Imbas Perang Timur Tengah, BI Bongkar Tekanan Global yang Turunkan Proyeksi Ekonomi
JAKARTA Bank Indonesia (BI) merevisi turun proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia pada 2026 dari 3,2 persen menjadi 3,1 persen akibat mening
EKONOMI
SUMBAR- Kasus penembakan tragis yang melibatkan Kabag Ops Polres Solok Selatan, AKP Dadang Iskandar, terhadap Kasat Reskrim AKP Ulil Ryanto Anshari, terus menuai perhatian publik. Peristiwa tersebut mencuat setelah muncul foto-foto AKP Dadang yang sedang diperiksa tanpa borgol dan tampak merokok di ruang penyelidikan.
Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, turut angkat bicara mengenai dugaan perlakuan istimewa terhadap AKP Dadang. Ia mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengevaluasi dan menindak tegas pelaku, baik dari aspek pidana maupun etik.
“Kami yakin Pak Kapolri akan menindak tegas anggota yang melanggar. Kalau standarnya Pak Listyo Sigit, orang seperti ini pasti tidak ada ampun. Proses pidana dan etik harus dijalankan seberat-beratnya,” ujar Habiburokhman, Jumat (22/11/2024).
Menanggapi hal ini, Kabid Humas Polda Sumatera Barat Kombes Dwi Sulistiawan menjelaskan bahwa perlakuan terhadap AKP Dadang bukan bentuk pengistimewaan, melainkan strategi untuk mendapatkan keterangan lebih lengkap dari pelaku.
“Kita sedang menghadapi anggota yang diduga mengalami gangguan mental. Kalau kita gunakan kekerasan atau pendekatan yang keras, dia mungkin tidak akan terbuka. Jadi, kita perlakukan dengan baik agar dia terus terang,” ujar Dwi.
Dwi juga memastikan bahwa tindakan ini adalah langkah taktis agar penyelidikan berjalan lancar. “Foto-foto yang beredar itu diambil saat pemeriksaan. Itu bagian dari upaya agar pelaku bisa mengakui apa yang sudah dia perbuat secara jujur,” lanjutnya.
Kombes Dwi menegaskan bahwa AKP Dadang akan menghadapi sanksi tegas sesuai prosedur. “Kapolda sudah jelas menyampaikan bahwa dalam waktu seminggu, pelaku akan diproses untuk PTDH (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat). Proses pidana juga tetap berjalan sesuai hukum yang berlaku,” katanya.
Ia memastikan bahwa kasus ini akan ditangani secara transparan dan sesuai dengan aturan hukum. “Tidak ada yang ditutupi. Pelaku akan mendapatkan sanksi baik dari sisi etik maupun pidana.”
Di sisi lain, Habiburokhman meminta agar kasus yang menjadi latar belakang pertikaian ini juga diusut tuntas. “Jangan hanya fokus pada penembakan, tetapi selidiki pula penyebab awal konflik tersebut. Hal ini penting agar tidak ada potensi peristiwa serupa di kemudian hari,” tegasnya.
Ia berharap Kapolri segera mengambil langkah untuk memperbaiki kinerja institusi, khususnya dalam mengelola konflik internal di tubuh Polri.
Kasus penembakan ini menjadi perhatian luas masyarakat, terutama karena menyangkut sesama aparat penegak hukum. Dengan janji penanganan tegas dari Polda Sumbar dan desakan DPR, publik kini menanti keadilan ditegakkan demi menjaga kepercayaan terhadap institusi Polri.
(johansirait)
JAKARTA Bank Indonesia (BI) merevisi turun proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia pada 2026 dari 3,2 persen menjadi 3,1 persen akibat mening
EKONOMI
MEDAN Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di Desa Tambunan Lumban Gaol, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, Selasa (17/3
NASIONAL
JAKARTA Kemacetan parah di Pelabuhan Gilimanuk, Bali, yang sempat mencapai panjang 20 kilometer, akhirnya mulai terurai. Menteri Perhubu
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menelusuri motif Bupati Cilacap nonaktif, Syamsul Auliya Rachman, yang menyiapkan tunj
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kepolisian Daerah Sumatera Utara menggagalkan upaya penyelundupan narkoba di Kota Medan, Minggu (14/2/2026). Pelaku berinisial RK (
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan mantan staf khusus eks Menteri Agama, Ishfah Abidal Aziz (IAA) alias Gus Alex,
HUKUM DAN KRIMINAL
Oleh Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., PhPENGHUJUNG bulan Ramadan selalu menghadirkan suasana spiritual yang khas dalam kehidupan umat Islam
OPINI
JAKARTA Pemerintah membuka rencana pemotongan gaji menteri hingga anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sebagai bagian dari upaya efisie
POLITIK
TEHERAN Pemerintah Iran mengonfirmasi kematian Kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi, Ali Larijani, akibat serangan udara yang diduga
INTERNASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi menyebut dugaan korupsi dalam penyelenggaraan dan pembagian kuota haji sebagai perkara besar. Lemba
HUKUM DAN KRIMINAL