Prabowo Kumpulkan 12 Ribu Penggerak MBG, Tegaskan Program Strategis untuk Generasi Emas 2045
BOGOR Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan lebih dari 12 ribu penggerak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam kegiatan bertajuk Bui
NASIONAL
SEMARANG – Seorang siswa SMK 4 Semarang, Jawa Tengah, berinisial GRO, dilaporkan tewas akibat penembakan yang diduga dilakukan oleh oknum polisi pada Minggu (24/11/2024). Kejadian tragis tersebut menewaskan GRO, yang merupakan anggota Paskibra dan siswa kelas XI Teknik Mesin 2, setelah mengalami luka tembak.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Jawa Tengah, Kombes Dwi Subagio, mengonfirmasi bahwa peristiwa tersebut benar terjadi. Namun, Kombes Dwi enggan mengungkapkan lebih rinci terkait kronologi penembakan yang berujung pada tewasnya korban. “Betul. Untuk kejadiannya ke Polrestabes,” ujar Dwi Subagio singkat saat dikonfirmasi oleh awak media pada Senin (25/11/2024).
Menurut informasi yang diperoleh, korban sebelumnya dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUP dr. Kariadi Semarang pada hari yang sama, setelah peristiwa penembakan. Meskipun sempat mendapatkan perawatan intensif, GRO akhirnya meninggal dunia. Staf Humas RSUP dr. Kariadi Semarang, Aditya Kandu, mengonfirmasi bahwa GRO masuk ke rumah sakit pada Minggu (24/11) dan meninggal pada hari yang sama. Namun, Aditya tidak bisa memastikan apakah korban menjalani prosedur medis untuk mengeluarkan proyektil peluru selama berada di rumah sakit.
Seiring dengan pernyataan pihak kepolisian yang masih menyelidiki kasus ini, masyarakat dan keluarga korban menuntut penjelasan terkait insiden tersebut. Kasus penembakan yang melibatkan seorang pelajar ini menyisakan banyak pertanyaan, terutama terkait apakah penembakan tersebut disengaja atau merupakan kelalaian dari oknum polisi.
Pihak kepolisian Polrestabes Semarang kini sedang melakukan investigasi lebih lanjut untuk mengungkap fakta-fakta di balik kejadian yang menewaskan anggota Paskibra tersebut. Sementara itu, keluarga korban dan masyarakat berharap agar kasus ini segera terungkap dengan jelas dan pelaku mendapat keadilan.
(JOHANSIRAIT)
BOGOR Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan lebih dari 12 ribu penggerak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam kegiatan bertajuk Bui
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan praktik markup dalam sejumlah pengadaan barang di lingkungan Badan Gizi Nasional (B
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa salah satu laporan yang menjadi bagian dari proses pengusutan dugaan k
NASIONAL
JAKARTA Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola Pr
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita sejumlah dokumen penting dan barang bukti elektronik dari Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) da
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batu Bara resmi mencopot Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. OK Arya Zulkarnain, dr. Wahy
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap temuan mengejutkan dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MB
HUKUM DAN KRIMINAL
PALEMBANG Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) mengamankan Wakil Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berinisial IT dan
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Aceh memeriksa seorang oknum anggota polisi berinisial Aiptu ZK yang mengajukan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana bersama dua mantan Wakil Kep
HUKUM DAN KRIMINAL