BREAKING NEWS
Selasa, 06 Oktober 2026

Prabowo Ngamuk di Kejagung! Diserang 'Operasi' Buzzer Triliunan, Tegaskan Siap Mati demi Rakyat

Administrator - Selasa, 06 Oktober 2026 23:03 WIB
Prabowo Ngamuk di Kejagung! Diserang 'Operasi' Buzzer Triliunan, Tegaskan Siap Mati demi Rakyat
Presiden Prabowo Subianto menegaskan dirinya bersama jajaran pemerintah tidak gentar menghadapi berbagai tekanan dalam menjalankan agenda pemerintah. Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri acara di Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, S
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan dirinya bersama jajaran pemerintah tidak gentar menghadapi berbagai tekanan dalam menjalankan agenda pemerintah. Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri acara di Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, Selasa (6/10/2026).

Dalam pidatonya, Prabowo mengaku siap menghadapi berbagai tantangan demi membela kepentingan rakyat. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada pihak yang masih mau berjuang bersamanya.

"Kita bersama rakyat! Kita siap mati untuk rakyat!" kata Prabowo.

Baca Juga:

Prabowo mengatakan perjuangan pemerintah juga ditujukan bagi masyarakat yang tidak memiliki kemampuan untuk menyuarakan kepentingannya.

"Saya berterima kasih kepada yang masih mau berjuang bersama saya, berjuang untuk rakyat kita, berjuang untuk mereka yang tidak bisa bicara, mereka yang tidak punya apa-apa," ujarnya.

Ia kemudian meminta jajaran yang masih mendukung perjuangan tersebut untuk tidak ragu. Menurut Prabowo, dirinya meyakini upaya yang dilakukan pemerintah berada di jalan yang benar.

"Percayalah, kebenaran akan menang. Percayalah kita di atas jalan yang benar, kita tidak ragu-ragu," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyinggung adanya pihak yang menurutnya memiliki sumber daya finansial besar dan melakukan berbagai bentuk serangan terhadap pemerintah.

Ia menyebut serangan tersebut antara lain dilakukan melalui buzzer, algoritma media sosial hingga pembiayaan demonstrasi.

"Biar mereka punya uang ratusan triliun, mereka bayar buzzer, mereka bayar algoritma, mereka serang kita di sosmed, mereka mau biayai demonstrasi-demonstrasi, kita tidak gentar!" kata Prabowo.

Prabowo menyampaikan pernyataan tersebut saat menghadiri Penyerahan Denda Administratif dan Lahan Kawasan Hutan Tahap 8 di Kejaksaan Agung. Dalam agenda tersebut, pemerintah menyoroti upaya Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) dalam mengamankan kembali kekayaan negara.

Sebelumnya, Prabowo mengatakan upaya penertiban kekayaan negara akan menghadapi perlawanan dari pihak-pihak yang selama ini menikmati praktik korupsi dan berbagai bentuk kecurangan. Ia meminta jajaran yang bertugas tetap berani menjalankan tugas sesuai ketentuan.

Editor
: Administrator
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Besok Sidang Perdana Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Kerahkan 34 JPU dan Mantan Jaksa KPK
Sapu Bersih Jaksa Nakal! 3 Kajari di Sumut Dicopot Kejagung Buntut Skandal Pungli dan Pemerasan
Penampakan 'Gunung Uang' Rp 13,2 Triliun di Kejagung, Siap Diserahkan ke Negara di Depan Prabowo
Nanik Belum Diperiksa dalam Kasus Korupsi MBG, Kejagung: Belum Ada Indikasi Keterlibatan
Kejagung Sita Pesawat hingga Helikopter dalam Kasus Korupsi MBG
Akal-akalan Tersangka Pengadaan Motor Listrik MBG: Dilaporkan 21.800 Unit, Realisasi Hanya 2.117
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru