatan kinerja dan pembenahan pengelolaan pasar dalam penyusunan Rencana Ker
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menyiapkan 34 jaksa penuntut umum (JPU) untuk menangani sidang perdana mantan Jaksa Agung Muda Tindak P
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Relawan Militan Gibran 08 Nusantara menyambut putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyatakan permohonan Perselisihan Hasil Pemil
POLITIK
JAKARTA, BITVONLINE.COM Dokumen pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi sorotan dalam persidangan Mahkamah Konstitusi (
POLITIK
JAKARTA Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan permohonan sengketa syarat pencalonan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada Pemilu 2024 t
POLITIK
JAKARTA Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan tidak menemukan bukti yang meyakinkan bahwa Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memiliki ija
POLITIK
JAKARTA Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2024 yang memp
POLITIK
JAKARTA Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan berwenang mengadili perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presid
POLITIK